Umum

Pengertian Lembaga Politik : Konsep, Ciri, Fungsi, & Contoh

Masyarakat dimanapun berada pastinya memerlukan suatu peraturan dan lembaga yang bersifat tegas yang dapat menampung semua aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menyadari hal tersebut, pada akhirnya menyebabkan munculnya lembaga politik di dalam masyarakat. Perlu diketahui bahwa di setiap masyarakat, baik yang bersifat sederhana maupun modern selalu terdapat lembaga politik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa lembaga politik sangat berperan penting di dalam masyarakat. Nah kali ini, akan dibahas mengenai pengertian, konsep pokok, pembagian kekuasaan, ciri-ciri, peran dan fungsi, dan contoh lembaga politik. Maka dari itu simak baik-baik ya!

Baca juga : Apa Itu Politik ?

Pengertian Lembaga Politik

Pengertian Lembaga Politik

Jika dilihat dari pengertian secara umum, lembaga politik merupakan badan khusus yang memiliki tugas dalam mengatur suatu pelaksanaan kekuasaan dan wewenang yang mana menyangkut suatu kepentingan masyarakat dengan tujuan agar tercapainya suatu keteraturan dan tata tertib di dalam kehidupan bermasyarakat. Definisi lain menyebutkan jika lembaga politik merupakan seperangkat norma dan status yang mengkhususkan diri dalam pelaksanaan kekuasaan maupun wewenang. Lembaga politik mencakup pemerintahan, negara, kekuasaan, dan kebijakan yang diambil oleh pihak yang berwenang.

Lembaga politik dapat diwujudkan melalui berbagai macam kegiatan yang dapat dilakukan sekelompok masyarakat di suatu negara yang mana kegiatan tersebut berkaitan dengan proses perencanaan, penentuan, dan pelaksanaan kehidupan bernegara. Di Indonesia, lembaga politik yang sesuai dengan peraturan Undang-undang Dasar 1945 memiliki wewenang untuk menangani setiap permasalahan administrasi dan tata tertib agar mencapai ketentraman dan keamanan dalam masyarakat.

Agar lebih jelasnya lagi mengenai pengertian dari lembaga politik, berikut ini akan dipaparkan beberapa pengertian dari lembaga politik menurut para ahli:

  • Menurut Surbakti menyatakan bahwa lembaga politik adalah sebuah pranata yang memiliki tugas sebagai pemegang monopoloi penggunaan paksaan fisik dalam suatu wilayah tertentu.
  • Menurut Kamanto Soenarto menyatakan bahwa lembaga politik sebagai badan yang ada di setiap negara yang mengkhususkan diri terhadap pelaksanaan kekuasaan dan wewenang sehingga di Indonesia, lembaga politik mencakup lembaga eksekutif, yudikatid, legislatif, kemananan, pertahanan nasional, dan partai politik.
  • Menurut J.W Schorel menyatakan bahwa lembaga politik adalah suatu badan yang memiliki wewenang untuk mengatur dan memelihara tata tertib serta untuk memilih pemimpin yang memiliki wibawa dan karismatik.

Baca juga : Apa Itu Demokrasi ?

Konsep Pokok Lembaga Politik

Konsep Pokok Lembaga Politik

Beberapa pendapat ahli mengenai lembaga politik, disimpulkan bahwa konsep pokok lembaga politk sebagai beriky:

  1. Negara, yaitu suatu organisasi dalam wilayah tertentu dimana negara memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan harus ditaati oleh rakyatnya.
  2. Kekuasaan, yaitu kekuatan atau kemampuan untuk mempengaruhi orang lain sesuai dengan keinginan pelaku. Dengan adanya kekuasaan, lembaga politik bisa mendapatkan dan mempertahankan hal-hal yang diinginkan oleh lembaga tersebut.
  3. Pengambilan keputusan, yaitu suatu kegiatan dalam pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan atau ketetapan tertentu.
  4. Kebijakan umum, yaitu suatu keputusan yang diambil oleh lembaga politik untuk mencapai suatu tujuan tertentu dimana pihak yang mengambil kebijakan tersebut adalah pihak yang memiliki kekuasaan dalam suatu wilayah.
  5. Distribusi dan alokasi, yaitu pembagian dan penjatahan nilai yang ada di dalam masyarakat. Biasanya, pembagian dan penjatahan ini tidak dilakukan secara merata. Hal tersebut tergantung pada pihak-pihak yang berkuasa.

Baca juga : Apa Itu Norma ?

Pembagian Kekuasaan Lembaga Politik

Pembagian Kekuasaan Lembaga Politik

Lembaga politik berkaitan dengan pembagian kekuasaan ke dalam tiga lembaga dimana ketiga lembaga tersebut memiliki hubungan yang saling mendukung satu sama lain. Adapun ketiga lembaga tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Eksekutif, yaitu lembaga politik yang memiliki tugas untuk menjalankan pemerintahan seperti Presiden.
  2. Legislatif, yaitu lembaga politik yang bertugas sebagai pembuat rancangan Undang-undang seperti DPR.
  3. Yudikatif, yaitu lembaga politik yang bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja lembaga eksekutif dan legislatif.

Ciri-ciri Lembaga Politik

Ciri-ciri Lembaga Politik

Seseorang dapat mengenali sebuah lembaga politik dari ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri lembaga politik sebagai berikut:

  • Berada dalam suatu wilayah yang ditempati oleh suatu kelompok masyarakat dalam kurun waktu tertentu dimana kelompok masyarakat tersebut memiliki nilai dan norma yang sudah ditentukan bersama.
  • Adanya perkumpulan politik yang terbentuk dari sistem tertentu atau yang disebut dengan pemerintahan.
  • Setiap individu sebagai penduduk suatu wilayah memiliki wewenang untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan, baik yang dianjurkan maupun paksaan.
  • Masing-masing lembaga politik memiliki hak dan kewajiban yang berbeda dan hanya berlaku dalam batas wilayah mereka saja. Artinya hak dan kewajiban suatu negara tidak berlaku di negara lain.

