Tidak Terapkan Prokes, Bupati Kebumen Ancam Tutup Objek Wisata

  • Whatsapp
objek wisata copy
objek wisata copy

Tahukau.com – Tidak Terapkan Prokes, Bupati Kebumen Ancam Tutup Objek Wisata – Bupati Arif Sugiyanto mengancam akan kembali untuk menutup objek wisata di Kabupaten Kebumen, ancaman ini dilakukan jika pengelola objek wisata tidak bisa menerapkan aturan dan mengabaikan protokok kesehatan.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta para pengelola objek wisata untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan, termasuk pada pengunjung.

Jika pengelola objek wisata tidak bisa melaksanakan hal itu, maka pemkab kebumen tidak segan – segan akan melakukan penutupan terhadap wisata tersebut. Demi mencegah penyebaran covid- 19.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memonitor objek wisata pantai untuk pastikan penerapan prokes, Minggu (16/5/2021) 

Baca juga : Kenali Tips Wisata Desa Baduy, Wajib Diketahui!

Selain mendisplinkan para pengunjung akan penyebaran covid-19 ini, dengan memakai masker dan menjaga jarak. pengelola juga harus membatasi jumlah pengunjung, hingga 30 persen setiap harinya dari kapasitas normal.

“Misalnya jika hari normal dapat menampung 10 ribu, maka sekarang dibatasi hanya 3 ribu saja. Yang lain tidak boleh untuk masuk ke wisata tersebut, ngantri pada hari berikutnya saja.” kata Arif, pada Senin (17/05).

Penegasan itu juga serupa yang disampaikan oleh Bupati Arif Sugiyanto, ketika mengecek penerapan protokol kesehatan di sejumlah objek wisata di Kebumen. Bersama seluruh jajaran forkopimda, Minggu (16/05).

Setelah resmi akan dibuka dihari ketiga usai lebaran, objek wisata di Kebumen memang sudah mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan. Baik dari lokal Kebumen, maupun dari kabupaten luar.

Hal inilah yang membuat Bupati ingin memastikan, apakah pengelola objek wisata benar-benar menerapkan protokol kesehatan di lokasi dan juga pada pengunjung.

Beberapa tempat wisata yang dikunjungi yaitu Gua Jatijajar, Pantai Menganti, dan Pantai Suwuk. Di hari yang sama, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih juga turut melakukan monitoring di tempat terpisah. Yakni di objek wisata Pemandian Air Panas Krakal, Alian, kemudian Pentulu Indah, Karangsambung, dan Embung Cangkring di Kecamatan Sadang.

Baca juga : 5 Wisata Sunrise Di Bali, Paling Mempesona!

Berdasarkan pantauan terhadap Bupati, para wisatawan yang datang ke lokasi taat terhadap protokol kesehatan. Pihak pengelola juga ketat mendisiplinkan para pengunjung untuk terus patuh dan taat terhadap prokes sebagai syarat untuk masuk.

Misalnya memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak. “ nyukurnya tadi kita liat baik di Jatijajar maupun di Pantai Menganti, para pengunjung taat dan patuh terhadap prokes. Pakai masker, cuci tangan dan sebagainya, Pihak pengelola juga menggunakan sistem buka tutup. Untuk mencegah penumpukan, saya liat sudah cukup baik.” ujar Bupati di sela kunjungannya di Menganti.

Titik tekannya kata Arif, di saat musim ramai seperti hari lebaran. Pihak pengelola harus bisa benar – benar menerapkan aturan mengenai pencegahan covid- 19, dan tidak abai terhadap prokes.

Berdasarkan pantuan para tim di lapangan, terlihat jalan selatan yang menjadi jalur utama menuju pantai Menganti dan pantai-pantai lain di sekitarnya yang terlihat padat. Bahkan terjadi kemacetan, itu terjadi dikarenakan adanya sistem buka tutup, dan pembatasan kapasitas.

Bahkan banyak pengunjung yang diminta putar balik supaya tidak semakin terjadi penumpukan saat itu, “Kita juga mengingatkan kepada pengelola agar wisata tutup pukul 15.00 WIB. Seperti di Pantai Petanahan sebelum jam 4 sore sudah harus tutup, pengunjung tidak boleh lebih dari 30 persen,” jelas Arif.

Sementara itu Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menambahkan, pihaknya juga sudah menerjunkan aparat kepolisian untuk melakukan pemantauan terhadap objek wisata setiap harinya yang ada di Kebumen.

Pihaknya bahkan menerjunkan para Polwan untuk turut serta membagikan masker bagi yang tidak memakai masker,“Kita dari aparat kepolisian setiap hari juga harus melakukan pemantuan kondisi di lapangan itu.

Alhamdulillah semua terlihat berjalan dengan kondusif, prokes berjalan dengan baik dan aman. Kita juga turut mengerahkan Polwan untuk membagikan masker kepada pengunjung bagi yang tidak memakai masker dengan pendekatan yang humanis,” tegas Kapolres. (HS-08)

Baca juga : 5 Rekomendasi Wisata Pantai Romantis Di Jogyakarta, Patut Dikunjungi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *