Remaja 16 Tahun Diperkosa 17 Pemuda Secara Bergiliran

  • Whatsapp
PEMEKOSAAN copy
PEMEKOSAAN copy

Tahukau.com – Remaja 16 Tahun Diperkosa 17 Pemuda Secara Bergiliran – Sejak April hingga Mei 2021 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Telah terjadi peristiwa pemerkosaan seorang remaja yang berusia 16 tahun oleh 17 orang pemuda secara bergiliran.

Kasus pemerkosaan ini akhirnya terbongkar setelah korban bersama keluarganya melapor ke Polres HSU, nasib pilu yang terjadi padanya yang harus dijalankan seseorang perempuan di Amuntai, kaliamantas selatan.

Bagaimana tidak, remaja 16 tahun tersebut dirudapaksa secara bergiliran oleh 17 pria dalam kurun waktu April hingga Mei. Saat dirudapaksa, dipaksa teguk minumann keras.

Kini, beberapa pelaku sudah berhasil diamankan oleh pihak polisi. Kapolres HSU, AKBP Afri Darmawan, mengatakan salah satu pelaku tersebut merupakan pacar korban sendiri.

Di Kalimantan Selatan, gadis 16 tahun dirudapaksa 17 pemuda yang satu di antaranya pacarnya sendiri. 

Baca juga : Kawasan Lembang Disergap Banjir Akibat Hujan Deras

Sembilan dari 17 pelaku telah berhasil ditangkap oleh tim Jatanras Polres HSU, di waktu dan tempat yang berbeda-beda.

Mereka ialah M (32), MS (21), A (24), W (26), AN (20), H (25), PA (19), MSI (24), dan satu orang lagi masih didalami keterlibatannya.

“Sembilan pelaku tersebut telah melakukan hubungan badan dan satu orang tidak, saat ini masih terus masih dalam proses pengembangan lebih lanjut” ujar AKBP Afri Darmawan dalam keterangan yang diterima,ada Minggu (23/5/2021).

Afri menggungkapkan, aksi rudapaksa yang dilakukan oleh seluruh pelaku tidak di satu tempat dan diwaktu bersamaan. Seluruh pelaku, kata Afri, memiliki usia antara 20 tahun sampai 30 tahun dan saling mengenal.

Polisi akhirnya menangkap sepuluh dari 17 pemuda yang ditetapkan sebagai tersangka pemerkosaan terhadap remaja 16 tahun tersebut, di Kabupaten Hulu Sungai (HSU), Kalimantan Selatan.

Dari 10 tersangka yang sudah ditangkap oleh pihak berwajaib, namun 9 di antaranya terbukti menyetubuhi korban. Sedangkan 1 orang lainnya tidak melakukan hal – hal kepada remaja 16 tahun tersebut.

Penangkapan dilakukan pada Kamis, 13 Mei 2021 lalu di rumah masing-masing tersangka. Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK MH mengatakan, peristiwa pencabulan yang dilakukan para tersangka itu dilakukan pada waktu yang berbeda sejak bulan April hingga Mei 2021.

“Dari keterangan pelaku, kejadian melakukan hubungan dengan korban yang di bawah umur ini tidak dilakukan dalam satu waktu.

Melainkan beberapa kali dan oleh beberapa orang di satu tempat di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” katanya, dikutip pada Jumat, 21 Mei 2021.

Baca juga : Kapolda Lampung Perintahkan Tangkap Begal Hidup atau Mati

Berikut 6 fakta remaja putri diperkosa 17 pria, mereka biasa main TikTok bareng:

1. Kronologi
Kronologis kejadian pencabulan tersebut terhadap remaja putri ini dilakukan pada 6 Mei 2021 sekitar pukul 21.30 WITA. Saat itu, korban dijemput oleh pelaku berinisial MSI dan AS di Desa Banjang, Kabupaten HSU.

Sebelumnya korban dan pelaku MSI sudah melakukan komunikasi melalui pesan WhatsApp, selanjutnya korban dibawa pergi berboncengan bertiga oleh MSI dan AS untuk menuju rumah AS.

Sesampai itu, MSI dan AS langsung melakukan perbuatan bejadnya dengan menyetubuhi korban secara bergantian. Akibat kejadian tersebut paman korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres HSU guna proses lebih lanjut.

2. Pencabulan Sejak April
Peristiwa kejadian pencabulan ini dilakukan para pelaku, bukan hanya satu kali tetapi sudah berulang-ulang. “Mulai terjadi sejak April hingga Mei 2021,” kata AKBP Afri Darmawan.

3. Pelaku Diamankan Tanpa Perlawanan
Sang korban kebetulan mengenal seluruh pelaku tersebut dan ia kemudian diajak polisi untuk memperlihatkan tempat tinggal mereka, sebagian pelaku diamankan di rumah masing-masing.

Masih dalam kondisi terlelap dan diamankan tanpa perlawanan, selanjutnya mereka dibawa ke Polres HSU. Hingga saat ini masih dalam proses pengembangan kasus

4. Berkas Terbagi Lima Perkara
Dalam penanganan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur tersebut, telah dikuatkan dengan pemeriksaan saksi – saksi dan tersangka untuk kasusnya dibagi dalam lima berkas. Demikian juga sejumlah barang bukti diamankan termasuk hasil visum.

5. Viral di TikTok Vieo Korban Joget-joget bareng Pacar dan Pelaku Pemerkosaan
Kompilasi video TikTok korban dengan para pelaku pemerkosaan viral, dari beberapa video yang beredar korban biasa membuat konten joget-joget bareng beberapa pria dan dia menjadi satu-satunya perempuan di antara sang pacar dan belasan pria yang mengelilinginya.

Hubungan korban dengan beberapa pelaku sudah terbilang cepat, sebab dari pembuatan video itu wajah korban tampak bahagia dan tidak sedang dalam tekanan atau ancaman.

6. Ancaman Hukuman
Para tersangka dikenai pasal 81 ayat (2) dan/atau pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca juga : OrangTua Yang Memarahi Kasir Indomaret, Akhirnya Minta Maaf


















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *