Polisi Mengamankan 15 Pasangan Remaja Di Hotel Pekanbaru

  • Whatsapp
polisi mengamankan 15 pasang remaja copy
polisi mengamankan 15 pasang remaja copy

Tahukau.com – Polisi Mengamankan 15 Pasangang Remaja Di Hotel Pekanbaru – Kepolisian daerah (Polda) Riau melalui Tim Bono Raimas Ditsamapta melakukan penggerebekan di dua hotel kelas melati di Pekanbaru, dini hari pada Senin (03/05/21). Dan alhasil, polisi berhasil mengamankan sejumlah 30 remaja, atau 15 pasang laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri berada dalam satu kamar.

Para tim Bono Raimas Polda Riau mendatangi beberapa hotel, salah satunya hotel Sabrina di jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru. Dihotel tersebut Tim yang melakukan penggerebekan menemukan 10 pasangan yang bukan suami istri dalam masing – masing kamar yang digerebek.

Di lokasi tersebut petungas langsung mendatangi satu persatu setiap kamar, setiap pasangan yang digerebek dilakukan pemeriksaan. Baik pemeriksaat identitas ataupun pemeriksaan setiap barang.

Dan hasilnya diketahui hampir 80 persen penghuni kamar ialah pasangan yang bukan suami istri dan mereka rata – rata masih di bawah umur.

Baca juga : Wartawan Tewas dengan 17 Luka Tusuk, Tulis Berita Jalan Rusak

Petugas kepolisian yang termasuk ke dalam Tim Bono Samapta Polda Riau memperlihatkan alat kontrasepsi yang disita saat gelar razia yustisi di masa bulan suci Ramadan 1442 H di sejumlah hotel melati di Pekanbaru, Senin (3/5/2021). Sebanyak 15 pasangan remaja terjaring dalam operasi tersebut. (MHD AKHWAN/RIAU POS )

Para petugas juga mendapatkan benda – benda berupa alat kontrasepsi, dan obat – obat penguat yang digunakan mereka untuk berhubugan layaknya suami istri.

Beberapa remaja juga mengakui bahwa mereka di hotel tersebut juga menggunakan jasa pekerja seks komersial yang telah di pesan melalui aplikasi dengan tarif yang sudah disepakati mereka bersama.

Setelah mereka di duga telah menginap di hotel dengan lawan jenis dan tidak berstatus debagai suami istri, para remaja – remaja tersebut dikumpulkan oleh para petugas. Mereka yang dikumpulkan lalu di beri arahan dan menyita satu per satu Ktp dan handphone mereka yang akan menjadi barang bukti bahwa mereka di kamar hotel tersebut.

“Kami Tim Bono Raimas Polda Riau mendatangi dua titik, yaitu Hotel Sabrina 81 dan Hotel Sabrina City di Jalan Tuanku Tambusai. Dari dua titik tersebut telah ditemukan 15 pasangan yang tidak memenuhi syarat atau tidak berstatus menikah,” ujar Danton II Kompi II Ditsamapta Polda Riau Ipda Eunike Sabrina Damanik.

Dia juga menambahkan, selain menemukan remaja yang menginap tanpa hubungan suami istri, petugas juga menemukan dua remaja putri yang melakukan praktik prostitusi daring di hotel tersebut.

Kedua wanita tersebut juga diamankan beserta bukti chatingan yang terdapat di smartphone mereka, ada juga dua remaja putri yang melakukan open BO (Booking Order). Sudah ada bukti chat dari hanphone mereka dan ada percakapan open BO.

Tidak hanya itu, kami juga menemukan 12 pack alat kontrasepsi dan 1 pack obat kuat,” mereka akan kami amankan sehingga besok harus datang ke Polda Riau untuk anak yang di bawah umur akan dipanggil orang tuanya,” sambung Eunike.

Sementara itu, dalam pemeriksaan lainnya, polisi juga mendapati empat remaja lagi yang terdiri dari tiga laki – laki dan satu wanita yang berada dalam satu kamar.

Baca juga : Viral, Pria Ajak Ramai – Ramai Terobos Penyekatan Mudik

Empat remaja tersebut yang di ketahui bukan pasangan suami istri itu sedang tidur ketika didatangi oleh petugas. Mirisnya lagi, saat dilakukan pemeriksaan di dalam kamar tersebut mereka menemukan ada alat kontrasepsi dengan bungkus berwarna merah.

Saat mereka ditanya oleh petugas, para remaja tersebut mengaku bahwa alat kontrasepsi tersebut merupakan milik teman mereka.

Namun polisi tidak percaya begitu saja.”Ini punya siapa? Ngaku kalian!,” tanya Ipda Toriq (sang petugas) sambil menunjukkan alat kontrasepsi tersebut.

Usai di tanya – tanya oleh polisi, keempat remaja tersebut dibawa untuk turun ke hotel guna dilakukan pendataan dan diberi arahan.

Polisi juga memanggil pihak keluarga mereka satu per satu untuk melakukan penjemputan dan sekaligus diberikan bimbingan oleh polisi.

Baca juga : Berita Dan Informasi Bupati Nganjuk, KPK Sita Uang Tunai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *