Pendidikan

Majas Personifikasi : Pengertian, Fungsi, Ciri, & Contoh

Pernahkah kalian mendengar kata “majas”? perlu diketahui bahwa di dalam setiap kehidupan membutuhkan yang namanya komunikasi. Untuk berkomunikasi yang baik, tentunya kita harus menggunakan bahasa yang baik pula. Kadang secara tidak sadar kita mengucapkan sesuatu hal yang tidak luput dengan gaya bahasa, salah satunya yaitu penggunaan majas. Saat Anda berada di bangku sekolah pun, istilah majas pastinya selalu kalian dengar karena majas termasuk ke dalam materi tentang puisi, cerpen, serta novel yang diajarkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

Ada beberapa pengertian dari majas menurut para ahli. Menurut Aminuddin, majas merupakan bagian yang termasuk gaya bahasa yang dipakai pengarang untuk mengungkapkan gagasannya sesuai dengan tujuan yang hendak dipakai. Kemudian, menurut Goris Keraf menyatakan bahwa ada tiga dasar yang menjadikan majas itu baik yaitu kejujuran, kesopanan, dan menarik. Dan yang terakhir menurut Tarigan, majas adalah suatu cara yang dilakukan untuk mengungkapkan pemikiran kita melalui bahasa guna untuk memperlihatkan jiwa dan ciri khas pengarang tersebut. Berdasarkan pengertian-pengertian Majas adalah bahasa kias yang dipergunakan untuk menciptakan kesan tertentu bagi penyimak atau pembacaanya. Penggunaan majas bertujuan untuk menimbulkan kesan-kesan tertentu bagi pembaca sehingga pembaca akan ikut merasakan efek yang dihasilkan dari majas yang dipakai.

Ada banyak jenis-jenis majas yang biasa kita dengar dan kita ketahui, salah satunya adalah majas personifikasi yang juga termasuk ke dalam jenis majas perbandingan. Nah, berikut ini akan dipaparkan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan majas personifikasi. