Wisata

Sejarah Berdirinya Kota Jakarta [Kota Metropolitan]

Salah satu kota yang paling terkenal dan menjadi ibu kota terpadat di dunia adalah Jakarta. Hampir bisa dipastikan bahwa seluruh orang Indonesia setidaknya mengetahui fakta bahwa kota Jakarta merupakan tempat dimana istana merdeka berada. Kota yang menjadi primadona sekaligus impian dan mimpi buruk bagi sebagian orang. Nah, kompleksnya ibu kota dimulai dari sejarah kota Jakarta itu sendiri.

Mengenal dan mengetahui sejarah ibu kota tercinta dapat membuat anda menyadari bahwa Jakarta menyimpan banyak sekali cerita. Bukan hanya berisi bangunan – bangunan pencakar langit dan kesibukannya, ternyata Jakarta juga menyimpan berbagai sejarah yang mengharukan dan menyayat hati. Nah, artikel kali ini akan membahas secara singkat mengenai sejarah kota Jakarta yang patut anda ketahui.

Sejarah Kota Jakarta

Sejarah Berdirinya Kota Jakarta [Kota Metropolitan]
Sejarah Berdirinya Kota Jakarta [Kota Metropolitan]

Beberapa orang mungkin masih belum (terlalu) mampu menyusun asal muasal atau sejarah dari kota jakarta dikarenakan oleh banyaknya cerita yang terjadi disana. Jakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang mengalami langsung berbagai perubahan jaman mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling rumit seperti sekarang. Mengenal sejarah kota jakarta akan membantu anda untuk mengenal bagaimana kota ini menjadi ikonik dan berharga bagi siapapun yang hidup didalamnya.

Sejarah kota Jakarta sangatlah panjang dan kompleks. Salah satu tempat paling bersejarah di Jakarta yang telah melalui berbagai masa adalah sungai ciliwung. Kali ini kita akan mengikuti sungai yang kini sedang coba ‘dipulihkan’ lagi dan mengembara ke masa dimana semuanya masih sangat segar dan sederhana.

Baca juga : Sejarah Kota Bandung

Awal Perkembangan Kota Jakarta Jaman Kerajaan Hindu

Awal Perkembangan Kota Jakarta Jaman Kerajaan Hindu
Awal Perkembangan Kota Jakarta Jaman Kerajaan Hindu

Disebutkan bahwa pada sekitar abad ke 4 Masehi, dimana agama hindu merupakan agama mayoritas yang dipeluk oleh banyak orang. Terdapat sebuah pemukiman dan pelabuhan yang nantinya menjadi cikal bakal dari Jakarta itu sendiri. Nah, dalam perkembangannya di daerah sekitar sungai ciliwung dulunya terdapat sebuah lokasi yang bernama kelapa.

Ketika masa kerajaan Padjadjaran sekitar abad ke 14 masehi, cikal bakal kota Jakarta ini mengalami banyak kemajuan dan menjadi salah satu bagian kerjaan sunda terbesar kala itu. Meski kejayaan yang dimiliki oleh kerajaan hindu tersebut tidak bertahan lama, namun beberapa prasasti menyebutkan secara cukup jelas tentang bagaimana sebuah lokasi bernama kelapa itu berada.

Kejayaan yang besar ini merupakan hasil dari lokasi ‘kelapa’ yang memang strategis dan tepat untuk dijadikan bandar. Diperkirakan lokasi ini terletak sekitar 40 kilometer dari pedalaman dekat kota Bogor. Pada masa ini, para suadagar dari Eropa telah menuliskan perjalanan mereka yang membuat sebuah lokasi bernama bandar kelapa. Bangsa Portugis merupakan penjelajah Eropa pertama yang mendarat di Kelapa yang nantinya akan berkembang menjadi sunda kelapa karna berada di bawah pemerintahan kerajaan sunda.

Baca juga : Rumah Adat

Perkembangan Kota Jakarta Pada Pemerintahan Kerajaan Islam

Perkembangan Kota Jakarta Pada Pemerintahan Kerajaan Islam
Perkembangan Kota Jakarta Pada Pemerintahan Kerajaan Islam

Setelah pengaruh islam masuk dan mulai dianut oleh banyak masyarakat Indonesia, salah seorang kesatria muda bernama Fatahillah dari kerajaan islam banten mampu menundukan Sunda Kelapa di bawah naungan kerajaan kesultanan banten pada tanggal 22 Juni 1527 yang nantinya akan menjadi hari ulang tahun kota Jakarta yang selalu dirayakan sampai sekarang.

Meski pada pemerintahan kesultanan Banten tersebut sunda kelapa telah diubah namanya menjadi Jayakarta dan mengalami banyak sekali kemajuan baik dalam hal ekonomi maupun tatanan masyarakatnya, namun bukan berarti bisa bertahan lama. Setelah berganti nama berkali – kali mulai dari Jayakarta, Djajakarta hingga Jacatra ternyata kepemimpinan kesultanan Banten tidak mampu bertahan lama setelah kedatangan Belanda pada akhir abad ke 16.

