Teknologi

√ Penjelasan Mengenai Mesin Obras [Lengkap]

Bagi pengusaha bidang konveksi, memiliki mesin obras adalah hal yang wajib dimana semua usaha konveksi sangat bergantung kepada mesin tersebut. Terlebih di zaman sekarang dimana teknologi semakin berkembang, mesin-mesin menjadi semakin cangguh dan fitur yang dimiliki pun cukup lengkap. Dulu fitur yang ada di dalam mesin obras hanya seadanya saja, namun sekarang ini mesin obras menjadi mesin yang canggih dengan menerapkan sistem digital sehingga konsumen dapat mengatur mesin obras yang dimiliki sesuai dengan keinginannya.

√ Penjelasan Mengenai Mesin Obras [Lengkap]
√ Penjelasan Mengenai Mesin Obras [Lengkap]

Saat ini minat masyarakat di bidang fashion semakin bertambah dari tahun ke tahun. Hal itu dikarenakan munculnya berbagai macam tren fashion seperti busana muslim dengan berbagai macam bentuk dan model serta hijab dengan gaya yang lebih modern. Dengan adanya fenomena tersebut, persaingan di bidang usaha konveksi pun cukup tinggi sehingga pengusaha konveksi mulai berinovasi untuk menciptakan sebuah produk yang nantinya akan menjadi tren fashion yang banyak diminati oleh masyarakat.

Hal yang paling penting dari itu semua adalah adanya peralatan yang mendukung usaha konveksi tersebut salah satunya adalah mesin obras dengan kualitas yang bagus agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus pula.  Nah untuk itu, berikut ini akan diulas secara lengkap mengenai hal-hal yang berkaitan dengan mesin obras dimulai dari pengertian, jenis, komponen, alat pelengkap hingga cara mengoperasikan mesin obras. Simak ulasan di bawah ini!

Baca juga : Mesin Grinder Kopi

Pengertian Mesin Obras

Pengertian Mesin Obras
Pengertian Mesin Obras

Overlock mesin atau yang biasanya dikenal dengan mesin obras disebut sebagai mesin pengrapi jahitan. Mesin obras merupakan mesin yang digunakan untuk membuat jahitan pada tepian busana agar kain tidak akan mudah terurai sehingga pakaian akan terlihat rapi, bagus, indah dan lebih tahan lama. Mesin obras dilengkapi dengan pisau pemotong kain sehingga akan menghasilkan jahitan yang lebih rapi di bagian tepinya.

Mesin obras dapat dikategorikan ke dalam jenis mesin yang memiliki kecepatan tinggi dan berfungsi untuk merapikan tepi busana dengan cara mengobras dalam satu kali operasi. Sebelum menggunakan mesin obras, pemasangan benang harus diperhatikan dengan teliti karena pengaturan tegangan pada benang akan mempengaruhi hasil dari mengobras. Setiap kali akan memulai mengobras, sebaiknya melakukan percobaan terlebih dahulu di atas kain perca yang tidak digunakan.

Baca juga : Mesin Blow Moulding

Jenis-jenis Mesin Obras

Jenis-jenis Mesin Obras

Jenis dari mesin obras ini biasanya digunakan sangat variatif sehingga harganya pun juga variatif. Adapun jenis-jenis dari mesin obras, sebagai berikut:

1. Mesin obras benang tiga

Mesin obras benang tiga merupakan jenis mesin obras yang paling banyak digunakan oleh penjahit untuk menyelesaikan tiras busana seperti halnya pada kemeja maupun blouse.

2. Mesin obras benang empat

Mesin obras benang empat merupakan jenis mesin obras yang biasanya digunakan untuk mengobras kaos. Mesin ini berfungsi untuk menjahit tepian kaos sekaligus untuk merapikan jahitan dengan cara memotong tepian kaos.

3. Mesin obras benang lima

Mesin obras benang lima merupakan jenis mesin obras yang biasanya digunakan untuk mengobras jenis pakaian seperti celana dan jeans. Mesin ini memiliki tujuan utama dalam penggunaannya yaitu untuk mencegah rontoknya benang-benang halus yang ada pada pinggiran kain.

