Pendidikan

√ Teks Berita : Ciri, Syarat, Jenis, dan Contoh [Lengkap]

Teks berita merupakan teks yang berisi informasi tentang suatu hal yang terjadi di sekitar kita hingga di seluruh dunia. Teks berita biasanya disiarkan melalui radio, ditayangkan pada berita televisi, atau melalui artikel di internet. Teks berita tersebut harus disampaikan berdasarkan fakta di lapangan. Setidaknya ada 6 unsur atau 5W1H yang harus terpenuhi agar informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pembaca, diantaranya:
What (apa yang terjadi) dalam peristiwa tersebut sehingga muncul inti masalah utamanya
Who (siapa yang terlibat) dalam peristiwa tersebut atau siapa saja tokohnya yang terlibat
Where (dimana terjadi) peristiwa tersebut sehingga mudah menemukan tempat kejadian guna menggali informasi lebih dalam
When (kapan terjadi) peristiwa tersebut artinya berita yang disampaikan harus up-to-date
Why (mengapa terjadi) peristiwa tersebut sehingga penyebab adanya peristiwa bisa ditemukan serta alasan yang mendukungnya
How (bagaimana) proses terjadinya peristiwa yang diberikan secara detail
Dengan adanya 5W1H, diharapkan informasi yang disampaikan tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di antara pembaca teks berita. Lalu seperti apa ciri-ciri dan struktur teks berita? Apa saja contoh-contoh teks berita? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.

Teks berita harus memuat beberapa ciri-ciri sehingga disebut sebagai teks berita yang baik. Jika salah satu ciri-ciri tersebut tidak terpenuhi, maka suatu bacaan belum bisa disebut sebagai teks berita.

Baca juga : Pengertian Monolog

Ciri-Ciri Teks Berita

√ Teks Berita : Ciri, Syarat, Jenis, dan Contoh [Lengkap]
Ciri-Ciri Teks Berita

Teks berita mengandung ciri-ciri di bawah ini, diantaranya adalah:

  • Aktual (terkini), artinya teks berita yang disampaikan harus aktual atau terkini. Berita yang basi tidak akan menarik bagi pembaca
  • Faktual (terpercaya). artinya teks berita harus bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya agar publik tidak merasa dibohongi oleh berita palsu atau hoax
  • Bisa diterima masyarakat, artinya berita tersebut tidak hanya ditujukan untuk golongan tertentu saja tetapi harus semua golongan. Pembuat berita harus menyesuaikan teks berita sesuai dengan konsumsi masyarakat
  • Jelas dan kalimatnya sederhana, artinya suatu berita harus mengandung kalimat yang mudah dipahami masyarakat dna tidak berbelit-belit

Kaidah kebahasaan teks berita harus sesuai dengan bagaimana kaidah sebuah teks dibangun. Kaidah kebahasaan tersebut harus memiliki keterangan serta mengandung verba pewarta dan verba transitif. Sementara, suatu teks bisa dikatakan sebagai teks berita. Apabila memenuhi syarat teks berita.

Baca juga : Pengertian Diksi

Syarat Teks Berita

Syarat Teks Berita

Syarat-syarat teks berita yang harus terpenuhi, antara lain:

  • Teks berita harus berdasarkan fakta tau peristiwa nyata. Apabila kejadian yang disampaikan tidak sesuai fakta, maka teks tersebut bukan teks berita
  • Teks berita harus disampaikan saat itu juga bukan peristiwa yang sudah terjadi sangat lampau lalu disampaikan
  • Teks berita tidak boleh memihak siapa pun sehingga berita yang disajikan seimbang atau berimbang
  • Teks berita harus mengadung unsur 5W1H secara lengkap seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya
  • Teks berita disampaikan menggunakan judul yang menarik sehingga orang-orang akan tertarik membaca teks berita tersebut
  • Teks berita harus disajikan secara sistematis dan berurutan sehingga lebuh mudah dipahami siapa pun

Struktur teks adalah gambaran yang jelas mengenai cara teks tersebut dibangun. Teks berita harus disusun berdasarkan struktur teks berita yang memuat latar belakang peristiwa dan sumber beritanya. Struktur berita yang harus terpenuhi adalah:
Orientasi Berita, adalah pembuka teks yang berhubungan dengan peristiwa yang akan dijadikan berita
Peristiwa, adalah tahap inti berita yang dijelaskan sedemikian rupa untuk menyajikan fakta
Sumber Berita, harus dicantumkan tanpa harus selalu berada di akhir berita, namun juga di dalam berita itu sendiri

