Umum

Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa

Suharso Monoarfa merupakan sosok pengusaha dan politikus juga anggota Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mulai tanggal 19 Januari 2015 sampai masa sekarang. Kiprahnya di dalam dunia politik yang cukup gemilang membuat sosok ini didaulat menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas periode 2019 – 2024 dalam kabinet Indonesia Maju. Untuk tahu lebih banyak sosok Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, berikut penjelasannya:

Sosok yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Perumahan Rakyat periode 2009-2011 di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga : Menteri PPPA

Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa
Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa

Sosok yang berasal dari lulusan Akademi  Pertambangan dan Geologi yang sudah mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri  Perumahan Rakyat  RI pada tanggal 17 Oktober 2011, karena alasan pribadi.

Beberapa tahun kemudian pada tanggal 19 Januari 2015, ia dipilih oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sampai tahun 2019.

Suharso pada era pemerintahan Megawati Soekarnoputri-Hamzah Haz, pernah menjadi staf khusus Wakil Presiden periode 2002-2004.

Lulusan dari Institut Teknologi Bandung  tahun 1974 sampai 1978 yang juga pernah menjadi anggota DPR pada periode 2004-2009 dan terpilih kembali untuk periode 2009-2014 dari Partai Persatuan Pembangunan.

Tanggal 16 Maret 2019, Suharso Monoarfa terpilih menjadi Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan setelah diputuskan dalam Rapat Pengurus Harian yang dihadiri majelis-majelis partai seperti majelis syariah, majelis pertimbangan, majelis pakar dan mahkamah partai.

Suharso yang menggantikan Romahurmuziy mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. 

Baca juga : Menteri Koperasi dan UKM

Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa
Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa

Suharso Monoarfa yang lahir 31 Oktober 1954, pernah menikah dengan Carolina Kaluku, namun pernikahannya berujung perceraian pada tanggal 12 September 2011. Tidak lama kemudian, ia menikah lagi dengan Nurhayati Effendi.

Setelah lulus dari SMA, ia pergi ke Bandung untuk belajar di Akademi Geologi dan Pertambangan dan dilanjutkan ke Fakultas Planologi ITB, Bandung.  Berbekal ilmu yang dimilikinya, ia mulai bekerja di Bandung. Berbagai perusahaan pernah ia sambangi dan mendapatkan berbagai posisi jabatan penting. Ia sukses di dunia usaha selama 20 tahun.

Baca juga : Menteri Sosial

Selain menjadi politikus, ia yang kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat ini pernah memimpin banyak perusahaan di antaranya menjadi Direktur Penerbitan PT Iqro, Bandung (1979-1982), General Manager PT First Nobel, Gobel Group (1982-1986), Direktur Nusa Consultant (1986-1990), Direktur, Corporate Secretary, PT Bukaka Teknik Utama (1991-1997).

Ia juga pernah menjabat Chairman PT Batavindo Kridanusa (1996-2000); Direktur PT. Bukaka Sembawang Int. (1997-2000); Chairman PT. Argo Utama Global (1998-2002); dan Chairman Rheno Resources (2012).

Sukses dalam dunia usaha, Suharso mencoba masuk dalam ranah dunia politik. Pada pemilu tahun 2004, ia bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009. Pada tahun 2009, ia dipilih oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Perumahan Rakyat di Kabinet Indonesia Bersatu II.

Baca juga : Menteri Keuangan

Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa
Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa

Belum sampai empat tahun menjabat, tepatnya pada tahun 2011, Suharso mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri karena alasan pribadi dan melanjutkan bisnisnya lagi di bidang manufaktur dan kimia.

Meski tidak lagi dalam pusaran pemerintah, Suharso tetap aktif di partai yang dulu mengusungnya. Bahkan dia jauh lebih aktif saat terjadinya konflik PPP antara PPP kubu Suryadadharma Ali dan Romahurmuziy. Suharso yang awalnya menjadi orang kepercayaan Suryadharma Ali memilih untuk bergabung dengan PPP Ramahurmuzy dibanding PPP kubu Suryadharma Ali yang sekarang dipimpin oleh Djan Faried.

