Pendidikan

Pengertian Paragraf : Fungsi, Unsur, Syarat, Ciri, dan Jenis

Paragraf adalah kumpulan kalimat yang memiliki satu ide pokok dimana penulisannya sedikit menjorok ke bagian dalam atau menggunakan garis baru. Paragraf disebut juga dengan alinea. Dalam arti lain, paragraf juga berarti kumpulan kalimat yang saling berhubungan menjelaskan satu unit pokok pikiran. Lalu apa saja fungsi, ciri-ciri, unsur-unsur, dan jenis paragraf tersebut? Simak baik-baik ya!

Pengertian Paragraf

Pengertian Paragraf : Fungsi, Unsur, Syarat, Ciri, dan Jenis
Pengertian Paragraf

Menurut Ramlan, paragraf adalah bagian dari karangan yang terdiri dari beberapa kalimat untuk menjelaskan informasi dan dikendalikan oleh ide pokok.
Menurut Handayani dkk, paragraf merupakan serangkaian kalimat yang saling berhubungan untuk membuat ide atau gagasan baru.
Menurut Wiyanto, paragraf adalah sekelompok kalimat yang menjelaskan satu ide pokok pikiran.
Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan jika paragraf merupakan karangan yang terdiri atas sejumlah kalimat yang saling berhubungan untuk mengungkapkan suatu informasi dimana pengendalinya adalah kalimat utama dan didukung oleh kalimat penjelas.

Baca juga : Kata Pengantar

Fungsi Paragraf

Fungsi Paragraf
Fungsi Paragraf

Paragraf mempunyai beberapa fungsi di dalamnya, antara lain:

Mengekspresikan Gagasan yaitu memberikan suatu gagasan atau perasaan dari rangkaian kalimat yang disusun menjadi suatu ide pokok.
Menandai adanya peralihan gagasan baru maksudnya adalah di dalam setiap paragraf yang terdapat di dalam satu karangan mempunyai gagasan berbeda namun masih menjelaskan satu ide pokok.
Memudahkan dalam menulis dan membaca artinya penulis lebih mudah menuangkan gagasannya, sedangkan pembaca lebih mudah mengenali ide pokok di dalam suatu tulisan.
Membantu mengembangkan topik maksudnya topik-topik yang dikembangkan dalam bentuk kecil sekalipun lebih mudah dijelaskan jika dibagi beberapa paragraf.
Mengendalikan variabel artinya penulis lebih mudah mengendalikan variabel di dalam tulisannya sehingga pembaca lebih mudah mengerti.

Baca juga : Pengertian Abstrak

Unsur-Unsur Paragraf

Unsur-Unsur Paragraf
Unsur-Unsur Paragraf

Unsur-unsur yang membangun suatu paragraf adalah sebagai berikut:

Topik/ gagasan utama adalah unsur penting dari keseluruhan isi paragraf. Topik ini berupa masalah atau gagasan pengarang yang akan disampaikan ke pembaca.
Kalimat utama adalah kalimat yang mengandung gagasan utama dan diletakkan secara tersirat. Sebab kalimat tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi kalimat-kalimat penjelas.
Kalimat pendukung adalah kalimat yang berupa gagasan-gagasan penjelas. Fungsi dari kalimat pendukung adalah menguatkan atau mendukung gagasan utama dengan memberikan data berupa fakta, contoh, opini, dan lainnya,
Transisi adalah penyusun kalimat-kalimat di dalam sebuah paragraf. Transisi atau konjungsi yang biasa dipakai adalah konjungsi antar kalimat dan konjungsi intra kalimat. Konjungsi antar kalimat merupakan kata sambung antara induk kalimat dan anak kalimat seperti dan, tetapi, karena, agar, dan lainnya. Sedangkan konjungsi antar kalimat merupakan penghubung yang menghubungkan kalimat-kalimat di dalam sebuah paragraf seperti lagi pula, oleh karena itu, terlebih lagi, namun, di samping itu, dan lainnya.
Penegas sebenarnya tidak terlalu penting sebab tidak semua paragraf harus mempunyai penegas. Sebab fungsi dari penegas adalah menambah daya tarik paragraf, menghindari kebosanan saat membaca serta sebagai pengulang gagasan utama.

Baca juga : Pengertian Artikel Ilmiah

Syarat-Syarat Paragraf

Syarat-Syarat Paragraf
Syarat-Syarat Paragraf

Paragraf yang baik adalah paragraf yang dapat menyampaikan informasi kepada pembaca secara jelas. Berikut ini adalah syarat sebuah paragraf, antara lain:

Kesatuan (Unity) bahwa paragraf harus dibangun dengan satu pikiran yang diuraikan ke dalam pikiran pokok dan beberapa pikiran penjelas. Hubungan antara pikiran satu dengan yang lainnya menandakan bahwa paragraf tersebut memiliki satu kesatuan.
Kepaduan (Koherensi) bahwa kalimat pembentuk paragraf harus memiliki hubungan yang kompak dengan memakai kata ganti, kata penghubung, perincian, dan urutan pikiran. Kepaduan terwujud apabila ada hubungan timbal balik antar kalimat sehingga mudah dipahami.
Kelengkapan bahwa paragraf tersebut tidak hanya berisi kalimat pokok, tetapi juga kalimat-kalimat penjelas yang menunjang kalimat pokok.