Baca juga : Teks Eksemplum

Jenis-jenis Teks Berita

Jenis-jenis Teks Berita
  1. Berdasarkan masalah yang dikandungnya, berita dibagi menjadi berita ekonomi, berita hukum, berita olahraga, berita politik, berita kriminal, berita IPTEK, berita agama, berita lingkungan, berita pertanian, dan berita tokoh
  2. Berdasarkan tempat terjadinya peristiwa, berita dibagi menjadi berita dalam negeri dan berita luar negeri
  3. Berdasarkan daya pengaruhnya, berita dibagi menjadi berita lokal (wilayah daerah tingkat II), berita regional (wilayah daerah tingkat I), berita nasional (wilayah negara), berita internasional (wilayah luar negeri)
  4. Berdasarkan sumber berita, berita dibagi menjadi berita peristiwa, berita pendapat, serta berita peristiwa dan pendapat
  5. Berdasarkan kadar fakta yang terkandung, berita dibagi menjadi berita fakta dengan penjelasan tentang fakta (interpreted news), berita fakta dengan pendapat wartawan (opinion news), dan berita bohong

Baca juga : Pengertian Abstrak

Contoh Teks Berita

Contoh Teks Berita
Contoh Teks Berita

Lalai Matikan Lilin, Seisi Rumah Hangus Terbakar

Kemarin malam pukul 22.14 WIB, peristiwa tak terduga terjadi di wilayah kompleks perumahan Griya Jaya Bekasi. Rumah keluarga pak Andi terbakar hangus dilalap si jago merah. Penyebab kebakaran tersebut diduga karena sang pemilik rumah lupa mematikan lilin yang ditaruh di atas lemari kayu. Beruntungnya, saat terjadi kebakaran pak Andi sedang menghadiri tahlilan di rumah tetangganya, sedangkan istrinya sedang pulang kampung. Sehingga musibah tersebut tidak memakan korban jiwa. Akan tetapi, kerugian materi diri peristiwa kebakaran di rumah pak Andi merugikan secara materi hingga 800 juta.

Rem Blong, Mobil Hantam Pembatas Jalan

Kecelakaan kembali terjadi di ruas tol Cipali tepatnya tanggal 4 Maret 2015 malam dini hari tadi. Ferrari yang dikendarai Agus diduga melaju dengan kecepatan diatas 120 km/jam. Ketika sedang melaju dengan kecepatan tinggi, pengemudi tiba-tiba kehilangan kendali karena rem yang blong. Akibatnya, mobil Ferrari bernomor polisi B 3641 AH tak kuasa menambrak pembatas jalan. Beruntungnya, pengemudi bisa diselamatkan dan segera di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sungai Tercemar, Warga Minta Ganti Rugi

Sebanyak 200 warga yang berada di tiga kecamatan di kabupaten Tulang Bawang Lampung mendatangi kantor Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda). Kerumunan warga ini dalam rangka pengaduan pencemaran sungai Terusain akibat kegiatan yang dilakukan oleh PT Teguh Wibawa Bhakti Persada. Pencemaran sungai yang dilakukan perusahaan mengakibatkan ikan di keramba warga mati sehingga menyebabkan kerugian miliaran rupiah. Perusahaan tersebut berada di daerah Kampung Gunung Batin Baru, Terusan Nunyai, Lampung Tengah. Perusahaan yang mendapat izin usaha dari Bupati Lampung bergerak di bidang pengolahan singkong menjadi tepung tapioka. Setiap harinya, perusahaan mampu memproduksi tepung tapioka hingga 70-80 ton. Namun, limbah hasil pengolahannya diduga mencemari sungai Terusain. Menurut salah satu warga, Suhendro mengatakan jika sejak Januari 2008, air sungai berwarna kuning dan berbau tidak sedap. Kondisi ini membuat ikan di keramba mati. Mengingat selama ini, usaha budidaya ikan adalah sumber penghidupan warga sekitar sungai Terusain. Warga menuntut ganti rugi 20 miliar rupiah untuk mengganti kerugian pemilik 264 keramba apung, 400 hektar tambak tradisional, dan 280 tambak nelayan. Akan tetapi, perusahaan hanya mengganti rugi sebesar 2 miliar rupiah dengan hitungan tiap keramba sebesar 400 ribu rupiah. Padahal, ongkos pembuatannya saja menghabiskan dana sebesar 1 juta rupiah.

Baca juga : Contoh Teks Deskripsi

Demikian ulasan lengkap mengenai teks berita dan contohnya.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close