Umum

√ Sejarah Uang Sebagai Alat Pembayaran dari Masa ke Masa

Awalnya, manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Seiring dengan perkembangan, mereka kemudian menyadari jika hasil mereka tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dan memerlukan apa yang didapatkan oleh orang lain. Alasan inilah yang membuat munculnya kegiatan saling tukar satu sama lain antara dua orang yang saling membutuhkan. Kegiatan tersebut disebut juga dengan barter. Sistem barter bertahan hingga beberapa waktu, lalu muncul rasa ketidakpuasan sebab penentuan nilai barang sama yang sulit ditentukan. Selain itu, menemukan orang dengan barang yang dibutuhkan dan mau menukarkannya juga sulit. Di sinilah muncul keinginan membuat suatu alat pembayaran yang disebut dengan uang. Seperti apa sejarah uang tersebut? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.

Dalam kesempatan kali ini, sejarah uang dibagi menjadi 2, yaitu sejarah uang dunia dan sejarah uang di Indonesia. Simak baik-baik ya.

Sejarah Uang Dunia

√ Sejarah Uang Sebagai Alat Pembayaran dari Masa ke Masa
Sejarah Uang Dunia

Uang pertama kali muncul di abad ke-6 sebelum masehi di Bangsa Lydiaa dengan cara menempa campuran emas dan perak (elektrum) yang dibentuk seperti kacang polong, Komposisi emas dan perak yang digunakan adalah 75:25 atau yang disebut sebagai “stater” dan “standar”. Menginjak tahun 560-546 sebelum masehi, Croesus membuat uang logam sendiri yang dipergunakan khusus Bangsa Yunani. Hal tersebut yang kemudian membuat Bangsa Yunani dikenal sebagai pembuat uang logam pertama sebab desain yang diciptakan kala itu memuat gambar-gambar menarik. Nilai untuk menentukan nilai uang masa itu ditentukan dari bahan pembuat uang. Sementara, uang kertas yang digunakan seperti sekarang diciptakan oleh orang Tiongkok di abad pertama masehi oleh penguasa Dinasti Tang saat itu. Penciptaan uang kertas dilakukan atas dasar permasalahan yang dihadapi saat pasokan logam mulai (emas dan perak) untuk membuat uang logam memiliki jumlah terbatas. Masalah lainnya adalah sulitnya bertransaksi menggunakan uang logam dalam jumlah yang sangat besar. Usaha untuk membuat uang kertas memang telah beberapa kali dilakukan, namun tidak ada yang berhasil menemukan bahan pembuat uang kertas yang bisa bertahan lama. Dan di masa Dinasti Tang, uang kertas berhasil dibuat oleh Ts’ai Lun menggunakan kulit kayu marbel.

Sejarah Uang Indonesia

Sejarah Uang Indonesia
Sejarah Uang Indonesia

Sejarah uang Indonesia dimulai dari masa kerajaan yang berada di wilayah Nusantara. Dimana ketika itu, berbagai kerajaan yang  ada di Indonesia memiliki mata uang sendiri lengkap beserta tahun berdiri dan tahun runtuhnya yang berbeda-beda. Pada masa penjajahan hingga kemerdekaan, uang Indonesia selalu berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan ciri khas masing-masing. Berikut penjelasan uang dari masa kerajaan hingga masa kini, yaitu sebagai berikut:

1. Uang Pada Masa Kerajaan Mataram Kuno Tahun 850M

Uang Pada Masa Kerajaan Mataram Kuno Tahun 850M
Uang Pada Masa Kerajaan Mataram Kuno Tahun 850M

Kerajaan Mataram Kuno yang dipimpin oleh Raja Syailendra kala itu mengedarkan uang yang terbentuk dari emas dan perak. Uang-uang tersebut dibedakan dari beratnya, seperti Ma, Atak, dan Kupang.

2. Uang Pada Masa Kerajaan Jenggala Tahun 1042

Uang Pada Masa Kerajaan Jenggala Tahun 1042
Uang Pada Masa Kerajaan Jenggala Tahun 1042

Kerajaan Jenggala yang berada di bagian pulau Jawa sebelah timur ini menggunakan mata uang sendiri pada tahun 1042 hingga 1130. Bahan dasar yang digunakan saat itu berasal dari emas atau perak. Mata uang lain yang sering digunakan Kerajaan Jenggala adalah mata uang China yang disebut dengan Kepang.

3. Uang Pada Masa Kerajaan Majapahit Tahun 1293

Uang Pada Masa Kerajaan Majapahit Tahun 1293
Uang Pada Masa Kerajaan Majapahit Tahun 1293

Kerajaan Majapahit menggunakan dua mata uang untuk melakukan transaksi saat itu, yakni Ma dari Mataram dan Tahil. Mata uang Tahil berasal dari kerajaan yang mempunyai cap dan logo teratai. Bentuk mata uang tersebut sangat unik, baik bentuk segitiga, segiempat, trapesium, dan bentuk lainnya.

