Teknologi

√ Penjelasan Mengenai Mesin Rotary Dryer [Lengkap]

Dengan perkembangan teknologi yang semakin hari semakin canggih, saat ini sudah banyak tersedia mesin pengering yang memiliki sistem kerja dengan berbagai prinsip perpindahan antara massa dan panas. Diantara banyaknya peralatan pengering dengan menggunakan metode ini salah satunya adalah mesin rotary dryer. Mesin rotary dryer biasanya digunakan sebagai mesin dengan produk farmasi atau pengering kayu. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini akan diulas secara lengkap mengenai hal-hal yang berkaitan dengan mesin rotary dryer mulai dari pengertian, cara kerja, fungsi, komponen hingga kelebihan dan kekurangan dari mesin rotary dryer. Simak ulasan di bawah ini!

Pengertian Mesin Rotary Dryer

√ Penjelasan Mengenai Mesin Rotary Dryer [Lengkap]
Pengertian Mesin Rotary Dryer

Mesin rotary dryer atau yang biasanya disebut dengan drum dryer merupakan mesin yang digunakan untuk mengeringkan suatu bahan olahan dengan sistem putar secara kontinyu yang dipanaskan dengan menggunakan tungku. Mesin rotary dryer dapat bekerja pada aliran udara melalui poros silinder pada suhu 1200-1800o F namun yang sering dipakai pada suhu sekitar 400-900o F. 

Mesin rotary dryer termasuk salah satu mesin yang sudah sangat dikenal luas dikalangan industri karena proses dalam mengeringkan suatu bahan olahan jarang menghadapi suatu kegagalan baik dari segi output kualitas maupun kuantitasnya. Teknologi di dalam mesin rotary dryer mulai dikembangkan berdampingan dengan teknologi bahan bakar substitusi seperti batubara, burner, gas sintesis, dan sebagainya sejak terjadinya kelangkaan dan mahalnya bahan bakar minyak dan gas.

Baca juga : Mesin Milling Vertikal

Mesin rotary dryer diklasifikasikan menjadi beberapa istilah yaitu sebagai direct, indirect-direct, indirect, dan special types. Istilah tersebut mengacu pada metode transfer panasnya. Peralatan dalam mesin rotary dryer dapat diaplikasikan untuk pemrosesan material solid secara batch maupun kontinyu dimana material solid harus memiliki sifat dapat mengalir bebas dan berwujud granular.

Dalam merencanakan mesin rotary dryer sebagai alat untuk mengeringkan bahan harus mengetahui terlebih dahulu terkait kadar air input, kadar air output, dan tersedianya jenis bahan bakar sehingga nantinya mudah dalam menentukan dimensi rotary dryer, sistem pemanas secara langsung maupun tidak langsung, arah gas panas, colume dan tekanan udara, kcepatan dan tenaga putar, serta dimensi siklon.

Cara Kerja Mesin Rotary Dryer

Cara Kerja Mesin Rotary Dryer
Cara Kerja Mesin Rotary Dryer

Cara kerja mesin rotary dryer sebagai mesin pengeringan dilakukan dengan menggunakan sistem pemutaran secara berulang kali sehingga yang mengalami proses pengeringan tidak hanya bagian atas namun keseluruhan bagian secara bergantian. Dapat dikatakan bahwa proses pengeringan dengan menggunakan mesin rotary dryer akan menghasilkan pengeringan secara merata dan lebih banyak mengalami proses penyusutan. Selain itu, proses pengeringan mesin rotary dryer  dilakukan secara berulang-ulang selama hampir satu jam  tanpa dihentukan proses pengeringannya.

Baca juga : Mesin Roll Forming

Mesin rotary dryer sering kali digunakan untuk mengeringkan berbagai macam bahan seperti bubuk, gumpalan partikel, granula, dan gumpalan padat dalam ukuran yang besar. Cara memasukkan dan mengeluarkan baha-bahan tersebut dilakukan secara otomatis dan berkelanjutan akibat dari adanya gerakan penggetar, berputar, putaran lubang umpan dan gaya gravitasi. Sumber panas yang dimiliki mesin rotary dryer berasal dari uap listrik, gas, batubara, dan minyak tanah. Debu atau ampas hasil dari proses pengeringan ini dikumpulkan dengan alat scrubber dan penangkap air elektrostatis.

Pada mesin rotary dryer ini terjadi dual hal yaitu adanya kontak bahan dengan dinding dan aliran uap panas yang masuk ke dalam drum. Pengeringan dapat terjadi karena adanya kontak bahan dengan dinding yang disebut dengan konduksi dimana panas dialirkan melalui media dalam bentuk logam. Sedangkan pengeringan yang terjadi akibat adanya kontak bahan dengan aliran uap disebut dengan konveksi dimana panas merupakan bentuk aliran. Proses pengeringan dengan menggunakan mesin ini mengakibatkan proses penyerapan panas sangat mudah dilakukan serta mudah terjadinya penyusutan bobot dibandingkan dengan penurunan bobot yang dilakukan dengan menggunakan mesin tray dryer.

