Wisata

Sejarah Kota Bandung 4 Julukan Menjadi Primadona

Www.tahukau.com – Sejarah adalah salah satu hal yang tidak boleh dilupakan begitu saja. Sebab dari sejarah, berbagai peristiwa masa lampau bisa kita ketahui alur ceritanya. Sejarah terdiri dari banyak macamnya. Ada sejarah tentang suatu kota, sejarah tempat wisata, sejarah adat, hingga sejarah yang lainnya. Pada pembahasan kali ini akan dikupas tuntas mengenai sejarah kota Bandung. Ya, ibu kota Provinsi Jawa Barat. Simak penjelasan selengkapnya!

Berikut adalah sejarah kota Bandung dari asal usul nama Bandung, letak geografis kota Bandung hingga julukan kota Bandung.

Asal Usul Nama Bandung

Berdasarkan filosofi Sunda, Bandung berasal dari kalimat Nga-Bandung-an Banda Indung. Kalimat ini adalah kalimat sakral dan luhur yang mengandung nilai ajaran Sunda. Nga-Bandung-an berarti menyaksikan atau bersaksi oleh yang Maha Kuasa. Sedangkan Banda adalah sesuatu yang berada di alam yaitu bumi dan atmosfer, makhluk hidup ataupun benda mati. Indung berarti Ibu atau Bumi atau disebut juga Ibu Pertiwi tempat Banda berada. Jadi, kata Bandung memiliki nilai filosofis sebagai alam tempat segala makhluk hidup atau benda mati yang lahir dan berada di Ibu Pertiwi dimana keberadaannya disaksikan oleh yang Maha Kuasa. Sedangkan kata “Bandung” dalam Bahasa Indonesia identik dengan kata “Banding” yang artinya berdampingan. Secara geografis, kota Bandung memang dikelilingi oleh pegunungan.

Sejarah Kota Bandung
Sejarah Kota Bandung ilustrasi gambar wikepedia

Hal ini menunjukkan bahwa di masa lalu, kota Bandung adalah sebuah telaga atau danau. Legenda Sangkuriang adalah cerita yang menjelaskan bagaimana terbentuknya danau Bandung, Gunung Tangkuban Perahu hingga meninggalkan cekungan seperti sekarang. Air danau bandung yang kering mengalir dari sebuah gua bernama Sanghyang Tikoro. Daerah terakhir dari sisa-sisa danau Bandung adalah Situ Aksan dimana pada tahun 1970-an dijadikan sebagai tempat wisata, sedangkan saat ini menjadi area pemukiman.

Sejak pemerintahan kolonial Hindia Belanda, kota Bandung dijadikan sebagai kawasan pemukiman melalui Gubernur Jenderalnya. Herman Willem Deandels sebagai Gubernur Jenderal mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 September 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana. Sebelum ditetapkan menjadi kota, tahun 1896 data penduduk menunjukkan terdapat sekitar 29.382 orang yaitu 1.250 berkebangsaan Eropa dengan mayoritas orang Belanda.

Gubernur Jenderal J.B van Heutsz tanggal 1 April 1906 memberikan status Bandung sebagai kota dengan luas wilayah 900 ha dan tahun 1949 bertambah menjadi 8.000 ha. Kemudian pada tanggal 24 Maret 1946, sebagian kota Bandung dibakar oleh pejuang kemerdekaan untuk strategi perang yang dikenal dengan Bandung Lautan Api. Peristiwa tersebut diabadikan melalui lagu Halo-Halo Bandung. Alhasil, kota Bandung ditinggalkan sebagian penduduknya.

Arti Nama Bandung

Nama Bandung diambil dari kata “bendung” atau “bendungan”. Sebab dari asal usul kota Bandung, kota ini dulunya adalah telaga yang dibentuk dari bendungan sungai Citarum  akibat lava Gunung Tangkuban Perahu. Di sisi lain, Bandung juga diambil dari nama sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat secaar berdampingan. Kendaraan tersebut diberi nama “Perahu Bandung” yang konon dipakai oleh Bupati Bandung bernama R.A Wiranatakusumah II saat berlayar di sungai Citarum.

Letak Kota Bandung

Letak Kota Bandung
Letak Kota Bandung ilustrasi gambar Google Map

Secara geografis, kota Bandung terletak di titik koordinat 107o BT dan 6o 55 LS dengan luasnya 16. 767 hektar. Lokasinya berada di tengah-tengah provinsi Jawa Barat dan menjadi kota yang sangat strategis. Bandung terletak di ketinggian sekitar 768 meter di atas permukaan laut dimana sebelah utara lebih tinggi dari sebelah selatan. Di bagian utara, ketinggian bisa mencapai 1.050 meter dan 675 meter di bagian selatan. Lokasinya yang terletak di antara beberapa pegunungan membuat Bandung terlihat seperti cekungan. Sungai utama kota Bandung adalah sungai Cikapundung dan sungai Citarum mengalir ke arah selatan. Sehingga kota Bandung adalah kota yang rawan banjir.

