Umum

Waspada!, Lonjakan Klaster Baru Covid 19, Terbanyak Perkantoran PT. Antam, Tbk

Tahukau, – Berita terkini lonjakan klaster cobid 19 terbaru berasal dari perkantoran, khususnya dari PT. Antam, Tbk. Berdasarkan informasi terkini dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, lonjakan klaster covid 19 sebanyak 67 kantor di Jakarta yang berdampak termasuk salah satunya yang terbanyak yaitu PT. Antam, Tbk.

Berdasarkan dari jumlah total sudah ada 68 orang terpapar Covid-19 di klaster baru PT Antam yang berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, itu. Klaster kedua ini di bawah Antam yaitu ada Kementerian Keuangan yang mencatat total 25 kasus Covid-19.

Dan disusul dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara sebanyak 23 kasus, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ada sebanyak 22 kasus. Diketahui juga dari kantor Samsat Polda Metro Jaya dan Kimia Farma pusat, dengan total sebanyak 20 kasus. 

Sementara untuk klaster perkantoran yang mencapai total di bawah 20 kasus menyebar di 62 titik perkantoran di Jakarta. Data dari Dinkes DKI Jakarta yang mencatat sebanyak 440 karyawan yang tersebar di 68 perkantoran di Jakarta saat ini terpapar Covid-19.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Dwi Oktavia meminta kepada manajemen dari beberapa perkantoran di Jakarta untuk lebih memperketat lagi pada pola penerapan protokol kesehatan bagi semua karyawan.

Dengan melakukan protokol kesehatan ketat di antaranya menjaga jarak antar-karyawan, menggunakan masker, juga membatasi jumlah karyawan yang masuk agar tidak melebihi batas aman yaitu sebesar 50 persen dari kapasita kantor yang ada.

Dimana menurut keterangan dari Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah meminta kepada perusahaan untuk membuat laporan jika salah satu karyawannya dinyatakan atau terkena positif Covid-19. Dan perusahaan tidak perlu kuatir jika harus ditutup sementara waktu selama tiga hari saja.

Berdasarkan penjelasan dari Andri, penutupan sementara perusahaan ini bertujuan untuk mengurangi angka penularan Covid-19 dengan cara penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan perkantoran dan pemeriksaan Covid-19 kepada karyawan.

“Jika ditemukan ada pekerja yang terindikasi terpapar Covid-19 maka segera lapor, tidak perlu takut lapor. Tidak perlu takut, toh jika hanya operasi diberhentikan sementara, hanya tiga hari,” jelas Andri.

Berikut daftar 68 perkantoran di Jakarta yang sudah terpapar Covid-19 berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta:

1. Kementerian   Kementerian Keuangan: 25 kasus

2. Kemendikbud: 22 kasus

3. Kemenparekraf: 15 kasus

4. Kementerian Kesehatan: 10 kasus

5. Kemenpora: 10 kasus

6. Kementerian ESDM: 9 kasus

7. Litbangkes: 8 kasus

8. Kementerian Pertanian: 6 kasus

9. Kementerian Perhubungan: 6 kasus

10. Kementerian Kelautan dan Perikanan: 6 kasus

11. Kementerian Luar Negeri: 3 kasus

12. Kemenpan-RB: 3 kasus

13. Kementerian Komunikasi dan Informatika: 3 kasus

14. Kementerian Pertahanan: 2 kasus

15. Kementerian Hukum dan HAM: 1 kasus

16. Kemenristek RI: 1 kasus

17. Kementerian Lingkungan Hidup: 1 kasus

18. Kementerian PPAPP: 1 kasus

19. Perkantoran pemerintah Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara: 23 kasus

20. Samsat Polda Metro Jaya: 20 kasus

21. Lembaga Administrasi Negara (LAN): 17 kasus

22. Dinas Kesehatan DKI Jakarta: 18 kasus

23. Kelurahan Karang Anyar: 7 kasus

24. Kelurahan Cempaka Putih Timur: 7 kasus

25. Kelurahan Cempaka Putih Barat: 9 kasus

26. Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan): 5 kasus

27. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM): 5 kasus

28. BPKD: 4 kasus Dinas Perhubungan MT Haryono: 4 kasus

29. Komisi Yudisial: 3 kasus

30. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP): 3 kasus

31. Dinas UMKM DKI: 3 orang

32. Kelurahan Tanjung Priok: 3 kasus

33. Kelurahan Papanggo: 3 kasus

34. Kantor Kecamatan Menteng: 2 kasus

35. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK): 2 kasus

36. Badan Narkotika Nasional (BNN): 2 kasus

37. Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta: 2 kasus

38. Kantor Camat Koja: 2 kasus

39. Kelurahan Sunter Jaya: 2 kasus

40. Kelurahan Kebon Bawang: 2 kasus

41. Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK): 1 kasus

42. Bhayangkara: 1 kasus

43. Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD): 1 kasus

44. Kantor Kecamatan Cempaka Putih: 1 kasus

45. Kelurahan Kembangan Selatan: 1 kasus

46. Suku Badan Pendapatan Daerah : 1 kasus

47. Pamdal: 1 kasus Polres Jakarta Utara: 1 kasus

48. Dinas Kehutanan: 1 kasus

49. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda): 1 kasus

50. Perkantoran BUMN dan swasta Kantor PT Antam: 68 kasus

51. Kimia Farma pusat: 20 kasus ACT: 12 kasus

52. Samudera Indonesia: 10 kasus

53. PMI Pusat: 6 kasus

54. PT Indofood Pademangan: 6 kasus

55. BRI: 5 kasus

56. PTSP Wali Kota Jakbar: 3 kasus

57. Pertamina: 3 kasus

58. Indosat: 2 kasus

59. PSTW Kelapa Dua Wetan: 2 kasus

60. Kantin: 2 kasus

61. Siemens Pulogadung: 1 kasus

62. MY Indo Airland: 1 kasus

63. PT NET: 1 kasus

64. Mandiri Sekuritas: 1 kasus

65. PLN: 7 kasus

Itulah beberapa perkantoran yang terdeteksi terpapar klaster baru covid 19 sampai terhitung hari ini 29 Juli 2020.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close