Secara umum, kebanyakan alat pengering, panas dipindahkan dengan menggunakan lebih dari satu cara tetapi untuk alat pengering yang digunakan untuk insutri tertentu mempunyai satu metode perpindahan panas yang dominan. Perpindahan panas yang dominan yang terjadi pada mesin rotary dryer adalah perpindahan panas konveksi yang diperoleh dari kontak langsung antara gas panas dengan padatan yang basah. Biasanya proses pengeringan dalam mesin rotary dryer menggunakan suhu tidak lebih dari 70o C dengan lama pengeringan sekitar 80-90 menit dan membutuhkan putaran sekitar 17-19 rpm.

Baca juga : Mesin Obras

Proses pengeringan itu terjadi ketika bahan olahan sudah dimasukkan ke dalam tabung silinder yang kemudian diputar secara bersama-sama. Hal itulah yang mengakibatkan aliran panas dapat mengalir melalui uap dan gas terkontak langsung dengan aliran panas dari bahan olahan tersebut. Kontak yang terjadi antara padatan dengan gas pada mesin ini dilengkapi dengan flights yang diletakkan di sepanjang silinder rotaru dryer. Volume material yang dibawa oleh flights antara 10-15% dari total volume material yang terdapat di dalam rotary dryer. Mekanisme kerjanya seperti berikut ini: ketika silinder pengering berputar, padatan diambil ke atas oleh flights yang terangkat pada jarak tertentu kemudian dihamburkan melalui udara. Flights juga berfungsi untuk mentransfer padatan melalui silinder.

Fungsi Mesin Rotary Dryer

Fungsi Mesin Rotary Dryer
Fungsi Mesin Rotary Dryer

Mesin rotary dryer berfungsi untuk mengeringkan bahan yang berbentuk granula, bubuk, dan gumpalan partikel padat yang memiliki ukuran besar. Benda yang paling sering dikeringkan dengan menggunakan mesin rotary dryer adalah kayu.

Mesin rotary dryer telah menjadi benda favorit bagi banyak industri untuk menghasilkan produk dalam tonase yang tinggi. Pengeringan ini memang membutuhkan modal yang besar dan kurang efisien, namun mesin ini sangat fleksibel penggunaannya. Penggunaan tabung uap yang ditanamkan di dalam sel yang berputar membuat pengeringan pancuran lebih efisien secara termal. Pengeringan dengan menggunakan mesin rotary dryer berlaku untuk bahan partikel dan bahan pasta kental yang bercampur dengan bahan partikel.

Baca juga : Mesin Grinder Kopi

Komponen Mesin Rotary Dryer

Komponen Mesin Rotary Dryer
Komponen Mesin Rotary Dryer

Mesin rotary dryer terdiri dari beberapa komponen yaitu terdiri dari sebuah silinder yang berputar di atas sebuah bearing dnegan kemiringan yang cukup kecil menurut dengan titik sumbu horizontal, gudang piring, rotor, perangkat transmisi, cincin materai, perangkat pendukung dan suku cadang lainnya. Panjang dari silinder biasanya sangat bervariasi mulai dari 4 sampai dengan 10 kali diameternya (bervariasi dari 0,3-3 m).

Keuntungan Dan Kekurangan Mesin Rotary Dryer

Keuntungan Dan Kekurangan Mesin Rotary Dryer
Keuntungan Dan Kekurangan Mesin Rotary Dryer

Mesin rotary dryer memiliki beberapa keuntungan dan kekurangan yang haus diketahui terutama bagi industri-industri baru yang akan menggunakan mesin ini sebagai alat pengeringan produk yang dibuat. Adapun beberapa keuntungan dan kekurangan mesin rotary dryer sebagai berikut:

Baca juga : Mesin Blow Moulding

Keuntungan:

  • Sistem manufakturnya yang baik
  • Output yang dimiliki tinggi
  • Konsumsi energi yang rendah
  • Mudah dalam mengoperasikannya
  • Dapat mengeringkan baik lapisan yang ada di luar maupun di dalam dari suatu padatan
  • Proses dalam mencampurkan bahan sangat baik sehingga memastikan proses pengeringan terjadi secara merata
  • Efisiensi panas tinggi
  • Operasi berkesinambungan
  • Instalasi yang mudah
  • Sedikit menggunakan daya listrik

Kekurangan:

  • Dapat menyebabkan reduksi kurang karena erosi atau pemecahan
  • Karakteristik dari produk kering yang inkonsisten
  • Efisiensi energi yang rendah
  • Perawatan alat dapat dikatakn cukup susah
  • Tidak adanya pemisahan debu secara jelas

Demikian ulasan yang dapat disampaikan mengenai pengertian mesin rotary dryer terlengkap mulai dari pengertian, cara kerja, fungsi, komponen hingga kelebihan dan kekurangan dari mesin rotary dryer. Semoga apa yang dibahas di dalam aartikel ini bermanfaat bagi Anda yang membacanya.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close