Pendidikan

Pengertian HAM : Ciri, Macam, UU HAM, & Contoh Kasus [Lengkap]

HAM (Hak Asasi Manusia) adalah hak-hak dasar manusia yang dimiliki sejak berada dalam kandungan secara universal dan diakui oleh setiap orang. Hak adalah kepunyaan atas sesuatu, sedangkan Asasi adalah hal yang utama dan mendasar. Sehingga pengertian HAM adalah hal utama dan mendasar yang dimiliki oleh manusia. Namun, pada hakikatnya banyak sekali pelanggaran HAM yang terjadi di berbagai penjuru dunia. Lalu apa sebenarnya HAM tersebut? Simak baik-baik ya!

Baca juga : Pengertian Hukum

Pengertian HAM

Pengertian HAM : Ciri, Macam, UU HAM, & Contoh Kasus [Lengkap]
Pengertian HAM

Berikut adalah beberapa pengertian HAM menurut para ahli:

1. John Locke
HAM adalah hak-hak kodrati yang diberikan Tuhan kepada manusia. Sehingga tidak ada kekuatan yang bisa mencabutnya. HAM bersifat mendasar (fundamental) yang suci dan berlaku bagi kehidupan manusia.

2. Jan Materson
HAM adalah hak-hak yang ada pada diri manusia yang jika tanpanya maka manusia mustahil hidup sebagai manusia.

3. Miriam Budiardjo
HAM adalah hak yang dimiliki seseorang sejak lahir bersifat universal tanpa melihat perbedaan kelamin, ras, budaya, suku, dan agama.

4. Prof. Koentjoro Poerbopranoto
HAM adalah hak asasi yang mendasar, bersifat suci, dan ada berdasarkan kodratnya sehingga tidak bisa dipisahkan.

5. Oemar Seno Adji
HAM adalah hak yang melekat pada setiap manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun.

6. Jack Donnely/
HAM adalah hak-hak yang dimiliki manusia karena memang ia manusia. Hak tersebut bukan diberikan oleh masyarakat tetapi semata-mata karena martabatnya sebagai manusia.

7. UU No. 39 Tahun 1999
HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada diri manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa sebagai suatu anugerah sehingga wajib dilindungi dan dihargai oleh setiap manusia.

8. David Beetham dan Kevin Boyle
HAM adalah hak-hak individual yang berasal dari kebutuhan dan kapasitas sebagai manusia.

9. A.J.M Milne
HAM adalah hak-hak yang dimiliki oleh manusia di segala masa dan tempat karena keutamaan keberadaannya sebagai manusia.

10. Mahfudz M.D
HAM adalah hak yang melekat pada setiap manusia sejak ia lahir ke dunia dengan memiliki sifat kodrati.

Baca juga : Pengertian Ideologi

Ciri-Ciri HAM

Ciri-Ciri HAM
Ciri-Ciri HAM

Hak Asasi Manusia (HAM) memiliki ciri-ciri berikut ini yaitu:

  • Tidak dapat dicabut, dihilangkan atau diserahkan
  • Tidak dapat dibagi sehingga setiap orang mendapatkan hak yang sama baik itu hak sipil, politik, ekonomi, sosial maupun budaya
  • Hakiki, artinya hak asasi manusia sudah ada sejak ia lahir
  • Universal, artinya hak asasi manusia memiliki kedudukan sama bagi semua orang tanpa ada perbedaan status, suku bangsa, gender, dan perbedaan lain

Macam-Macam HAM

Macam-Macam HAM

HAM juga terdiri dari beberapa jenis HAM, diantaranya adalah:

Hak Asasi Pribadi (Personal Rights) adalah hak yang berhubungan dengan kehidupan pribadi setiap individu, contohnya adalah:
Kebebasan bepergian, bergerak, dan berpindah tempat
Kebebasan berkumpul dna berorganisasi
Kebebasan memilih, memeluk, dan menjalankan agama sesuai kepercayaan masing-masing

Hak Asasi Politik (Political Rights) adalah hak yang berhubungan dengan kehidupan politik seseorang, contohnya adalah:
Hak untuk dipilih dan memilih pada suatu pemilihan umum
Hak untuk ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
Hak untuk mendirikan partai atau organisasi politik
Hak untuk membuat usulan petisi

Hak Asasi Hukum (Legal Equality Rights) adalah hak untuk mendapatkan kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan, contohnya adalah:
Hak untuk mendapat perlakukan sama dalam hukum dan pemerintahan Hak seseorang untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil
Hak untuk mendapatkan perlindungan dan pelayanan hukum

Hak Asasi Ekonomi (Property Rights) adalah hak masing-masing individu yang berhubungan dengan kegiatan perekonomian, contohnya adalah:
Kebebasan dalam kegiatan jual beli
Kebebasan dalam membuat perjanjian kontrak
Kebebasan dalam menyelenggarakan sewa-menyewa dan hutang-piutang
Kebebasan dalam mempunyai sesuatu
Kebebasan dalam memilki pekerjaan yang baik

Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights) adalah hak untuk mendapat perlakukan sama dalam menerima tata cara di pengadilan, contohnya adalah:
Hak untuk mendapatkan pembelaan hukum di pengadilan
Hak untuk mendapatkan persamaan atas penggeledahan, penangkapan, penahanan, dan penyelidikan di mata hukum

Hak Asasi Sosial Budaya (Social Culture Rights) adalah hak individu yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat, contohnya adalah:
Hak untuk menentukan, memilih, dan mendapatkan pendidikan
Hak untuk mendapatkan pengajaran
Hak untuk memilih dan mengembangkan budaya sesuai bakat dan minat yang dimiliki.

