Pendidikan

Pengertian Pendidikan – Fungsi, Jenis, & Tujuan

Pendidikan merupakan satu hal yang sangat penting dalam proses kehidupan di manapun juga, dengan pendidikan maka kita akan mendapatkan tambahan wawasan yang luas yang berguna dalam menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Dasar inilah yang menjadikan pendidikan sebagai fokus utama bagi pemerintahan dalam membangun masyarakat dan negara menjadi terdidik.

Namun, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan pendidikan tersebut?. Walau kata pendidikan sangat dekat dengan kehidupan kita, namun cukup banyak orang yang tidak mengetahui pengertian dari pendidikan tersebut.

Baca juga : Penulisan Daftar Pustaka

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal terkait pendidikan mulai dari definisi hingga jenis pendidikan. Simak beberapa ulasan mengenai pengertian pendidikan di bawah ini.

Pengertian Pendidikan – Fungsi, Jenis, & Tujuan

Pengertian Pendidikan

Pengertian Pendidikan - Fungsi, Jenis, & Tujuan
Apa Itu Pendidikan ?

Secara umum, pengertian pendidikan yaitu sebuah proses pembelajaran ilmu pengetahuan, keterampilan atau hal lainnya yang diwariskan dari satu generasi ke generasi di bawahnya secara berkelanjutan. Pembelajaran yang dilakukan dengan beberapa cara, seperti pengajaran, pelatihan dan juga penelitian.

Disamping itu, definisi pendidikan lainnya adalah usaha sadar yang dilakukan secara sistematis, dimana dapat mewujudkan suasana belajar dan mengajar agar para peserta didik lebih mampu mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Dengan adanya pendidikan ini, maka seseorang bisa memiliki kecerdasan, akhlak mulia dan sebagainya.

Secara lengkap pengertian pendidikan secara umum merupakan sebuah proses pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik. Dimana proses pembelajaran tersebut akan membuat anak didik memiliki sebuah pemahaman mengenai konsep atau sesuatu yang utuh dan membuatnya lebih kritis dalam pemikiran.

Baca juga : Pengertian Abstrak

Pendidikan dapat juga diartikan sebagai usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau untuk kemajuan yang lebih baik. Pendidikan juga dapat mengembangkan karakter melalui berbagai macam kegiatan, seperti dengan penanaman nilai, pengembangan budi pekerti, nilai agama, pembelajaran dan pelatihan nilai moral, dan lain sebagainya.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli
Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

Agar lebih mengena dan paham apa arti pendidikan, berikut dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara, pengertian pendidikan yaitu proses menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak peserta didik, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi – tingginya.

2. Martinus Jan Langeveld

Menurut Martinus Jan Langeveld, pengertian pendidikan yaitu upaya menolong anak untuk dapat melakukan tugas hidupnya secara mandiri supaya dapat bertanggung jawab secara susila. Pendidikan merupakan sebuah usaha manusia dewasa dalam membimbing manusia yang belum dewasa menuju proses kedewasaan.

3. Undang-Undang Republik Indonesia

Menurut UU No. 20 Tahun 2003, pengertian pendidikan yaitu usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca juga : Metode Penelitian

Tujuan Pendidikan

Tujuan Pendidikan
Tujuan Pendidikan

Adapun tujuan pendidikan sangat diperlukan untuk menunjang pengertian pendidikan sebelumnya. Secara umum, tujuan dari pendidikan yaitu untuk mengembangkan potensi diri dan mencerdaskan peserta didik.

Dengan pertumbuhan kecerdasan dan potensi, maka peserta didik tentu akan bisa memiliki ilmu pengetahuan, kreativitas, sehat secara jasmani dan rohani, kepribadian yang baik dan bertanggung jawab saat menjadi anggota masyarakat.

Tujuan pendidikan sendiri juga terangkum dalam undang-undang yang menjadi landasan hukum dalam pemerintahan Indonesia. Adapun beberapa tujuan pendidikan dalam undang-undang yaitu sebagai berikut:

UU No. 2 Tahun 1985

Dalam UU No. 2 tahun 1985, tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta mengembangkan manusia yang seutuhnya. Tujuan akhir dalam pendidikan yaitu untuk bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki pengetahuan, sehat secara jasmani dan rohani, memiliki budi pekerti, mandiri dan lainnya.

UU No. 20 Tahun 2003

Menurut UU No. 20 tahun 2003, terutama pasal 3 tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan dari pendidikan nasional adalah guna mengembangkan potensi peserta didik. Dengan pendidikan, maka peserta didik akan menjadi manusia yang lebih beriman serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dan itu juga, pendidikan yang diberikan akan membuat peserta didik memiliki akhlak yang mulia, berilmu, sehat, cakap, kreatif dan mandiri. Dalam tujuan bernegara, pendidikan akan membuat peserta didik menjadi warga yang lebih bertanggung jawab dan demokratis.

