Umum

Unair Resmi DO Gilang, Predator Fetish Kain Jarik!

Tahukau, – Unair remis DO Gilang, pelaku predator fetish kain jarik yang beberapa hari lalu sempat viral, karena melakukan perbuatan pelecehan dengan alasan karya ilmiah.

Pihak Universitas Airlangga (Unair) pada akhirnya dengan tegas menyatakan mengeluarkan Gilang sebagai mahasiswa, Gilang yang diduga melakukan pelecehan seksual dengan kedok ‘bungkus kain jarik’.

Gilang secara resmi di drop out (DO) dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Saat ini Gilang yang menjadi mahasiswa angkatan 2015 sedang menempuh semester 10 atau semester akhir.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Unair Suko Widodo menerangkan, keputusan pemecatan ini dikeluarkan oleh Rektor Unair Prof Mohammad Nasih mengingat kasus yang telah ia lakukan.

Keputusan tersebut diambil usai langkah yang ditempuh seperti pelacakan, pengumpulan kesaksian, juga laporan melalui help center, juga pertemuan langsung dengan pihak keluarga Gilang sendiri.

Baca juga: Waspada! Predator Seks Fetish Kain Jarik: Gilang

“Pada akhirnya, Pak Rektor (Nasih) memutuskan yang bersangkutan untuk dikeluarkan atau di-DO sejak hari ini,” jelas Suko, Rabu (5/8/2020).

Suko menyebut, jika keputusan itu diambil setelah Unair menerima laporan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Gilang. Dan pihaknya lalu melakukan pelacakan dan menghimpun berbagai informasi.

“Pertama, setelah melakukan pelacakan dan yang kedua mengumpulkan informasi dari tim help center, pertemuan dari dekanat FIB dengan keluarga yang bersangkutan melalui daring karena keluarganya yang berada di Banjarmasin,” ungkap Suko.

Dari hasil rapat tersebut, Unair menilai jika apa yang dilakukan Gilang telah melanggar kode etik dan kode perilaku mahasiswa. Dan sejak keputusan tersebut diambil, Suko menjelaskan, Gilang sudah tidak memiliki sangkut paut lagi dengan Unair saat ini.

Pihak keluarga pelaku juga sudah menyatakan permohonan maafnya. Keluarga Gilang juga menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pihak Unair sebagai pemilik dan pihak yang berwenang. 

Kedok sebagai penelitian ilmiah namun sebenarnya Gilang memiliki imajinasi seksual jika melihat seseorang terbungkus dengan kain jarik atau dikenal dengan istilah fetish.

Baca juga: Fetish Tidak Termasuk Penyakit, Ungkap Dokter Kejiwaan!

Tidak hanya viral, unggahan @m_fikris ini juga mengundang korban dan saksi lainnyauntuk ikut angkat suara.

Presiden BEM FIB Universitas Airlangga, dan juga junior Gilang, Adnan Guntur, menyatakan jika Gilang sudah pernah diarak warga karena aksinya itu.

Dan sudah bukan rahasia lagi di kampusnya jika Gilang sering mencari calon korban fetishnya dengan mengincar mahasiswa baru yang masuk ke Unair.

Untuk bisa berkomunikasi dengan korban, lalu Gilang biasanya melakukan pendekatan melalui media sosial terlebih dahulu.

Universitas Airlangga dengan tegas akan menindak Gilang dan jika cukup bukti, kampus akan menyerahkan kasus ini kepada pihak polisi.

“Informasi mahasiswa tersebut benar adanya, yang bersangkutan itu ada catatannya dan ia semester 10. Yang melapor itu belum pernah, jadi baru tahu juga informasi di medsos ,” jelas Kepala PIH Unair, Suko Widodo.

“Jika kemudian dalam pelacakan itu benar adanya, maka pihak fakultas akan mengambil tindakan dan menyerahkan pelaku kepada yang berwenang,” paparnya.

Unair juga saat ini membuka kanal aduan bagi korban dan juga saksi melalui hotline dan email resmi Fakultas Ilmu Budaya.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close