Umum

Menteri Luar Negeri : Retno Marsudi

Pertama kalinya Indonesia memiliki menteri luar negeri yang dipegang oleh seorang wanita. Tugas berat menjadi Menlu di kancah internasional menjadi tanggung jawab diplomat asal Semarang ini. Sosok Retno Marsudi yang berkarier di departemen luar negeri dianggap mampu untuk memainkan peran Indonesia di perhelatan dunia. Ia menjadi salah satu menteri Kabinet Kerja Joko Widodo yang ditunjuk dari kalangan birokrat.

Retno Lestari Priansari Marsudi dikenal dengan panggilan Retno. Lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 27 November 1962. Retno menikah dengan seorang arsitek Agus Marsudi, dan dikaruniai dua orang anak yaitu Dyota Marsudi dan Bagas Marsudi. Pendidikan dasar sampai menengah di kenyamnya di Semarang. Pendidikan kuliah ia mengambil Hubungan Internasional di Fisip UGM, Yogyakarta. Setahun selesai kuliah, Retno lolos seleksi beasiswa dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Menteri Luar Negeri : Retno Marsudi

Retno Marsudi memulai sepak terjangnya sebagai staf di Biro Analisa dan Evaluasi untuk ASEAN pada tahun 1986. Melalui Retno, Indonesia berhasil meraih prestasi global, seperti bergabung sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk periode 2019-2020.

Ia memperoleh beasiswa setahun dan lulus kuliah akhirnya direkrut oleh Kemenlu. Pada usia 30 tahun, kariernya dimulai dengan menjadi seorang diplomat. Dirinya mendapat tugas berat berangkat ke Australia untuk membicarakan isu yang memojokkan Indonesia karena pembantaian warga Timor Leste di Santa Cruz, Dili.

Baca juga : Menteri Dalam Negeri

Pada tahun 1997, kariernya terus melonjak saat dikirim ke Belanda sebagai sekretaris bidang ekonomi di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda. Ia juga menjadi direktur Eropa dan Amerika, dan pada usia 43 tahun, ia menjadi dubes Indonesia untuk Norwegia dan Islandia.

Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Retno mengemban tanggung jawab dalam menjaga citra Indonesia di mata dunia serta menjalin hubungan diplomatik dengan berbagai negara di Eropa dan Amerika.

Retno diangkat menjadi Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan islandia pada tahun 2005. Kemudian Retno menjabat sebagai Direktur Jenderal Eropa dan Amerika yang mengawasi hubungan Indonesia dengan 82 negara di Eropa dan Amerika. Jabatan terakhirnya sebelum menjadi menteri yaitu sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda pada tahun 2012. Belanda menjadi tempat yang tidak asing bagi Retno karena sebelumnya ia juga mendapatkan gelar magister di Haagse Hoge School di Belanda.

Beliau juga pernah mempelajari studi hak asasi manusia di Universitas Oslo. Perhatiannya terhadap hak asasi manusia yang ditunjukkan dengan bergabungnya Retno dalam Tim Pencari fakta pembunuhan Munir said Thalib pada tahun 2004.

Retno juga berkesempatan memimpin berbagai negosiasi multilateral dan konsultasi bilateral dengan negara Uni Eropa, ASEM, dan FEALAC. Prestasi lain yang pernah diterima Retno yaitu penghargaan Order of Merit dari Raja Norwegia pada Desember 2011.

Baca juga : Menteri Pertahanan

Setelah kembali ke Indonesia dan bertugas dalam jajaran kementerian luar negeri, ia kembali dipercaya untuk menjadi duta besar Indonesia untuk Belanda pada tahun 2012. Dua tahun bertugas di Belanda, kemudian diminta kembali lagi ke Jakarta. Karier diplomatnya selama 22 tahun diapresiasi oleh presiden terpilih Joko Widodo dengan menjabat menjadi menteri luar negeri RI periode 2014-2019. Dia adalah menteri perempuan pertama yang menjadi menteri luar negeri selama Indonesia berdiri.

