Umum

Menteri BUMN : Erick Thohir

Sebelumnya banyak orang yang belum mengenal sosok pengusaha satu ini, Namanya melambung di kalangan pecinta sepakbola dunia saat ia resmi membeli klub Inter Milan yang berkantor di Italia walau hanya beberapa tahun kemudian ia menjual kembali Inter Milan kepada perusahaan asal China dengan keuntungan yang besar.

Menteri BUMN : Erick Thohir
Menteri BUMN : Erick Thohir

Sosok Erick Thohir diketahui menjadi salah satu seorang pengusaha sukses di luar negeri dan di Indonesia. Ia merupakan pendiri dari perusahaan Mahaka Grup yang banyak bergerak di bidang media dan dunia entertainment. Ia diketahui menjabat sebagai Menteri BUMN di era pemerintahan Joko Widodo periode 2019 – 2024 dalam kabinet Indonesia Maju. Berikut penjelasan profil singkat Menteri BUMN Erick Thohir yang bisa kamu ketahui:

Baca juga : Menpora

  • Nama : Erick Thohir
  • Lahir : Jakarta, 30 Mei 1970
  • Agama : Islam
  • Orang Tua : Teddy Thohir (ayah), Edna Thohir (ibu)
  • Saudara : Garibaldi Thohir, Rika Thohir.
  • Istri : Elizabeth Tjandra
  • Anak : Mahatma Arfala Thohir, Mahendra Agakhan Thohir, Makayla Amadia Thohir, Magisha Afryea Thohir

Daftar List

Biografi

Menteri BUMN : Erick Thohir
Menteri BUMN : Erick Thohir

Erick Thohir yang dilahirkan pada tanggal 30 Mei 1970 di Jakarta. Ia terlahir dari keluarga pengusaha. Ayahnya yang bernama Teddy Thohir. Ia mempunyai saudara bernama Garibaldi Thohir dan Rika Thohir.

Sosok sang Ayah yang bernama Teddy Thohir bersama William Soeryadjaya merupakan pemilik dari Grup Astra International. Ibu Erick Thohir bernama Edna Thohir.

Erick Thohir menempuh dunia pendidikan sarjananya di Glendale University. Kemudian ia melanjutkan program Masternya dalam bidang Administrasi Bisnis (Master of Business Administration) di Universitas Nasional California.

Ia memperoleh gelar master pada tahun 1993. Walau ia berasal dari keluarga pengusaha, namun Erick Thohir tidak diperkenankan oleh sang ayah untuk mengurus usaha bisnis keluarganya.

Baca juga : Menristek dan BRIN

Ketika, kembalinya ke Indonesia, Erick Thohir bersama Muhammad Lutfi, Wisnu Wardhana dan R. Harry Zulnardy, kemudian mendirikan Mahaka Group. Erick Thohir tertarik dengan bisnis media maka Perusahaannya lalu mengakuisisi harian Republika pada tahun 2001. Saat itu harian tersebut tengah ditimpa krisis keuangan dan berada di ambang kebangkrutan.

Karena belum banyak memiliki pengalaman dalam bisnis media, maka ia berusaha belajar dari sang ayah serta kemudian mendapat bimbingan dari Jakob Oetama pendiri harian Kompas dan Dahlan Iskan yang merupakan bos dari Jawa Pos.

Menteri BUMN : Erick Thohir
Menteri BUMN : Erick Thohir

Erick Thohir lalu menjadi Presiden Direktur PT Mahaka Media sampai 30 Juni 2008. Setelah ia menjabat sebagai komisioner sejak Juni 2010 sampai saat ini.

Lalu PT Mahaka Group miliknya membeli Harian Indonesia dan diterbitkan ulang dengan nama Sin Chew-Harian Indonesia dengan konten editorial dan pengelolaan dari Sin Chew Media Corporation Berhad yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca juga : Menteri PPN/Bappenas

Media yang kemudian dikelola secara independen oleh PT Emas Dua Ribu, mitra perusahaan Mahaka Media. Erick juga menjabat sebagai Ketua Komite Konten dan Industri Aplikasi untuk Kamar Dagang Industri (KADIN).

Di tahun 2009, Grup Mahaka milik Erick Thohir telah berkembang dalam dunia media dan menguasai majalah a+, Parents Indonesia, dan Golf Digest.

