Teknologi

√ Bagian dan Jenis-Jenis Mesin Pompa Air yang Banyak Digunakan

Sebuah pompa air akan menyedot dan membuang air melalui putaran impeler yang menimbulkan tarikan. Air yang ditarik akan terus menerus menarik air dari dalam sumur guna dialirkan menuju pipa out. Kemudian, impeler akan mendorong air menuju ke penampungan atau pembuangan. Sehingga bisa disimpulkan jika cara kerja pompa air adalah menghisap (menyedot) serta mendorong air dalam sekali kerja. Apa saja jenis-jenis mesin pompa air yang bisa Anda coba di rumah? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.

Baca juga : Mesin Potong Besi

Bagian-Bagian Pompa Air

Bagian-Bagian Pompa Air

Pemasangan sebuah pompa air berada di tengah antara penampung dan sumur supaya tarikan dan dorongan bisa diguanakan secaa optimal. Bagian pompa air yang paling penting adalah bagian mesin listrik dan bagian penghisap air. Umumnya, bagian-bagian pompa air yaitu:

Baca juga : Mesin Potong Kayu

  • Bodi pompa air berfungsi melindungi bagian dalam pompa air sehingga tidak terkena semtuhan secara langsung bahkan membuat pompa air terlihan lebih keren
  • Penutup kipas angis berfungsi menutup kipas serta menjaga tiupan kipas ke mesin sehingga mesin dinamo pada pompa air terjaga suhunya dengan baik
  • Kapasitor befungsi memutus arus listrik apabila bagian lilitan sudah ditekan start (memulai)
  • Lilitan utama yang berdiameter sedikit lebih besar namun jumlahnya lebih sedikit dari lilitan bantu kapasitor
  • Lilitan bantu berfungsi sebagai arus pengejut dan membantu putaran motor listrik pada pompa air sehingga titik kecepatan tetap stabil dan bisa diputus melalui kapasitor
  • Rotor berfungsi supaya gaya magnet bisa didaptkan dan memutar bagian impeler itu sendiri
  • Bering atau leher berfungsi untuk menyeimbangkan bagian rotor agar putaran dari rotor bisa maksimal dan selalu stabil
  • Output berfungsi mengeluarkan air yang sudah dihisap oleh impeler menuju ke bagian penampungan
  • Input berfungsi sebagai tempat masuk air menuju bagian impeler
  • Tabung berfungsi memberikan tekanan lebih pada bagain impeler hingga membuat air lebih bertenaga
  • Otomatis berfungsi memutus arus listrik apabila keran pada bagian penampung ditutup. Secara otomatis, aliran air akan berhenti. Otomatis juga berfungsi untuk memutus aliran listrik pada motor pompa air hingga motor pompa ai berhenti
  • Impeler berfungsi sebagai bagian yang bisa menarik dan mendorong aliran air. Impler biasanya memiliki gerigi pendorong
  • Penampung air berfungsi memberikan tekanan pada impeler dan memasukkan air pancingan pada impeler. Hal ini disebabkan karena pompa air tidak akan menghisap air sebelum terisi penuh dengan air
  • Poros adalah penghubung antara rotor dan impler sehingga putaran rotor mengalir ke impeler
  • Kaki pompa air berfungsi sebagai penahan pompa air

Baca juga : Mesin Bubut

Jenis-Jenis Mesin Pompa Air Berbagai Produk

Di bawah ini adalah beberapa produk pompa air terpercaya dan bisa Anda coba di rumah, antara lain:

1. Shimizu SPN-250BIT Pompa Air Submersible (250 W)

Shimizu SPN-250BIT Pompa Air Submersible (250 W)

Pompa celup air bersih ini dapat digunakan untuk menguras bak penampungan atau kolam ikan. Pompa ini juga bisa digunakan dalam sumur 1.5 inch non auto. Daya pompa air 250 W yang mampu menampung air sebanyak 130 liter/menit tersebut dijual dengan harga Rp 998.000.

Baca juga : Mesin Rotary Dryer

2. Euroflo ESP 2508 Pompa Air Submersible Deep Well (4 inch pump only)

Euroflo ESP 2508 Pompa Air Submersible Deep Well (4 inch pump only)

Dapat dipakai pada sumur bor ukuran pipa 4 inch dengan maksimal head 49 meter dan flowrate 110 L/min. Ukuran pipanya 1.5 inch dengan casing pumpnya terbuat dari stainless steel. Harga pompa air ini sebesar Rp 2.796.000.

3. Shimizu SP-327 BIT Pompa Air Submersible (750 W)

Shimizu SP-327 BIT Pompa Air Submersible (750 W)

Pompa air submersible mampu memompa air bersih dengan konten pasir kurang dari 150g/m3.  Selain memompa sungai, irigasi pertanian, pasokan air, dan pertambangan, pompa air tersebut juga dapat dipakai untuk drainase industri peternakan. Harga yang dijual di pasaran adalah Rp 2.700.000 dengan daya 750 W.

