Umum

Sopir Dan Penumpang Wanita Tewas Tanpa Busana, Travel Bakauheuni – Merak

Tahukau, – Berita terkini, peristiwa tewasnya pada sopir dan penumpang terjadi di salah satu mobil travel tujuan Bahauheuni Merak.

Inisial S (54) sopir travel dan RW (33) yaitu penumpang wanita ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam mobil di KMP Nusa Putra yang berlayar dari Bakauheuni ke Pelabuhan Merak pada Minggu (26/7/2020) kemarin.

Saat ditemukan petugas dan saksi, mereka berdua sudah dalam kondisi tanpa busana dengan posisi di kursi bagian tengah mobil.  Dari hasil pemeriksaan, pihak polisi tidak menemukan adanya tanda serius atau luka bekas kekerasan. Namun dari hasil pemeriksaan luar , terlihat ada luka lecet di area kemaluan korban wanita dikarenakan akibat benda tumpul.

Korban S dan RW yang ditemukan tewas oleh penumpang lain pada sekitar pukul 20.30 WIB di lokasi KMP Nusa Putra dan bersandar di dermaga tiga Pelabuhan Merak. S sendiri merupakan warga Sumber Hidup, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Dan untuk RW adalah warga Tanjung Makmur, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

Baca juga: Tersangka Brigjen Prasetijo Utomo Oleh Kabareskrim, Surat Jalan Palsu!

Para korban ini ternyata sudah saling mengenal  dan tinggal di satu kecamatan yang sama. Hasil penyelidikan sementara polisi, mereka berdua dipastikan memang bukanlah pasangan suami istri. Mobil Inova dengan plat BG yang ditumpangi mereka merupakan mobil travel dari Palembang yang akan menuju Blora, Jawa Tengah.

Jumlah dari penumpang mobil ada tujuh orang beserta sopir yang ada di dalamnya. Ketika berlayar, S sang sopir mobil travel dan satu penumpangnya, RW terlihat tidak keluar dari mobil tersebut. Untuk lima penumpang lainnya sendiri keluar dan menuju dek kapal.

Menurut beberapa keterangan para saksi, dimana kedua korban itu diketahui tewas dan diketahui oleh salah satu penumpang yang akan masuk ke dalam mobil yang memang tidak terkunci. Dan saat itu kondisi AC dalam mobil menyala. Sementara Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana menjelaskan jika ada dugaan dua korban meninggal akibat dari keracunan karbon dioksida AC mobil.

“Dugaan sementara saat ini korban meninggal, disebabkan oleh keracunan karbon dioksida, karena koban ketika itu menyalakan AC pada saat berlayar. Ini hanya dugaan sementara,” jelas Yudhis saat diwawancari, Senin (27/8/2020) kemarin.

Yudhis juga menjelaskan adanya dugaan kedua korban ini sempat melakukan hubungan intim sebelum tewas akibat keracunan. “Yang pasti berdasarkan dari hasil visum ternyata dari vagina wanitanya ada luka lecet. Diduga karena benda tumpul, dan bukti lain ada bercak sperma, diduga sudah melakukan hubungan intim,” jelas Yudhis kepada pers di Cilegon, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Waspada!, Lonjakan Klaster Baru Covid 19, Terbanyak Perkantoran PT. Antam, Tbk

Yudhis juga menerangkan, korban pertama kali ditemukan memang dalam keadaan tidak bernyawa oleh punumpang lain saat kapal tiba di Pelabuhan Merak pukul 20.30 WIB. “Justru yang meninggal adalah sopir kendaraan tersebut, kondisi pintu memang tidak terkunci dari dalam, saat penumpang lain hendak menaiki kendaran dan melihat korban sudah tidak bernyawa tanpa busana di jok tengah mobil,” ungkap Yudhis. 

Dari keterangan tersebut, dijelaskan untuk mengetahui penyebab pasti dari kematian kedua korban, maka polisi masih menunggu hasil otopsi tim forensik RS dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang, Banten.

Dan sebelumnya diberitakan, dua orang penumpang kapal KMP Nusa Putra yang ditemukan tewas di dalam mobil travel saat kapal bersandar di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Minggu (26/7/2020) kemarin.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close