Pada tanggal 27 Oktober 2014, Retno dilantik menjadi Menteri Luar Negeri Kabinet Kerja periode 2014-2019. Kemudian pada tanggal 23 Oktober 2019, Retno kembali diminta untuk membantu presiden Joko Widodo dalam susunan Kabinet Indonesia Maju untuk melanjutkan perannya sebagai Menteri Luar Negeri.

Biodata

Menteri Luar Negeri : Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri : Retno Marsudi
  • Nama Lengkap : Retno Lestari Priansari Marsudi
  • Alias : Retno L.P Marsudi | Retno Marsudi
  • Profesi : Politisi
  • Agama : Islam
  • Tempat Lahir : Semarang
  • Tanggal Lahir : Selasa, 27 November 1962
  • Zodiac : Sagittarius
  • Warga Negara : Indonesia
  • Suami : Agus Marsudi
  • Anak : Dyota Marsudi dan Bagas Marsudi

Retno menikah dengan Agus Marsudi, seorang arsitek, dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Dyota Marsudi dan Bagas Marsudi.

Baca juga : Menteri Sekretaris Negara

Jenjang Pendidikan

  • SD, Semarang, lulus
  • SMP, Semarang, lulus
  • SMA Negeri 3 Semarang, lulus
  • S1, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta,1985.
  • S2, Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, Belanda

Jenjang Karier

  • Hak Asasi Manusia Riwayat Pekerjaan Menteri Luar Negeri (2014-sekarang)
  • Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda (2012 – 2014)
  • Direktur Jenderal Amerika dan Eropa (2008-2012)
  • Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia (2005 – 2008 )
  • Direktur Eropa Barat (2003-2005) Direktur Kerjasama Intra dan Antar Regional Amerika dan Eropa (2001-2003)
  • Sekretaris Satu Bidang Ekonomi di KBRI Belanda (1997-2001)
  • Bertugas di Kedutaan Besar Indonesia di Canberra (1990-1994)
  • Staf di Biro Analisa dan Evaluasi untuk kerja sama ASEAN (1986 )
  • Third Secretary Penerangan pada KBRI Canberra (1990 – 1994)
  • Counselor Ekonomi KBRI Den Haag (1997 – 2001)
  • Deputi Direktur Kerja Sama Ekonomi Multilateral (2001)
  • Direktur Kerja Sama Intra-Kawasan Amerika dan Eropa (2002 – 2003)
  • Direktur Eropa Barat ( 2003 – 2005)
  • Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Eslandia, 2005-2008
  • Direktur Jenderal Amerika dan Eropa pada Kementerian Luar Negeri RI, 2008 – 2012
  • Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda (2012 – 2014)
  • Menteri Luar Negeri RI 2014-2019
  • Menteri Luar Negeri RI 2019-2024

Penghargaan

Menteri Luar Negeri : Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri : Retno Marsudi
  • Order of Merit (Grand Officer), bintang jasa tertinggi kedua di Norwegia, diberikan oleh Raja Norwegia, Desember 2011. Retno orang Indonesia pertama yang menerima penghargaan tinggi tersebut.
  • Memimpin berbagai negosiasi multilateral dan konsultasi bilateral dengan Uni Eropa, ASEM (Asia-Europe Meeting) dan FEALAC (Forum for East Asia-Latin America Cooperation).

Indonesia kembali terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2020-2022. Kedua prestasi yang jelas tidak bisa dilepaskan dari kerja keras Retno Marsudi sebagai Menteri Luar Negeri untuk berhubungan dekat dengan negara sahabat. Dan beberapa hasil kerja beliau yang banyak memberikan kontribusi dalam memberikan perlindungan kepada para TKI yang bekerja di luar negeri.

Baca juga : Daftar Wakil Menteri

Dengan demikian jelas mengenai biografi Menteri Luar Negeri Retno Lestari Marsudi yang bisa diketahui bagi pembaca sekalian.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close