Julukan Kota Bandung

Adapun beberapa julukan kota Bandung diantaranya adalah:

1. Kota Kembang

Kota Kembang
Kota Kembang

Julukan kota kembang diawali dari peristiwa Bestuur van de Vereninging van Suikerplanters sebagai Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula di Surabaya tahun 1896. Kota Bandung dipilihnya sebagai tempat penyelenggaraan kongresnya yang pertama. Jacob yang menjadi panitia kongres mendapat mandat dari Meneer Schenk untuk menyediakan pekerja seks yang disebut sebagai “kembang-kembang” berupa noni cantik alias pekerja seks berdarah Indo-Belanda untuk menghibur pengusaha gula saat itu. Para pengusaha merasa sangat puas dengan pelayanan pekerja seks kala itu hingga salah satu pengusaha mengatakan dengan bahasa Belanda “De Bloem des Indische Bergsteden” yang dalam bahasa Indonesia berarti “Bunganya kota pegunungan di Hindia Belanda”. Itulah yang kemudian membuat kota Bandung dijuluki sebagai kota “Kembang”

2. Paris Van Java

Paris Van Java
Paris Van Java

Paris Van Java diangkat sebagai julukan kota Bandung bukan karena kotanya yang memiliki keindahan sama dengan kota Paris. Usut punya usut, julukan tersebut ada karena terdapat jalan Braga yang menjual produk-produk buatan Paris termasuk produk pakaiannya. Toko yang paling terkenal di sana adalah “Modemagazinj au bon Marche” dengan menjual beberapa gaun wanita seperti gaya Paris. Bukan hanya toko sebab di Bandung juga terdapat beberapa restoran khas Paris, salah satunya restoran Maison Bogerijen. Yaitu, salah stau restoran yang sering dikunjungi oleh para pejabat atau pengusaha Hindia Belanda Eropa saat berada di kota Bandung.

3. Kota Belanja

Kota Belanja
Kota Belanja

Bandung ternyata juga dijuluki sebagai kota Belanja. Penyebanya karena ada beberapa mall yang tersebar di setiap tempat. Pada tahun 2017, kota Bandung pernah dijadikan pilot project kota terkreatif se-Asia Timur sehingga banyak para wisatawan yang berlibur di kota ini sebagai ajang berlibur dan mencari ilmu pendidikan.

4. Bandung Lautan Api

Bandung Lautan Api
Bandung Lautan Api

Bandung Lautan Api juga disebut sebagai julukan kota Bandung. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa pada Maret 1946, sekitar 200.000 penduduk membakar rumah dan harta benda mereka dalam kurun waktu 7 jam dan berpindah menuju pegunungan di sebelah Selatan. Bandung memang sengaja dibakar oleh Tentara Republik Indonesia (TRI) dan rakyat agar Sekutu pergi dari kota tersebut. Di saat itu pula, lagu “Halo-Halo Bandung dicipatkan.

Halo-Halo Bandung,
Ibukota Periangan….
Sudah, lama Beta,
Tidak berjumpa dengan kau…
Sekarang, menjadi lautan Api!
Mari Bung, rebut kembali!

Almarhum Jenderal Besar A.H Nasution setelah bertemu dengan Sutan Sjahriri di Jakarta mengadakan pertemuan di Regentsweg (sekarang jalan Dewi Sartika). Ia ingin melakukan suatu tindakan setelah kota Bandung menerima ultimatum Inggris yang berbunyi “Setelah bertemu dengan Sutan Sjahrir di Jakarta. Ada pertemuan di Regentsweg, lalu berbicaralah semua orang. Lalu, timbul pendapat Rukana, Komandan Polisi Militer Bandung yang mengatakan “Mari kita bikin Bandung Selatan menjadi lautan api!” padahal yang sebenarnya adalah lautan air. Kemudian, istilah Bandung Lautan Api mulai muncul pada tanggal 26 Maret 1946 di harian Suara Merdeka.

Wartawan muda bernama Atje Bastaman melihat sendiri pemandangan pembakaran Bnadung kala itu dari bukit Gunung Leutik, Pameungpeuk, Garut. Dari Cicadas sampai Cimindi, ia menyaksikan sendiri Bandung yang memerah. Setibanya di Tasikmalaya, Atje Bastaman bersemnagat menulis berita dengan judul Bandoeng Djadi Laoetan Api. Namun, karena kurang ruang untuk menulis, maka judul diperpendek menjadi Bandoeng Laoetan Api. Julukan tersebut sekarang digunakan menjadi nama stadion bertaraf Internasional yang berada di kawasan Gedebage sebelah timur kota Bandung.

Demikian ulasan lengkap mengenai sejarah kota Bandung hingga julukan-julukannya. Semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close