Peran dan Fungsi Lembaga Politik

Peran dan Fungsi Lembaga Politik

Peran dan fungsi dari lembaga politik, sebagai berikut:

Memaksa Masyarakat

Suatu lembaga politik memiliki fungsi untu memaksa masyarakat agar menaati norma yang berlaku dalam lembaga politik dimana lembaga politik memiliki alat kelengkapan seperti DPR, MOR, dan UUD yang digunakan untuk memastikan jika norma yang berlaku dipatuhi oleh masyarakat.

Mengarahkan Masyarakat

Lembaga politik memiliki peran dalam mengarahkan masyarakat untuk memiliki pemimpin yang dianggap mampu dalam menjalankan peran sebagai elite politik secara struktural. Pengarahan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya melalui sosialisasi dan kampanye.

Menengahi Permasalahan

Dalam kehidupan masyarakat yang bersifat heterogen seringkali terjadi suatu perselisihan. Oleh karena itu, peran dari lembaga politik adalah sebagai penengah, misalnya Mahkamah Konstitusi yang berperan sebagai penengah ketka munculnya sebuah perselisihan dalam pemilihan kepala daerah.

Melindungi Masyarakat

Lembaga politik dapat berperan sebagai pelindung bagi masyarajat terutama yang berkaitan dengan hak-hak sebagai warga negara. Berbagai macam permasalahan seperti kasus penganiayaan yang sering dialami oleh seseorang yang bekerja di luar negeri dapat diatasi melalui lembaga politik.

Menyalurkan Aspirasi Politik

Lembaga politik memiliki fungsi dalam mengatur dan menyalurkan aspirasi dalam bidang politik. Aspirasi dan kritik yang bersifat membangun sangat dibutuhkan dalam lembaga politik. Setiap orang berhak untuk menyalurkan setiap aspirasi politik salah satunya partai politik. Setiap warga negara Indonesia memiliki kebebasan dalam membentuk sebuah partai politik.

Membuat Kebijakan Umum

Lembaga politik memiliki fungsi sebagai alat alternatif yang digunakan untuk mempertimbangan berbagai macam kebijakan yang telah diusulkan oleh partai-partai politik dan pihak lain. Hal tersebut bertujuan untuk memiliki mana kebijakan yang terbaik dan pantas digunakan sebagai kebijakan pemerintahan.

Menerapkan Kebijakan

Lembaga politik memiliki peran sebagai pelaksana berbagai macam kebijakan yang telah dibuat oleh pihak-pihak yang berwenang. Sebagai contoh adalah pemberian kuota 30% bagi wanita untuk berpartisipasi dalam lembaga politik.

Mengatur Proses Politik

Lembaga politik berperan sebagai pengatur suatu proses dalam usaha pencapaian kedudukan politik tertentu melalui keanggotaan dalam suatu partai. Setiap partai dapat melakukan kaderisasi agar dapat terjun langsung dalam proses politik yang benar.

Baca juga : Apa Itu Demokrasi Pancasila ?

Contoh Lembaga Politik di Indonesia

Contoh Lembaga Politik di Indonesia

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa di dalam lembaga politik pastinya ada pihak-pihak yang memegang kekuasaan. Adapun beberapa jenis dan contoh lembaga politik yang ada di negara Indonesia, sebagai berikut:

1. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) merupakan salah satu lembaga politik yang tertinggi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

2. Presiden

Presiden merupakan jabatan tertinggi yang dimiliki seorang pimpinan negara, organisasi, perusahaan, atau perguruan tinggi.

3. Wakil Presiden

Wakil Presiden merupakan jabatan yang ada dalam pemerintahan yang berada di posisi satu tingkat lebih rendah daripada Presiden.

4. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merupakan salah satu lembaga politik yang berada di sistem ketatanegaraan Indonesia yang bertugas sebagai lembaga perwakilan rakyat.

5. Dewan Pertimbangan Agung (DPA)

Dewan Pertimbangan Agung (DPA) merupakan salah satu lembaga politik tertinggi yang ada di Indonesia yang berfungsi sebagai pemberi masukan atau pertimbangan pada keputusan Presiden

6. Mahkamah Agung (MA)

Mahkamah Agung (MA) merupakan salah satu lembaga peradilan tertinggi dalam tingkatan peradilan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia sebagai pemegang kekuasaan kehakiman tertinggi yang berfungsi sebagai pengadilan terakhir untuk mengajukan banding, menganalisis putusan pengadilan pertama atau putusan dari pengadilan tingkat banding

7. Mahkamah Konstitusi (MK)

Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan salah satu lembaga peradilan tinggi yuridikatif dalam sistem ketatanegaraan Indonesia sebagai pemegang kekuasaan kehakiman bersama dengan Mahkamah Agung yang bertugas untuk mengadili suatu perkara tertentu yang berdasarkan pada ketentuan di dalam UUD 1945.

Baca juga : Apa Itu Integritas Nasional ?

Nah itulah informasi mengenai ulasan pengertian lembaga politik beserta contohnya. Semoga apa yang diulas di dalam artikel ini bermanfaat dan tentunya menambah wawasan Anda mengenai pengertian dari lembaga politik beserta komponen-komponennya.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close