4. Mesin obras benang enam

Mesin obras benang enam merupakan jenis mesin obras yang standar dimana mesin ini dimodifikasi untuk mengobras kain dengan cara memanipulasi stitching untuk bahan lain bukan Cuma kritting atau woven saja.

Baca juga : Mesin Penyedot Pasir

Komponen Mesin Obras

Komponen Mesin Obras
Komponen Mesin Obras

Mesin obras memiliki komponen-komponen penting yang menjadi penyusun mesin obras itu sendiri. Adapun komponen-komponen dari mesin obras, sebagai berikut:

1. Kerangka atau badan mesin

Kerangka atau badan mesin merupakan komponen penting yang berfungsi sebagai tempat melekatnya komponen mesin obras seperti benang, jarum, pisau obras, sepatu mesin, dan berbagai komponen mesin obras lainnya.

2. Jarum dan tiang jarum

Jarum biasanya dipasang di dalam tiang jarum dimana jarum mesin obras memiliki ukuran yang lebih pendek daripada jarus mesin jahit. Biasanya mesin obras memakai tiga jarum sekaligus. Cara memasang jarum pada tiang jarum yaitu melonggarkan sekrup pada tiang jarum, kemudian masukkan jarum hingga ke atas dengan bantuan penjepit. Perlu diingat bahwa bagian cembung jarum berada di bagian belakang. Setelah terpasang dengan benar, pasang kembali sekrup lalu kencangkan.

3. Sepatu obras

Sepatu obras diperlukan sebagai penjepit kain saat proses mengobras berlangsung. Dengan adanya sepatu, secara otomatis kain yang diobras akan berjalan sendiri ketika mesin obras digunakan atau dioperasikan.

4. Tension

Tension merupakan pengatur tegangan benang yang digunakan untuk mengecangkan dan melonggarkan tegangan pada benang obras. Cara mengaturnya yaitu untuk melonggarkan benang, putar tension ke arah kiri. Sedangkan untuk mengecangkan benang, putar tension ke arah kanan.

5. Looper

Looper merupakan lubang-lubang yang menjadi tempat benang dikaitkan. Di dalam mesin obras, umumnya memiliki dua jenis looper yaitu over looper atau pembentuk loop atas dan under loop atau pembentuk loop bawah.

6. Tiang benang

Tiang obras merupakan komponen mesin obras yang biasanya digunakan untuk meletakkan benang obras. Jumlah tiang benang pada tiap-tiap mesin obras biasanya berbeda-beda. Ada yang berjumlah tiga atau empat, namun juga ada yang berjumlah lebih. Untuk mesin obras benang tiga maka jumlah tiangnya pun ada tiga. Tiang pertama terletak pada bagian bawah depan mesin, tiang kedua terletak pada bagian atas, dan tiang ketiga terletak pada bagian kiri samping.

7. Pisau mesin obras

Pisau mesin obras umumnya terletak pada bagian bawah, di sebelah jarum mesin. Pisau obras berfungsi untuk memotong tepian kain obras secara otomatis sehingga tepian baju akan tampak lebih rapi.

8. Pedal mesin obras

Mesin obras juga memilik pedal yang digunakan untuk menggerakkan mesin obras. Untuk menjalankannya hanya cukup menginjakkan kaki pada pedal ini untuk membuat mesin bekerja. Perlu diperhatikan jika mesin obras bergerak dengan cepat. Oleh karena itu, ketika mengoperasikan perlu berhati-hati agar kecepatannya stabil dan hasilnya pun juga bagus dan rapi.

Baca juga : Mesin Penggiling Kedelai

Alat Pelengkap Mesin Obras

Alat Pelengkap Mesin Obras
Alat Pelengkap Mesin Obras

Untuk membuat mesin obras bekerja secara maksimal dan membantu kelancara saat proses mengobras, maka siapkan beberapa alat pendukung lainnya yang dibutuhkan. Adaput alat pelengkap yang dibutuhkan mesin obras, sebagai berikut:

Pinset obras

Pinset obras digunakan untuk memasukkan benang ke dalam jarum dimana memasukkan jarum merupakan baian yang tersulit.

