Umum

Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka Kembali, Ada Bedanya!

Tahukau, – Pendaftaran kartu prakerja dibuka kembali, namun pendaftaran kali ini ada yang berbeda dari pendaftaran sebelumnya.

Pembukaan Pendaftaran program Kartu Prakerja untuk gelombang keempat dibuka pada Sabtu (8/8/2020) pukul 12.00 WIB.

Dimana pendaftaran program Kartu Prakerja ini berdasarkan dari Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 yang merupakan aturan pelaksanaan Perpres Nomor 36 Tahun 2020. Pada pendaftaran Kartu Prakerja gelombang keempat ini, syarat yang mewajibkan calon peserta yaitu harus swafoto atau selfie mulai dihapuskan.

Head of Communication PMO Prakerja, Louisa Tuhatu, menjelaskan, hal itu saat dihubungi media, Sabtu (8/8/2020). “Dalam proses pendaftaran, tidak akan lagi menggunakan swafoto atau selfie, namun menggunakan Kartu Keluarga atau KK. Itu lah yang membedakan dari gelombang sebelumnya,” jelas Louisa.

Karena itu, ucap Louisa, Nomor Induk Kependudukan (NIK) setiap calon peserta harus bisa terhubung pada KK. Selain itu, terdapat juga perubahan di tahap verifikasi untuk mendaftar pada program Kartu Prakerja.

Baca juga: Rencana Pemerintah Beri Bantuan Bagi Pegawai Yang Gaji Dibawah 5 Juta!

Untuk perubahan tersebut, Louisa menjelaskan, yaitu calon peserta juga harus memberikan persetujuan mengenai keabsahan data sebelum bergabung dalam suatu gelombang. “Jadi harus ada pernyataan tentang keabsahan informasi yang diberikan,” ungkap Louisa.

Lalu bagaimana metode pendaftaran yang bisa dilakukan oleh calon peserta program Kartu Prakerja?

Pertama, harus melakukan pendaftaran online bisa dilakukan pada laman prakerja.go.id.

Pendaftaran dilakukan juga secara mandiri dan terdapat beberapa hal yang harus dilengkapi seperti nama lengkap, nomor induk kependudukan pada KTP, tanggal lahir, nomor KK, surat elektronik atau email, nomor telepon seluler, alamat domisili, pendidikan terakhir, status kerja, dan pelatihan yang diinginkan.

Lalu, metode pendaftaran secara offline atau luring. Dimana para calon peserta bisa mendatangi Kementerian Ketenagakerjaan atau pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan.

Untuk kuota peserta pada gelombang keempat kali ini, Louisa mengatakan terdapat penambahan yang signifikan dari gelombang sebelumnya. “Gelombang 4 ini kuota peserta bertambah menjadi 800.000 orang,” jelas Louisa. 

Pendaftaran menggunakan cara daring melalui situs resmi program Kartu Prakerja bisa dilakukan secara mandiri dan dengan bantuan melalui kementerian/lembaga atau pemerintah daerah.

Baca juga: Kriteria Pekerja Dapat Blt Rp 600 Ribu Tiap Bulan Dari Pemerintah

Pendaftaran dengan pelayanan berbatuan lewat kementerian/lembaga atau pemerintah daerah dilakukan jika peserta memiliki keterbatasan infrastruktur telekomunikasi. Dalam hal ini, pihak kementerian/lembaga atau pemerintah daerah memasukkan data dan informasi secara daring lewat laman resmi program Kartu Prakerja dan tidak meminta sama sekali pungutan atau biaya. 

Sedangkan, secara mandiri, berikut yaitu langkah-langkahnya: 

  • Jika belum memiliki akun, maka calon peserta harus membuat akun terlebih dahulu melalui laman https://prakerja.go.id/
  • Klik daftar sekarang
  • Lalu masukkan email dan password
  • Klik daftar Tunggu notifikasi via email, buka email, dan lakukan verifikasi yang telah dikirimkan via email
  • Jika sudah memiliki akun, lalu login ke akun dan akan ditampilkan Dashboard akun
  • Isi verifikasi KTP dan klik berikutnya
  • Lengkapi data diri, unggah foto KTP, dan swafoto dengan KTP
  • Lakukan verifikasi nomor handphone, klik kirim
  • Dan masukkan kode OTP yang telah dikirimkan via SMS ke nomor yang didaftarkan
  • Klik verifikasi
  • Isi pernyataan pendaftar sampai selesai dan klik oke
  • Melakukan tes motivasi dan kemampuan dasar
  • Setelah selesai, lalu dapat memilih gelombang yang diinginkan

Permohonan pendaftaran calon penerima Kartu Prakerja dengan cara luring melalui kementerian/lembaga atau pemerintah daerah bisa dilakukan secara individu dan secara kolektif.

Cara luring ini bisa dilakukan langsung melalui Kementerian Ketenagakerjaan atau pemerintah daerah khususnya Dinas Ketenagakerjaan. Metode ini bisa dipilih jika terdapat keterbatasan infrastruktur telekomunikasi dan pelaksanaan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ruddy Salahudin, pemohon harus bisa datang sendiri dan langsung mendatangi instansi tersebut. 

Setiap calon peserta juga wajib mengisi formulir yang memuat data seperi: 

  • Nama lengkap
  • Nomor Induk Kependudukan pada KTP elektronik Tanggal lahir
  • Nomor Kartu Keluarga Surat elektronik (e-mail)
  • Nomor handphone
  • Alamat domisili Pendidikan terakhir
  • Status kerja Pelatihan yang diinginkan 

Selain itu, calon peserta juga wajib melampirkan fotokopi KTP dan pernyataan yang memuat hal-hal seperti berikut: 

  • Nama
  • Alamat
  • Nomor Induk Kependudukan pada KTP elektronik
  • Tempat dan tanggal lahir
  • Nomor handphone
  • Pernyataan kebenaran data
  • Pernyataan tidak akan melakukan kecurangan
  • Pernyataan bersedia dituntut dan mengganti kerugian negara 
Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close