Umum

Menteri Keuangan : Sri Mulyani

Ia merupakan salah satu sosok wanita dengan segudang prestasi di Indonesia dan diakui di dunia Internasional. Sri Mulyani merupakan Tokoh Wanita Indonesia dan juga Pakar Ekonomi Indonesia yang memiliki kecerdasan luar biasa.

Karena pengetahuannya di bidang ekonomi, membuat ia selalu dipercaya sebagai Menteri Keuangan Indonesia di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Di masa pemerintahan Presiden joko Widodo, Sri Mulyani menjabat Menteri Keuangan sampai periode tahun 2024. Berikut profil dan biografi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati:

Baca juga : Menteri Kesehatan

Biodata Sri Mulyani

Menteri Keuangan : Sri Mulyani
Biodata Sri Mulyani
  • Nama : Sri Mulyani Indrawati S.E., M.Sc., Ph.D
  • Tempat / Tanggal Lahir : Lampung, 26 Agustus 1962
  • Agama : Islam
  • Orang Tua : Prof Dr Satmoko (Ayah), Prof Dr Retno Sriningsih Satmoko (Ibu)
  • Suami : Tonny Sumartono
  • Anak : Dewinta Illinia, Adwin Haryo Indrawan, Luqman Indra Pambudi

Profil dan Biografi Singkat

Profil dan Biografi Singkat
Profil dan Biografi Singkat

Ia dilahirkan dengan nama Sri Mulyani Indrawati pada tanggal 26 Agustus 1962 di Lampung. Ayahnya yang bernama Prof Dr Satmoko merupakan guru besar di Universitas Negeri Semarang, dan ibunya bernama Prof Dr Retno Sriningsih Satmoko yang juga merupakan guru besar di Universitas Negeri Semarang.

Sri Mulyani terlahir dari keluarga berpendidikan, ia merupakan anak ketujuh dari 10 orang bersaudara. Orang tua Sri Mulyani selalu menekankan bahwa pendidikan merupakan hal penting dan utama bagi anak-anaknya.

Sebelum menjabat Menteri Keuangan, ia pernah menjabat Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu. Wanita yang akrab dengan panggilan Mbak Ani tersebut merupakan ekonom yang sering tampil di panggung seminar atau dikutip di berbagai media massa. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) yang juga sempat aktif menjadi penasehat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lain dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Seperti halnya di Indonesia, di Amerika ia juga sering mengikuti seminar, namun lebih banyak mengenai masalah internasional daripada di Indonesia.

Baca juga : Mendikbud

Pendidikan Sri Mulyani

Sri Mulyani memulai sekolah dasarnya, yang diketahui bahwa beliau pernah bersekolah di SMP Negeri 2 Bandar Lampung sejak tahun 1975 sampai 1978, dan pindah ke Semarang mengikuti orang tuanya lalu melanjutkan pendidikannya di SMA negeri 3 Semarang dari tahun 1978 sampai 1981 dengan predikat sebagai juara sekolah.

Mulai SMA, Sri Mulyani Indrawati dikenal sebagai siswi yang cerdas. Segala macam kegiatan organisasi, estrakurikuler dan olahraga selalu ia ikuti di sekolahnya dan ia pernah menjadi ketua OSIS di SMA. Ia merupakan sosok yang dikenal sangat sederhana.

Baca juga : Menteri Ketenagakerjaan

Kuliah Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Selesai lulus dari SMA, Sri Mulyani kemudian memilih melanjutkan pendidikannya di jurusan Ekonomi Program Studi Pembangunan (ESP) Universitas Indonesia padahal orang tuanya berharap Sri Mulyani bisa memilih kedokteran atau teknik.

Di kampusnya, Sri Mulyani sangat menyukai ilmu ekonomi, ia kemudian lulus S1 di tahun 1986 dengan predikat Lulusan Terbaik.

Setelah Sarjana, Sri Mulyani lalu bekerja sebagai peneliti di Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) dan juga sebagai asisten peneliti di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dimana sebelum sarjana ia mendaftar dan diterima bekerja.

Baca juga : Menteri Perindustrian

Kuliah Master dan Doktor di University of Illinois Urbana-Champaign, USA

Kemudian dengan menambah pengalaman Sri Mulyani di bidang ekonomi. Beberapa tahun berikutnya, Fakultas Ekonomi UI kemudian menawarkan Sri Mulyani beasiswa S2 ke luar negeri. Ia kemudian mendaftar di University of Birmingham di Inggris dan diterima namun kesempatan itu ditolak oleh Sri Mulyani.