4. Padova Pompa Submersible Non Kabel (1/2 HP/3 Inch/3SR2.5m/11)

Padova Pompa Submersible Non Kabel (1/2 HP/3 Inch/3SR2.5m/11)

Suara yang halus dan mudah dalam pemasangan, pompa padova memiliki daya dorong 43 meter (maksimal) atau 32 meter (rata-rata). Debit air 2.4 m3/jam pada head 32 meter tersebut dipasarkan dengan harga Rp 1.550.000.

6. Maxon GNWQ 15-15 Submersible Pompa Air (1.5 KW)

Maxon GNWQ 15-15 Submersible Pompa Air (1.5 KW)

Secara teknis, operasional mesin ini adalah dibenamkan ke dalam air untuk mendorong cairan menuju ke permukaan. Daya listriknya sebesa 1.5 KW dengan daya dorong maksimal 15 m dan debit air maksimalnya 15 m3/h. Pompa air Maxon dipasarkan sebesar Rp 6.905.000.

7. York 3SYK2.5-21P Submersible Pompa Air Selam (1 HP/3 Inch)

York 3SYK2.5-21P Submersible Pompa Air Selam (1 HP/3 Inch)

Pompa air selam yang dilengkapi dengan control box ini dipakai untuk sumur kedalaman 70 meter. Daya dorong hingga 83 meter dan suara yang halus mendukung keunggulan pompa air ini. Karena mampu menghemat listrik, harga yang ditawarkan sebesar Rp 2.000.000.

8. Sanyo PWH 137C

Sanyo PWH 137C

Pompa air Sanyo memiliki daya hisap 9 meter, daya dorong 21 meter, dan berkapasitas 33 liter/menit. Power inputnya sebesar 250 watt dan power outputnya 125 watt. Diameter pipa 1 inch tersebut dijual dengan harga Rp 430.000.

9. Sanyo PH 137A

Sanyo PH 137A

Tipe sumur ini digunakan untuk sumur dangkal non otomatis dengan power keluar sebesar 125 watt. Daya hisapnya maksimal 9 meter, daya pancar 9 meter, dan berkapasitas

32 lt/min. otal head mesin Sanyo sebesar 9 meter dipasarkan dengan harga Rp 560.000.

10. Sanyo PWH 236

Sanyo PWH 236

Tipe pompa ini cocok digunakan untuk sumur dangkal non otomatis dengan power keluar sebesar 200 watt dan power masuk 400 watt. Daya hisapnya maksimal 9 meter, daya pancar 30 meter, serta pipa hisap dan pipa pancar sebesar 1 inch. Dengan dimensi 26,8 x 24,8 x 24,2 cm mampu menampung air sebanyak 48 lt/min pada total head 9 m. Harga yang ditawarkan adalah Rp 635.000.

11. Sanyo PH 236A

Sanyo PH 236A

Tipe pompa Sanyo cocok digunakan untuk sumur dangkal otomatis dengan power keluar 200 watt dan power masuk 400 watt. Daya hisap maksimal 9 meter, daya pancar 30 meter, serta pipa hisap dan pipa pancar sebesar 1 inch. Dengan dimensi 26,8 x 24,8 x 24,2 cm mampu menampung air sebanyak 48 lt/min pada total head 9 meter. Harga yang tertera di pasaran sebesar Rp 750.000.

12. Sanyo PH 175C

Sanyo PH 175C

Adalah pompa air sumur dangkal sistem otomatis seharga Rp 1.750.000. Daya listrik 175 watt (P2) mampu menampung air sebanyak 25 lt/min pada total head 9 meter. Daya hisap maksimal 9 meter dan daya pancar 11-17 meter membuat mesin ini memiliki pressure tank lebih kuat. Selain itu, mechanical seal, motor, dan impllernya juga lebih kuat dari yang lainnya.

13. Sanyo PH130

Sanyo PH130

Daya hisapnya adalah 9 meter dengan diameter pipa hisap sebesar ¾. Sedangkan daya dorongnya 16 meter dengan diameter pipa dorong sebesar ¾. Total head 25 meter dengan power P2 125 watt mampu menampung air sebanyak 30 lt/min. Harga yang dipasarkan sebesar Rp 1.275.000.

14. Sanyo PH 250B

Sanyo PH 250B

Mesin pompa air ini memiliki daya output listrik 250 watt dan daya input 660 watt. Daya hisap mesin Sanyo sebesar 30 meter, daya dorong 12 meter, dan total headnya 42 meter. Debit air Sanyo 30 lt/min dijual dengan harga Rp 3.325.000.

Baca juga : Mesin Crusher Plastik

Demikian ulasan lengkap mengenai jenis-jenis mesin pompa air. Semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close