Benang obras

Benang obras yang dibutuhkan bisa berjumlah 3, 4, 5, maupun 6 sesuai dengan keperluan mengobras kain

Tang kecil

Tang digunakan untuk melepaskan jarum pada mesin obras

Kain perca

Kain perca digunakan untuk mencoba setikan mesin obras

Cara Mengoperasikan Mesin Obras

Cara Mengoperasikan Mesin Obras

Sekalipun mesin obras dipakai untuk mengobras tepian baju pria, baju wanita, maupun baju anak-anak, cara mengoperasikan pun kurang lebih sama saja. Adapun cara mengoperasikan mesin obras sebagai berikut:

1. Memasang jarum obras

Cara memasang jarum pada mesin obras secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Pertama-tama naikkan jarum pada posisi tertinggi
  • Longgarkan terlebih dahulu sekrup pada tiang jarum, kemudian masukkan jarum obras sampai batas tertinggi dengan bantuan tang.
  • Posisikan bagian cembung jarum di bagian belakang lalu pasang kembali sekrup kemudian kencangkan.

2. Memasang benang mesin obras

Benang obras diperlukan untuk mengobras tepian kain. Benang obras umumnya memiliki ukuran yang lebih halus dibandingkan benang mesin jahit. Untuk memasang benang obras, pertama-tama longgarkan bagian tension agar benang lebih mudah dilepas. Pastikan bahwa benang telah aman terpasang dan mempunyai simpul-simpul yang cukup kecil sehingga dapat melewati looper.

3. Mengatur tegangan benang

Sama halnya dengan mesin jahit, tegangan pada mesin obras pun juga perlu diatur. Adapun cara untuk mengatur tegangan benang pada mesin obras sebagai berikut:

  • Untuk mengencangkan, putar tegangan ke arah kanan
  • Untuk melonggarkan, putar tegangan ke arah kiri
  • Namun jika hasil obrasan benang pada bagian depan terlalu pendek, maka ategangan benang pada bagian denpan harus dilonggarkan dengan memutarnya ke arah kiri

4. Mengganti pisau pada mesin obras

Pisau obras berfungsi sebagai untuk memotong kain dalam satu oparasi mesin sehingga hasil jahitan rapi di bagian tepi. Supaya dapat digunakan sebagaimana mestinya, mesin obras harus dilengkapi dengan dua buah pisau obras yang tajam yang berupa pisau obras dibagian bawah yang diam dan pisau obras dibagian atas yang bergerak. Ketika mesin obras dioperasikan, kedua pisau ini bekerja layaknya gunting yang sedang memotong kain.

5. Menjalankan mesin obras

Selesai memasang jarum, benang, dan juga pisau obras, maka langkah selanjutnya yaitu menjalankan mesin obras untuk mengobras kain. Adapun langkah-langkah menjalankan mesin obras, sebagai berikut:

  • Hubungkan kabel mesin obras dengan stop kontak
  • Angkat sepatu mesin kemudian letakkan pada bagian tepi kain yang akan diobras di bawahnya. Berikan kelonggaran untuk merapikan tepian kain.
  • Nyalakan mesin obras dengan menekan tombol on
  • Tunggu selama beberapa saat sampai mesin obras benar-benar siap digunakan dan dynamo mesin berjalan dengan stabil
  • Dengan perlahan, injak pedal mesin obras dengan hati-hati agar kecepatan mesin obras stabil
  • Perhatikan posisi tangan. Gunakan tangan kiri untuk memegang kain yang belum diobras sementara tangan kanan memegang kain yang telah diobras
  • Periksa hasil obrasan apakan sesuai dengan keinginan atau belum. Apabila hasil obrasan kurang bagus dan rapi, maka yang harus dilakukan adalah mengatur tegangan benang mesin obras

Demikianlah ulasan lengkap mesin obras dimulai dari pengertian, jenis, komponen, alat pelengkap hingga cara mengoperasikan mesin obras. Semoga apa yang diulas di dalam artikel ini bermanfaat bagi Anda khususnya bagi seseorang yang ingin membuka usaha konveksi.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close