Baca juga : Pengertian Organisasi

Undang-Undang Tentang HAM

Undang-Undang Tentang HAM
Undang-Undang Tentang HAM

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 telah mengatur Hak Asasi Manusia dari pasal 28A hingga 28J, berikut ini pasal-pasalnya:

  • Pasal 28A tentang Hak Hidup
  • Pasal 28B tentang Hak Berkeluarga
  • Pasal 28C tentang Hak Memperoleh Pendidikan
  • Pasal 28D tentang Kepastian Hukum
  • Pasal 28E tentang Kebebasan Beragama
  • Pasal 28F tentang Komunikasi dan Informasi
  • Pasal 28G tentang Mengatur Hak Perlindungan Diri
  • Pasal 28H tentang Kesejahteraan dan Jaminan Sosial
  • Pasal 28I tentang Hak-Hak Basic Asasi Manusia
  • Pasal 28J tentang Penghormatan HAM

Contoh Kasus Pelanggaran HAM

Contoh Kasus Pelanggaran HAM
Contoh Kasus Pelanggaran HAM

Kasus pelanggaran HAM telah membuat individu kehilangan apa yang seharusnya mereka dapatkan. Indonesia adalah termasuk negara dengan tingkat pelanggaran HAM paling tinggi. Berikut adalah contoh kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Indonesia, antara lain:

  1. Peristiwa pembantaian di Rawa Gede tahun 1945
  2. Peristiwa pembantaian massal PKI tahu 1965 hinga 1966
  3. Peristiwa Tanjung Priok tahun 1984
  4. Peristiwa penembakan misterius pada Petrus tahun 1982 hingga 1985
  5. Peristiwa Santa Cruz tahun 1991
  6. Pembunuhan aktivis wanita bernama Marsiah tahun 1993
  7. Penganiayaan wartawan bernama Udin tahun 1996
  8. Peristiwa Semanggi dan kerusuhan Mei tahun 1998
  9. Tragedi Trisakti tahun 1998
  10. Kasus Dukun Santet di Banyuwangi tahun 1988
  11. Peristiwa Wamena berdarah pada April tahun 2003
  12. Peristiwa Abupura Papua tahun 2003
  13. Kasus Bulukumba tahun 2003
  14. Pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib tahun 2004

Baca juga : Pengertian Diskriminasi

Dan masih banyak lagi kasus pelanggaran HAM lainnya.

Cara Menghindari Pelanggaran HAM

Cara Menghindari Pelanggaran HAM
Cara Menghindari Pelanggaran HAM

HAM adalah hak yang dimiliki oleh setiap orang sehingga perlu adanya rasa saling menghargai satu sama lain. Berikut adalah cara untuk menghindari pelanggaran HAM antara lain:

  • Menghargai perbedaan pendapat orang lain dalam sebuah forum atau hubungan
  • Tidak memaksakan kehendak sendiri kepada orang lain
  • Membiarkan orang lain melakukan keinginannya asalkan hal itu tidak merugikan pihak lain
  • Memberikan kebebasan penuh bagi setiap orang
  • Menjalani proses hukum HAM apabila terjadi pelanggaran baik kecil ataupun besar
  • Memahami bahwa seseorang memiliki hak yang sama
  • Tidak berbuat semena-mena terhadap orang lain

Cara Melaporkan Pelanggaran HAM

Cara Melaporkan Pelanggaran HAM

Jika Anda menjadi korban pelanggaran HAM, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melaporak  pelanggaran HAM yang Anda terima kepada pihak berwajib. Jangan pernah hiraukan dan tidak perlu khawatir tentang berbagai ancaman yang mungkin Anda dapat karena setelah lapor, secara otomatis Anda mendapat perlindungan dari pihak berwenang. Jika penyelesaian kasus yang Anda laporkan tidak membuahkan hasil, maka tetap terus berjuang demi mendapatkan apa yang seharusnya Anda dapatkan. Penyalahgunaan kekuasaan seringkali mengakibatkan perbedaan penanganan pada kasus pelanggaran HAM. Bahkan jika pelanggaran HAM tersebut dilakukan penguasa, maka penanganannya bisa lambat saat ditindaklanjuti. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang memperjuangkan HAM, maka Anda sebaiknya tidak melakukan pelanggaran terhadap hak asasi orang lain tetapi menjalankan HAM sesuai dengan kaidah nya.

Demikian pengertian HAM hingga cara melaporkan pelanggaran HAM dan semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close