MPRS No. 2 Tahun 1960

Menurut MPRS No. 2 tahun 1960, tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia yang memiliki jiwa pancasilais sejati berdasarkan ketentuan yang dikehendaki dalam pembukaan UUD 1945 dan juga isi UUD 1945.

Baca juga : Struktur Penulisan Essay

Fungsi Pendidikan

Fungsi Pendidikan
Fungsi Pendidikan

Untuk memahami pengertian pendidikan, dan memahami fungsi pendidikan menjadi hal yang penting. Secara umum, fungsi dari pendidikan yaitu agar mampu untukmengembangkan kemampuan, membentuk sebuah watak, membentuk kepribadian dan lainnya agar peserta didik menjadi pribadi yang lebih bermartabat.

Menurut Horton dan Hunt, beberapa fungsi dari lembaga pendidikan yaitu sebagai berikut:

  • Menanamkan keterampilan yang dibutuhkan dalam keikutsertaan dalam demokrasi.
  • Membantu upaya pelestarian budaya dan kebudayaan yang ada di dalam masyarakat.
  • Membangun dan mengembangkan minat serta bakat seseorang demi mendapatkan kepuasan pribadi dan juga kepentingan masyarakat umum.
  • Mempersiapkan setiap anggota masyarakat agar bisa mendapatkan nafkah sendiri dengan lebih mudah.

Sedangkan menurut David Popenoe, fungsi dari pendidikan yaitu sebagai berikut:

  • Menjadi sumber inovasi untuk urusan sosial yang ada di masyarakat pada umumnya.
  • Mengajarkan corak kepribadian yang ada pada masyarakat Indonesia.
  • Memastikan adanya juga terjadinya integrasi sosial yang ada di masyarakat.
  • Memilih dan juga mendidik manusia tentang arti sebuah peranan sosial,
  • Melakukan transfer atau pemindahan kebudayaan dari satu generasi menuju ke generasi berikutnya secara berkesinambungan.

Jenis-Jenis Pendidikan

Jenis-Jenis Pendidikan
Jenis-Jenis Pendidikan

Dalam praktiknya, ada banyak jenis pendidikan yang ada di negara Indonesia. Secara khusus, jenis pendidikan tersebut dibedakan menjadi tiga, yaitu pendidikan formal, pendidikan non-formal dan pendidikan informal.

Baca juga : Contoh Teks Deskripsi

1. Pendidikan Formal

Yaitu jenis pendidikan yang terstruktur dan memiliki jenjang. Jenjang dalam pendidikan formal ini dimulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar (SD), pendidikan menengah (SMP), pendidikan atas (SMA) dan- pendidikan tinggi (Universitas).

Berikut ini adalah satuan lembaga pendidikan penyelenggara pendidikan formal:

  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Raudatul Athfal (RA)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Madrasah Aliyah (MA)
  • Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  • Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
  • Perguruan Tinggi
  • Akademi
  • Politeknik
  • Sekolah Tinggi
  • Institut
  • Universitas

2. Pendidikan Non-formal

Yaitu jalur pendidikan yang ada di luar pendidikan formal di mana bisa dilakukan secara terstruktur juga berjenjang. Jenis pendidikan ini akan disetarakan dengan program pendidikan formal melalui penilaian pihak yang memiliki kewenangan akan hal itu.

Lalu, pendidikan informal juga menjadi jenis pendidikan yang berasal dari keluarga dan juga lingkungan. Dimana, peserta didik akan dapat belajar secara mandiri.

Berikut ini adalah contoh lembaga pendidikan penyelenggara pendidikan non formal:

  • Kelompok bermain (KB)
  • Taman penitipan anak (TPA)
  • Lembaga kursus
  • Sanggar
  • Lembaga pelatihan
  • Kelompok belajar
  • Pusat kegiatan belajar masyarakat
  • Majelis taklim

3. Pendidikan Informal

Pendidikan informal merupakan jenis pendidikan yang berasal dari keluarga dan lingkungan dimana peserta didiknya dapat belajar secara mandiri.

Beberapa yang termasuk di dalam pendidikan informal adalah;

  • Agama
  • Budi pekerti
  • Etika
  • Sopan santun
  • Moral
  • Sosialisasi

Demikian di atas adalah penjelasan ringkas mengenai pengertian pendidikan, tujuan, fungsi, dan beberapa jenis pendidikan yang ada di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan baru.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close