Baca juga : Contoh Kerangka Makalah

Ciri-Ciri Paragraf

Ciri-Ciri Paragraf
Ciri-Ciri Paragraf

Selain memiliki fungsi-fungsi, paragraf juga memiliki beberapa ciri-ciri diantaranya adalah:

  • Kalimat pertama harus masuk agak ke dalam dengan beberapa ketukan spasi sekitar lima ketukan. Biasanya digunakan sebagai pikiran utama dalam sebuah kalimat
  • Kalimat pengembang berfungsi untuk menjelaskan pikiran utama dari sebuah karya di dalam sebuah kalimat topik. Kalimat ini juga berisi detail tentang kalimat utama dan tidak akan mengulang kalimat-kalimat penjelas lainnya

Jenis-Jenis Paragraf

Jenis-Jenis Paragraf
Jenis-Jenis Paragraf

Jenis-jenis paragraf dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah:

1. Jenis Paragraf Berdasarkan Fungsi

Paragraf Pembuka adalah paragraf yang ditulis untuk memancing rasa keingintahuan pembaca terhadap isi artikel secara keseluruhan.
Paragraf Isi adalah paragraf yang memiliki bagian-bagian pokok di dalam sebuah karangan
Paragraf Penutup adalah paragraf yang berisi kesimpulan, saran, harapan, ringkasan, dan penekanan kembali pokok pikiran di dalam sebuah karangan.
Paragraf Penghubung adalah paragraf yang menghubungkan antara paragraf satu dengan paragraf lainnya ataupun karangan satu dengan karangan lainnya.

2. Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Gagasan Utama

Paragraf Deduktif adalah paragraf yang memiliki letak gagasan utama di awal paragraf.
Paragraf Induktif adalah paragraf yang memiliki letak gagasan utama di akhir paragraf.
Paragraf Ineratif adalah paragraf yang memiliki letak gagasan utama di tengah paragraf.
Paragraf Campuran adalah paragraf yang memiliki letak gagasan utama di awal dan di akhir paragraf.

3. Jenis Paragraf Berdasarkan Isinya

Paragraf Eksposisi merupakan yang isinya digunakan untuk memberikan penjelasan atau pengertian secara singkat.
Contohnya: Kegiatan perayaan ulang tahun Universitas Harapan Bangsa dilaksanakan tanggal 7 November 2018 di Lapangan Rektorat. Semua mahasiswa dan mahasiswi turut hadir menyaksikan berbagai acara yang menyemarakkan ulang tahun kampus tersebut seperti: Lomba Kreativitas Mahasiswa, Lomba Parade Band antar Mahasiswa, dan Lomba Tarian Budaya.
Paragraf Deskripsi merupakan kalimat yang memberikan gambaran pada suatu keadaan atau peristiwa baik itu berupa seseorang, benda, atau kejadian tertentu sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, dan merasakan sendiri peristiwa tersebut.
Contohnya: Saat ulang tahun adikku yang ke-15 tahun, aku memberinya sebuah tas sekolah. Tas sekolah itu berwarna biru tua, sedangkan tali tasnya berwarna biru muda. Di tampilan depan tas tersebut terdapat boneka beruang kecil berwarna cokelat muda. Adikku sangat menyukainya.
Paragraf Persuasi merupakan paragraf yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca agar tertarik dengan gagasan atau ajakan di dalam paragraf tersebut.
Contohnya: Membaca adalah kegiatan yang harus dilakukan agar bisa menguasai ilmu pengetahuan. Malas membaca akan membuat kita minim akan pengetahuan. Salah satu sumber ilmu pengetahuan adalah buku. Buku menyediakan banyak pengetahuan yang luas dan tidak terbatas sehingga terbiasa membaca buku menjadi hal yang sangat penting. Paragraf Argumentasi merupakan paragraf yang meyakinkan pembaca untuk memperoleh gagasan pada sebuah karya yang ditulis.
Contohnya: Membaca adalah salah satu kegiatan untuk menguasai ilmu pengetahuan. Penasihat hukum akan sering membaca buku-buku tentang hukum supaya bisa menyelesaikan masalah-masalah sesuai dengan pasal-pasal yang berlaku. Apabila malas membaca buku tentang hukum, maka seorang penasihat hukum akan merasa kesulitan menangani sebuah kasus hukum.
Paragraf Narasi merupakan paragraf yang isinya menceritakan peristiwa atau masalah sehingga pembaca merasa terhibur.
Contohnya: Minggu lalu kami pergi ke wisata air terjun yang berada di kota Lumajang. Kami pergi menggunakan sepeda motor. Perjalanan kami berlangsung 2 jam dan sangat menyenangkan. Air terjun Tumpak Sewu yang kami datangi begitu indah. Air terjun tersebut menyajikan pemandangan yang sangat menakjubkan.

Baca juga : Struktur Penulisan Essay

Demikian ulasan pengertian paragraf terlengkap dan semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close