Dalam bidang bisnis media surat kabar, Grup Mahaka memiliki Sin Chew Indonesia dan Republika, sementara untuk Stasiun TV, yang memiliki JakTV, stasiun radio GEN 98.7 FM, Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio.

Selain di bidang media ia juga memiliki usaha di bidang periklanan, jual-beli tiket, serta desain situs web. Ia juga pendiri dari organisasi amal “Darma Bakti Mahaka Foundation” dan serta menjadi Presiden Direktur VIVA grup dan Beyond Media.

Dalam bidang olahraga, begitu ia sangat mencintai olahraga bola basket, maka ia mendirikan klub Bola Basket Mahaka Satria Muda Jakarta dan Mahaputri Jakarta.

Baca juga : Menteri PPPA

Menteri BUMN : Erick Thohir
Menteri BUMN : Erick Thohir

Ia bercita-cita akan menjadikan olahraga tidak hanya sebagai hobi, namun pula sebagai lahan bisnis yang menguntungkan bagi atlet dan pemilik klub.

Erick Thohir yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PERBASI pada periode 2006 sampai 2010 dan menjabat sebagai Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) selama 2 kali berturut – turut.

Yaitu periode 2006 sampai 2010 dan 2010 sampai 2014. Tahun 2012 Erick dipercaya sebagai Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012.

Tahun 2012, Erick Thohir bersama Levien menjadi pemilik saham mayoritas klub D.C. United, D.C yang merupakan sebuah klub sepak bola profesional asal Amerika Serikat yang berbasis di Washington, DC.

Klub yang berkompetisi di Major League Soccer. Transaksi pengambilalihan saham membuat Erick Thohir dikenal sebagai orang Asia pertama yang memiliki Tim Basket NBA setelah sebelumnya ia membeli saham dari Philadelphia 76ers. Namun pada bulan agustus 2018, Erick Thohir melepas semua saham kepemilikannya di DC United.

Kemudian, pada tahun 2013, Erick Thohir membuat gebrakan yang cukup gemilang dengan membeli kepemilikan 70 Persen saham Klub Sepakbola asal Italia yaitu Inter Milan, dari pemilik sebelumnya, Massimo Moratti senilai senilai 350 juta euro atau setara Rp 5,3 triliun.

Lewat pembelian tersebut, Erick menjadi pemilik klub sepakbola besar Eropa terbaru yang berasal dari negara berkembang. Kepemilikan Erick atas Inter Milan menambah nama dalam daftar pengusaha negara berkembang yang berhasil mengakuisisi klub sepakbola yang populer di mata dunia.

Baca juga : Menteri Koperasi dan UKM

Menteri BUMN : Erick Thohir

Pada tanggal 15 November 2013, ia resmi menjabat sebagai presiden klub Inter Milan yang baru. menggantikan Massimo Moratti yang telah menjabat selama 18 tahun di Inter Milan.

Namun setelah itu, Suning Group sebuah perusahaan dari China kemudian membeli kepemilikan saham mayoritas Inter Milan dari Erick Thohir.

Meskipun Erich Thohir masih memiliki saham 30 persen di Inter Milan dan masih tetap menjabat sebagai Presiden klub Inter Milan. Namun pada awal tahun 2019, Ia menjual keseluruhan saham yang ia miliki di Inter Milan kepada Suning group.

Saudaranya yang bernama Garibaldi Thohir juga merupakan salah seorang pengusaha batu bara yang masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Disela kesibukan Erick Thohir sebagai seorang pengusaha, Ia juga sempat menjabat sebagai ketua INASGOC sebuah badan yang mengelola Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia.

Setelah sukses sebagai ketua INASGOC dalam menjalankan Asian Games 2018, Erick Thohir lalu ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2018.

Pada bulan oktober 2019, Erich Thohir didaulat sebagai Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) oleh Presiden Joko Widodo di kabinet Indonesia Maju tahun 2019-2024.

Penunjukan yang mengharuskan Erick Thohir melepas sejumlah jabatannya dalam perusahaan yang ia miliki agar menghindari konflik kepentingan di masa mendatang. Dengan ia dipilih sebagai menteri saat ini, maka diharapkan kinerjanya bisa melebihi dari bisnis yang selama ini ia pegang dengan gemilang. Dan mampu memberikan terobosan serta ide terbaik dalam perkembangan negara Indonesia.

Demikianlah informasi singkat mengenai profil sosok Menteri BUMN Erick Thohir. Semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close