Ia kemudian menerima tawaran sekolah dari University of Illinois Urbana-Champaign di Amerika Serikat sekaligus menawarkan juga program S3 atau Ph.D untuk Sri Mulyani serta ia mampu memboyong keluarganya untuk tinggal di Amerika.

Sri Mulyani menyelesaikan program masternya pada tahun 1990 dengan mengambil konsentrasi di bidang Public Finance dan Urban Economy. Sementara Suaminya Tonny Sumartono mengambil program Master di bidang Manajemen Keuangan (Finance).

Hidup di Amerika membuat Sri Mulyani dan suaminya serba pas-pasan karena hanya Sri Mulyani yang dibiayai oleh beasiswa sementara suaminya terpaksa menjual mobilnya untuk membiayai kuliahnya.

Setelah menyelesaikan program master, Sri Mulyani melanjutkan pendidikannya dengan mengambil program Ph.D atau Doktor di University of Illinois Urbana-Champaign. Selama mengambil program doktor, Sri Mulyani bekerja sebagai asisten dosen statistik di kampusnya.

Ia juga melahirkan anaknya yang pertama Dewinta Illinia di Amerika Serikat. Program doktor Sri Mulyani diselesaikan pada tahun 1992 dengan disertai tentang Pajak Penghasilan (Income Tax), ia menyelesaikan master dan gelar doktornya hanya dalam waktu empat tahun saja.

Baca juga : Menkumham

Menjadi Wakil Direktur LPEM UI

Menjadi Wakil Direktur LPEM UI
Menjadi Wakil Direktur LPEM UI

Setelah menyelesaikan program doktor , ia kemudian kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai wakil direktur pendidikan dan latihan di Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) di Universitas Indonesia sampai tahun 1995 dan kemudian menjadi Wakil Kepala Bidang Penelitian LPEM sampai tahun 1998.

Beliau juga sempat menjabat sebagai Kepala Program Magister Perencanaan Kebijakan Publik-UI hingga tahun 1999. Di awal tahun 2000an, Sri Mulyani tinggal di Atlanta, Amerika Serikat dan menjadi konsultan US-AID.

Ia juga menjadi dosen pembimbing serta pendamping mahasiswa yang tinggal dan belajar di Amerika Serikat. Kemudian di tahun 2002, Sri Mulyani pindah ke Washington DC dan bekerja sebagai Direktur Eksekutif di IMF.

Menteri Keuangan era SBY

Beberapa tahun bekerja di IMF, di tahun 2004, Sri Mulyani kemudian kembali ke Indonesia setelah ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia dalam kabinet Indonesia Bersatu sampai tahun 2005.

Lalu ia pindah menjadi Menteri keuangan. Sri Mulyani bahkan sempat merangkap sebagai Menteri Kordinator Bidang Perekonomian di era pemerintahan SBY.

Di masa itu, Sri Mulyani sempat dikait-kaitkan atau ikut terlibat dengan skandal kasus Bank Century yang sempat menjadi berita di Indonesia pada tahun 2008. Kemudian di tahun 2009 Sri Mulyani menulis surat pengunduran diri kepada presiden SBY.

Tahun berikutnya yaitu 2010, Sri Mulyani kemudian ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia menggantikan Juan Jose Daboub. Ia bekerja di Bank Dunia sampai tahun 2016 dan pindah ke Amerika.

Menteri Keuangan era Joko Widodo

Pada tahun 2016, Sri Mulyani kembali pulang ke Indonesia setelah setelah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Keuangan pada bulan juli 2016. Kemudian pada masa pemerintahan Joko Widodo jilid II, Sri Mulyani kembali dipercaya sebagai Menteri keuangan dari tahun 2019 sampai 2024 dalam kabinet Indonesia Maju.

Penghargaan Sri Mulyani

Penghargaan Sri Mulyani
Penghargaan Sri Mulyani

Nama Sri Mulyani tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi ia juga terkenal di dunia Internasional. Ia bahkan terpilih sebagai Menteri Keuangan Terbaik se Asia di tahun 2006 dan kemudian majalah Forbes memilihnya sebagai wanita paling berpengaruh di dunia urutan ke 23 tahun 2008 dan sebagai wanita paling berpengaruh di Indonesia ke 2 oleh majalah Globe Asia tahun 2007.

Dengan begitu dapat diketahui siapa sosok Sri Mulyani yang memiliki kancah dunia keuangan baik tingkat nasional sampai dunia. Demikianlah penjelasan mengenai Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati, semoga menjadi pengetahuan bagi pembaca sekalian.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close