Wisata

Ada Apa Di Kampung Gajah? Kampung Horor Indonesia?

Tahukau.com – Kampung Gajah adalah salah satu tempat wisata yang dulu sempat populer dan hits bagi kalangan warga Jawa Barat. Namun berbeda dengan jaman dulu, kini Kampung Gajah sudah ditinggalkan dan berubah menjadi “Kampung Mati”. Alasan kenapa banyak orang yang menyebut kampung gajah menjadi kampung mati adalah karena sudah sejak lama ditinggalkan, dan sudah tidak beroperasi lagi sehingga meninggalkan bangunan-bangunan yang kosong angker seperti kampung atau daerah mati. Lalu sebenarnya ada apa di kampung gajah? kenapa bisa seperti saat ini?

Ada Apa DI Kampung Gajah?

Kampung gajah pertama kali dibuka pada tanggal 23 Desember 2010 lalu. Kampung Gajah resmi dibuka dengan nama Taman Rekreasi Kampung Gajah Wonderland. Namun sayangnya nasib kampung gajah tersebut tidak berumur panjang. Setidaknya kampung gajah hanya mampu bertahan sampai usia 7 tahun saja, setelah itu mulai bangkrut dan ditinggalkan.

Kampung gajah ini mempunyai lahan dengan luas 36 hektar dan memiliki lebih dari 30 wahana bermain. Dulu orang-orang yang berwisata di kampung Gajah ini bisa melakukan berbagai macam aktivitas wisata misalnya seperti naik kuda, naik ATV, flying fox, Gokart dan juga berkunjung ke Rumah Teletubbies. Dengan wahana yang banyak, area yang luas dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas lalu apa yang membuat Kampung Gajah bangkrut? Ada apa di kampung gajah?

Berubah Menjadi Wisata Horor Kampung Gajah

Walaupun memiliki nama Kampung Gajah, namun orang-orang yang datang kesini bukan memiliki tujuan untuk melihat koleksi gajah. Namun diberi nama Kampung Gajah karena memiliki patung-patung gajah yang berjejer di area sekitaran tempat wisata ini. Saat ini kampung gajah malah menjadi tempat wisata Horor. Namun sebelum berubah menjadi tempat wisata hirir, dulunya Kampung Gajah mempunyai 30 wahana bermain dengan salah satu wahana yang menjadi favorit adalah kolam ombak pada  Kampung Gajah.

Namun sayangnya setelah bangkrut dan ditutup, sekarang saat kita berkunjung ke Kampung Gajah, kita hanya akan melihat beberapa bangunan yang sudah lama tidak terurus, banyak wahana berkarat dan juga patung yang dipenuhi dengan lumut. Intinya sekarang Kampung Gajah sudah tidak cocok lagi dicap sebagai tempat wisata lagi.

Kampung Gajah secara resmi dinyatakan bangkrut oleh pengadilan Negeri Jakarta Pusat di akhir tahun 2017 lalu. Hingga akhirnya Taman rekreasi milik PT Cahaya Adiputra Sentosa ini resmi ditutup bulan Mei 2018 lalu.

Kalah Saing Dengan Tempat Wisata Lain Di Bandung

Penyebab kenapa Kampung Gajah sampai bangkrut tidak lain dan tidak bukan tentu saja adalah karena banyak tempat wisata baru di Bandung, sehingga akan sulit untuk Kampung Gajah menjaga taringnya supaya tetap tajam dan menjadi pilihan keluarga di Bandung sebagai tempat wisata. Karena Tutup, akhirnya Kampung Gajah ini sudah tidak pernah dijamah oleh manusia lagi. Tidak ada karyawan yang berjaga dan juga tidak ada lagi pengunjung yang datang.

Sangat disayangkan tempat yang dulunya penuh hingar bingar ini, kini berubah menjadi tempat yang sunyi seperti tempat wisata horor. Apalagi saat malam hari, suasana yang mencekam lengkap dengan suara daun yang bergesekan bisa didengar dengan jelas saat malam hari.

Banyak alasan kenapa Kampung Gajah bisa sampai mengalami kebangkrutan. Salah satu alasan tersebut adalah karena harga tiket wahana bermain yang terlalu mahal. Semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan anda terkait ada apa di Kampung Gajah sebenarnya.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close