Pasca Pilpres tahun 2014, Suharso dan PPP kubu Romahurmuziy memilih bergabung dengan capres terpilih Joko Widodo ketimbang menjadi penyiembang di luar kepemerintahan seperti yang dilakukan PPP kubu Suryadharma Ali. Alhasil, Presiden Joko Widodo meminta Suharso untuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2014-2019 dalam kabinet Indonesia maju.

Keluarga         

  • Istri   : Nurhayati Effendi
  • Anak : Andhika Monoarfa,Raushanfikri Monoarfa

Suharso Monoarfa lahir dan tumbuh dari keluarga pengusaha. Keluarga besarnya memiliki marga “Monoarfa” yang merupakan salah satu marga Gorontalo yang memiliki garis keturunan keluarga kerajaan di Gorontalo. Selain Monoarfa, beberapa marga Gorontalo yang cukup populer di pentas nasional seperti marga Gobel, marga Habibie, dan marga Uno.

Suharso Monoarfa yang menikah dengan Carolina Kaluku, namun pada 12 September 2011, Carolina Kaluku menggugat cerai Suharso Monoarfa. Dan kemudian ia menikah lagi dengan Nurhayati Effendi, dan memiliki dua orang anak, Andhika Monoarfa dan Raushanfikri Monoarfa.

Riwayat Pendidikan

  • SDN Tretes II, Malang (1966)
  • SMPN 3 Malang (1969)
  • SMAN 1 Malang (1972)
  • Akademi Geologi & Pertambangan, Bandung (1973)
  • Fakultas Planologi ITB, Bandung (1978)

Jenjang Karier

Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa
Menteri PPN/Bappenas : Suharso Monoarfa
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Kabinet Indonesia Maju pada kepemimpinan presiden Joko Widodo periode 2019-2024.
  • Plt. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (2019-sekarang).
  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2015-2019).
  • Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo, dari Partai Persatuan Pembangunan (2004 – 2009).
  • Menteri Negara Perumahan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu II (2009 – 2011).
  • Peneliti/Project Leader Master Plan Pengembangan Bandung Raya, Penelitian dengan Lembaga Bantuan ITB (1976).
  • Peneliti/Project Leader Survey Tingkat Kemiskinan dan Disparitas Pendapatan beberapa Kota Besar di Pulau Jawa, BRM Bandung (1978 – 1980).
  • Direktur Penerbitan IQRA Bandung (1979 – 1981).
  • General Manager PT First Nabel Supply (Gobel Group) (1981 – 1982).
  • Peneliti/Project Leader Studi Kelayakan Pabrik Gula di Sulawesi Utara, Tando Consultant (1981).
  • Peneliti/Project Leader Pengembangan Listrik Masuk Desa melalui Kelayakan Pembangunan Mini Hydro Plant BAPPENAS, NTB ( 1982 ).
  • Direktur Pengembangan Sumber Daya Anggota KOPINDO (1983 – 1986)
  • Peneliti/Project Leader Pengembangan Ulat Sutra di Sulsel Nusa Consultant (1986).
  • Peneliti/Project Leader Peningkatan Usaha KUD melalui Pendekatan Single Commodity Departemen Koperasi (1987).
  • Direktur Nusa Consultant (1988 – 1991).
  • Pemimpin Usaha Harian Majalah Mobil Motor (1991 – 2000).
  • Asisten Direktur Utama PT Bukaka Teknik Utama (1992 – 1994)
  • Corporate Secretary PT Bukaka Teknik Utama (1994 – 1996).
  • Direktur PT Bukaka Sembawang Systems (1995 – 1998).
  • Komisaris PT Batavindo Kridanusa (1996 – 2000).
  • Peneliti/Project Leader Produk Unggulan dan Kebijakan Industri Nasional, KADIN (1996).
  • Direktur PT Bukaka Telekomindo International (1997 – 2000).
  • Komisaris Utama PT Agro Utama Global (1999 – 2002).
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas ( 2019 – 2024 ).

Baca juga : Menteri Kesehatan

Demikianlah penjelasan mengenai profil sosok Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Semoga menjadi manfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close