4. Uang Pada Masa Kerajaan Samudera Pasai Tahun 1297

Uang Pada Masa Kerajaan Samudera Pasai Tahun 1297
Uang Pada Masa Kerajaan Samudera Pasai Tahun 1297

Saat kerajaan-Kerajaan Hindu Budha runtuh, era berdirinya Kerajaan Islam dimulai. Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah Kerajaan Samudera Pasai yang berada di utara pulau Sumatera. Mata uang yang berlaku saat itu adalah Dinar dan Dirham yang mengandung emas dan perak.

5. Uang Pada Masa Kerajaan Buton

Uang Pada Masa Kerajaan Buton
Uang Pada Masa Kerajaan Buton

Kerajaan Buton menggunakan mata uang yang disebut dengan Kampua. Mata uang tersebut dibuat dari bahan kain tenun. Pada waktu tertentu, corak akan diganti sebab rawan adanya pemalsuan

6. Uang Pada Masa Kesultanan Banten Tahun 1550-1596

Uang Pada Masa Kesultanan Banten Tahun 1550-1596
Uang Pada Masa Kesultanan Banten Tahun 1550-1596

Mata uang yang digunakan pada masa Kerajaan Banten tahun 1550-1596 menggunakan mata uang Kasha. Mata uang Kasha diciptakan dari bahan dasar emas, perak, dan tembaga.

7. Uang Pada Masa Kerajaan Gowa

Uang Pada Masa Kerajaan Gowa
Uang Pada Masa Kerajaan Gowa

Kerajaan Islam Gowa dikenal dengan Sultan Hassanuddin yang mendapat julukan sebagai Ayam Jantan dari Timur. Kerajaan di masa abad ke-16 tersebut memiliki mata uang Jinigiari yang terbuat campuran timah dan tembaga

8. Uang Pada Masa Kesultanan Sumenep

Uang Pada Masa Kesultanan Sumenep
Uang Pada Masa Kesultanan Sumenep

Kerajaan yang berada di daerah Sumenep pulau Madura berdiri tahun 1781 berhasil mendatangkan bangsa-bangsa seperti Belanda, Spanyol, hingga Austria untuk berdagang di sana. Mata uang yang digunakan berasal dari negara asing tersebut dan diberi cap bertulisan Arab.

9. Uang Pada Masa Penjajahan Belanda

Uang Pada Masa Penjajahan Belanda
Uang Pada Masa Penjajahan Belanda

Di awal masa kedatangan Belanda, saat VOC berkuasa, mata uang yang digunakan adalah koin dan kertas. Mata uang kertas dibuat dengan jaminan 100% perak.

10. Uang Pada Masa Penjajahan Jepang

Uang Pada Masa Penjajahan Jepang
Uang Pada Masa Penjajahan Jepang

Saat Belanda diusir Jepang, Jepang menjajah Indonesia. Jepang mengubah mata uang Belanda dengan mata uangnya sendiri dari kertas dan koin. Mata uang koin Jepang berasal dari alumunium dan timah

11. Uang Pada Masa Pasca Penjajahan

Uang Pada Masa Pasca Penjajahan
Uang Pada Masa Pasca Penjajahan

Sebagai negara merdeka, Indonesia telah mampu membuat mata uang sendiri yang terkenal dengan sebutan ORI. Tahun 1947, ORIDA dikeluarkan di daerah tertentu untuk membuat ekonomi lebih efektif.

12. Uang Pada Masa Orde Baru

Uang Pada Masa Orde Baru
Uang Pada Masa Orde Baru

 Di masa orde baru taun 1975, pemerintah melakukan pencetakan uang menjadi pecahan-pecahan mulai dari Rp 1.000, Rp 5.000, Rp 10.000. Menginjak tahun 1992 muncul mata uang senilai Rp 20.000, lalu setahun kemudian diterbitkan pula uang pecahan senilai Rp 50.000

13. Uang Pada Masa Orde Reformasi

Uang Pada Masa Orde Reformasi
Uang Pada Masa Orde Reformasi

Tahun 1999, pemerintah di era reformasi mencetak uang bernilai Rp 100.000. Uang tersebut dibuat di Australia dan Thailand menggunakan bahan polymer.

14. Uang Masa Kini

Uang Masa Kini
Uang Masa Kini

Masa kini yang dipimpin Presiden Jokowi tidak diedarkan dalam jumlah besar-besaran agar tidak menimbulkan efek negatif pada perekonomian.

Baca juga : Menteri Keuangan

Masyarakat Indonesia sudah sepatutnya bangga dengan mata uang rupiah sebagai buah dari perjalanan panjang kemerdekaan Indonesia. Rajin menabung dan selalu menggunakan produk dalam negeri adalah cara menghargai uang Indonesia. Sejarah uang berkembang sejalan dengan upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dulu, uang hanya dijadikan media alat tukar untuk memenuhi kebutuhan hidip, tetapi kini uang berkembang demi status yang menentukan kedudukan seseorang di dakam suatu kelompok masyarakat. Demikian ulasan lengkap mengenai sejarah uang yang ada di dunia maupun sejarah uang Indonesia dari masa kerajaan, penjajahan, orde baru, reformasi hingga masa kini. Semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close