Baca juga : Suku Sunda

Penjajahan Belanda

Penjajahan Belanda
Penjajahan Belanda

Sesuai dengan sejarah yang telah diketahui bersama bahwa awal mula kedatangan bangsa Belanda ke Indonesia adalah untuk berdagang dan menjadi saudagar. Rempah – rempah yang tumbuh subur di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi orang – orang Eropa untuk berebut menguasainya. Hal inilah awal mula bagaimana Jakarta menjadi sentra dari pemerintahan Belanda yang menjajah hampir 350 tahun tersebut.

Pada jaman pemerintahan Belanda, Jayakarta dirubah namanya menjadi Batavia dan menjadi sepenuhnya milik Belanda. Meski pada jaman tersebut banyak sekali asam manis pahit yang harus dilalui oleh penduduk pribumi akibat berbagai tindakan keji yang dilakukan oleh ‘Londo’ namun bukan berarti Belanda tidak meninggalkan apapun. Belanda meningalkan banyak sekali situs atau bahkan ‘pelajaran’ untuk mendewasakan dan menjadi cikal bakal sebuah negara bernama Indonesia.

Mulai dari bagaimana sistem tata kota yang diterapkan oleh Belanda bagi kota Batavia. Dengan tata kota yang baik dan pembangunan kanal – kanal yang mirip dengan aslinya di Belanda banjir dapat ditangani dengan baik mengingat kondisi tanah Batavia yang rawa. Belanda juga yang pertama membangun pemerintahan kota di lapangan yang terletak sekitar 500 meter dari bandar.

Selain itu, pemetaan atau peletakan posisi pusat pemerintahan kota ini juga sangat baik karna dilakukan di lapangan luas dengan posisi tanah yang jauh lebih tinggi. Wilayah ini dinamakan dengan Weltevreden.

Baca juga : Suku Jawa

Penjajahan Jepang

Penjajahan Jepang

Sebagai sebuah kota yang sudah dibangun dengan sangat strategis oleh Belanda, Batavia menjadi kota yang wajib dikuasai oleh tentara Jepang ketika menyerang Indonesia. Meski tercacat penjajahan Jepang tidaklah selama Belanda namun Batavia sempat dirubah namanya menjadi Jakarta Toko Betsu Shi.

Jepang menyerah tanpa syarat setelah di bom oleh tentara sekutu pada saat perang dunia kedua. Dimana perang ini menyisakan Indonesia yang berada pada masa kekosongan kekuasaan yang sangat rawan. Sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan antara pihak Jepang yang kalah perang dengan sekutu, semua wilayah jajahan harus dikembalikan kepada Belanda. Hal ini tentu saja mendapatkan penolakan yang sangat keras dari masyarakat Indonesia termasuk Jakarta.

Jakarta merupakan saksi bisu dimana semua jaman telah dilewati dengan tenang namun kadang menyakitkan. Mungkin setiap jengkal tanah yang ada di Jakarta bisa bercerita bagaimana dulunya sebuah tempat kecil di sekitaran sungai ciliwung mampu menjadi sebuah kota yang nantinya akan diperebutkan oleh banyak manusia.

Jakarta baru mendapatkan namanya kembali setelah tahun 1950-an. Jakarta juga ditetapkan sebagai Ibukota Republik Indonesia pada tahun 1966 dan juga ditetapkan sebagai Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tahun 1999.

Jakarta merupakan sebuah tempat dimana kesan sejarahnya memang mulai lekang ditelan jaman. Namun jika anda berkunjung ke sudut – sudutnya, ke tempat – tempat dimana torehan sejarah itu masih ada, mungkin disana anda akan menemukan bahwa kota ini telah melewati banyak sekali peristiwa yang tidak bisa dituliskan melalui kata – kata.

Jakarta memang telah kehilangan sepinya, kehilangan kesunyiannya, namun sampai sekarang dan mungkin seterusnya, Jakarta akan tetap menjadi kota yang mencatat sejarah dalam setiap kerikil batunya, dalam setiap hembusan udara kotornya, dalam setiap pelik kehidupan yang dijalani oleh warganya.

Baca juga : Tempat Wisata Jakarta

Nah, itulah sejarah kota Jakarta yang dijelaskan secara singkat dan penulis tahu bahwa banyak sekali yang terlewat di dalamnya. Namun, cukuplah untuk membawa kembali sebuah kota tua yang ternyata mampu bertahan di tengah gelombang pasang air laut yang semakin garang. Masih mencoba bertahan dan namanya mungkin akan diganti Ibu Kota baru beberapa tahun kedepan.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close