Pendidikan

Pengertian Monolog : Sejarah, Karakteristik, Jenis, & Contoh

Pernahkah kalian mendengar istilah “monolog”? Jika pernah, taukah kalian pengertian dari “monolog” itu? biasanya kita menemukan istilah monolog di dalam mata pelajaran bahasa Indonesia mengenai materi pementasan teater. Di dalam materi pementasan teater pastinya pernah di bahas istilah monolog.. Sebagian dari kamu pasti pernah menonton teater dan menemukan seorang pemain yang tampil di pentas tersebut berbicara dengan dirinya sendiri. hal itulah yang disebut monolog. Untuk lebih jelasnya lagi, di bawah ini akan diulas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan istilah “monolog” berserta contohnya. Simak baik-baik ya!

Baca juga : Pengertian Diksi

Pengertian Monolog

Pengertian Monolog : Sejarah, Karakteristik, Jenis, & Contoh
Pengertian Monolog

Secara etimologi, monolog terdiri dari dua kata dan berasal dari bahasa Yunani, yaitu mono yang berarti satu dan legein berarti berbicara. Secara ilmiah, monolog adalah suatu bidang ilmu terapan yang mengajarkan terkait ilmu seni peran yang hanya membutuhkan satu orang untuk melakukan adegan dialog bisu. Artinya, pemain yang telah dipilih dan mendapatkan peran monolog, berarti ketika dia menampilkan beberapa adegan, dia berbicara dengan dirinya sendiri tanpa adanya lawan main.

 Biasanya pemain monolog, percakapan yang dilakukan bisa berhadapan dengan cermin ataupun berbicara dalam hati. Monolog memiliki kegunaan sebaga bentuk dari suatu penegasan yang berupa harapan atau keinginan yang dimiliki oleh seseorang atau pemain monolog terhadap sesuatu. Bentuk dari monolog biasanya berupa kalimat yang berandai-andai, kesedihan, penyesalan maupun emosional. Dialog monolog biasanya dimainkan untuk kegiatan seni seperti seni peran dan pementasan teater. Jadi dapat disimpulkan bahwa, monolog adalah suatu percakapan yang dilakukan oleh satu orang atau tokoh dengan dirinya sendiri yang bisa dilakukan dengan menggunakan cermin maupun berbicara di dalam hatinya.

Baca juga : Teks Eksemplum

Sejarah Monolog

Sejarah Monolog
Sejarah Monolog

Awal mula adanya monolog diperkirakan sejak tahun 1960-an yang mana pada saat itu, istilah “dubbing” atau pengisian suara belum ada yang mengetahuinya. Monolog sering dipraktekkan ketika akan membuat film-film bergenre komedi dan horor. Salah satu tokoh yang biasanya memerankan percakapan monolog yaitu Charlie Chaplin. Pada tahun 1964, monolog diperkenalkan di wilayah Hollywood yang kemudian berkembang menjadi sarana seni teater dan juga sudah menjadi teori pembelajaran mengenai dasar-dasar ilmu teater.

Baca juga : Pengertian Resume

Karakteristik Monolog

Karakteristik Monolog
Karakteristik Monolog

Untuk mendapatkan tingkat yang memuaskan dari hasil penguasaaan percakapan monolog, maka harus mengembangkan beberapa keterampilan berikut ini, antara lain

1. Untuk hal pembangunan narasi dan pesan deskriptif pada tema familiar,maka dapat mengandalkan gambar, file, maupun persentasi.

2. Menggunakan pelajaran proposal yang berupa pesan dengan menghubungkan secara bersama-sama

3. Adanya komplikasi teks deskriptif untuk mengungkapkan pendapat-pendapat yang disusun dengan mengikuti rencana. Teks deksriptis dapat menggambarkan jalannya sebuah acara yang ditandai dengan kehadiran seseorang.

Baca juga : Teks Deskripsi

Jenis-jenis Monolog

Jenis-jenis Monolog
Jenis-jenis Monolog

1. Monolog Karakter Biografi

Monolog karakter biografi merupakan jenis monolog yang menampilkan karakter dengan mengandalkan dialog dibandingkan jalan ceritanya. Jenis monolog ini, yang menulis jalan ceritanya adalah aktor atau penulis naskahnya, akan tetapi yang ditampilkan terdiri dari banyak karakter untuk mempraktekkan dari naskah monolog yang ditulis. Contoh dari jenis monolog ini terdapat pada contoh teks monolog “A Bronx Tale” yang ditulis dan dimainkan oleh Chaz Palminteri dengan menampilkan 35 karakter tokoh.

2. Monolog Naratif Biografis

Monolog naratif biografis merupakan jenis monolog yang mana menampilkan seorang aktor dengan mengingat kembali cerita atau peristiwa-peristiwa bersifat fakta dalam kehidupannya. Yang bertindak menjadi narator dan  kemungkinan tidak memainkan karakter sama sekali yaitu seorang aktor atau penulis. Jenis monolog ini menampilkan suatu dongengnya sendiri.

3. Monolog Dokumen Berbasis Relitas

Monolog dokumen berbasis relitas merupakan jenis monolog yang ditulis berdasarkan peristiwa-peristiwa yang bersifat realitas dari kehidupan nyata yang mana seorang aktor yang juga bertindak sebagai penulis menggunakan kata-kata yang tepat dari orang-orang yang terlibat dari peristiwa yang sedang diceritakan di dalam percakapan monolog tersebut. Ketika menulis jenis monolog ini, aktor atau penulis perlu mengikuti peristiwa-peristwa yang akan dibuat monolog, bahkan kadang mereka juga perlu untuk memotret dan merekam ucapan-ucapan dari orang-orang yang terlibat yang digunakan sebagai bahan pendukung monolog.

4. Monolog Fictional Cracter-Driven

Monolog fictional cracter-driver merupakan jenis monolog yang ditulis oleh aktor atau penulis dengan menciptakan banyak karakter dalam mengekspresikan sebuah tema maupun isu-isu yang berhubungan dengan gaya hidup sehingga jalan ceritanya sangat imajinatif. Banyak contoh dari jenis monolog yang dipentaskan dan dapat pula langsung dilihat dari Youtube. Karakter dari jenis monolog ini dipercaya memiliki hubungan dengan anak-anaknya, kehidupannya dengan menggunakan karakter yang berbentuk imajinatif maupun real.

5. Monolog Topical

Monolog topical merupakan jenis monolog yang sangat bergantung pada peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang kadang berbentuk otobiografi, observasi, maupun pendapat. Antara monolog jenis ini dengan stand-up comedy hampir memiliki kesamaan yaitu sama-sama menggabungkan anekdot, lelucon, lucu, sedih, dan pengalaman pribadi. Selain itu, antara monolog jenis ini dengan stand-up comedy juga memiliki perbedaan yang terletak pada tujuan penampilannya. Penampilan monolog topical tidak hanya bertujuan untuk mencari penonton yang terhibur dengan materi yang dibawakan, tetapi materi jenis monolog ini hampir menyapu luas dan kualitas dari materi yang dibawakan lebih dari kualitas kohesif. Sedangkan penampilan stand-up comedy hanya menceritakan lelucon dan kadang juga menceritakan mengenai anekdot.

6. Monolog Storytelling

Monolog storytelling merupakan jenis monolog yang berbentuk cerita fiksi yang dipentaskan dan ditulis dalam bentuk paragraf naratif dimana aktor bertindak sebagai pencerita. Aktor yang memainkan jenis monolog ini memainkan beberapa karakter sekaligus sehingga pada saat tertentu aktor akan menghentikan sejenak ceritanya dan akan beralih menjadi karakter lain hingga seterusnya sampai dengan akhir cerita.

Baca juga : Pengertian Abstrak

Contoh Teks Monolog Singkat

Contoh Teks Monolog Singkat
Contoh Teks Monolog Singkat

Monolog seringkali dipentaskan dalam pementasan teater. Setelah memahami pengertian dari monolog. Berikut ini akan dipaparkan contoh teks monolog singkat.

Contoh teks monolog bertemakan kesedihan

Ibuku, Sang Pelita Hidupku

Kau tahu ibu, rasa dihati ini masih sama untuk ibu, semua cinta, kasih sayang, dan ketulusan yang aku miliki. Semua yang tampak sederhana, bagiku kau tetap tulus dan menganggap semuanya baik-baik saja.

Kala itu pemandangan matahari terbit dari arah timur yang sangat indah dan membuatkku terpesona. Seperti itulah kau untukku ibu. Kau seperti matahari yang menyinari kehidupanku, yang begitu indah dan menarik.

Aku selalu mengingat apa yang pernah kau katakan. Kau mengatakan bahwa akan ada harapan untuk semua hal yang ada dalam kehidupan ini asal harus selalu konsisten dengan apa yang diperbuat.

Ibu, kau seperti matahari yang memiliki kehangatan, seperti hangatnya secangkir kopi di pagi hari. Kita selalu menikmati waktu bersama di pagi hari, meskipun hanya duduk santai sambil berdiam diri memandang ke arah depan.

Ibu, satu pertanyaan dalam benakku. Mengapa ketika aku bersamamu selalu merasakan kebahagiaan? Kau tau ibu, aku lebih suka duduk berdua denganmu dengan menceritakan berbagai hal yang aku alami. Bagiku, itulah hal yang membahagiakan karena aku memiliki waktu untuk berdekatan denganmu. Kadang juga memutar musik untuk menambah suasana kesyahduan.

Dari dulu aku sudah menduganya, bahwa kau bukanlah wanita biasa. Kau adalah wanita terhebat yang aku punya. Aku sangat beruntung memilikimu ibu. Setiap hari aku selalu mengagumimu. Tidak ada kata yang bisa aku gunakan untuk mengungkapkan rasa kekagumanku padamu karena bagiku kau tidak akan cukup jika hanya diucapkan dengan sejumlah kata-kata.

Kau tau ibu. Anak satu-satunya dalam hidupmu ini menginginkan yang terbaik di dalam kehidupanmu. Menjadi anak yang bisa membuatmu bangga. Dan menginginkan untuk menemanimu untuk selamanya karena itulah bukti rasa cintaku kepadamu.

Ibu, kaulah pelita dalam hidupku yang selalu kujunjung dan kuhormati. I love you, ibu.

Nah, itulah ulasan singkat mengenai pengertian monolog berserta contoh teks monolog singkat. Semoga bermanfaat!

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close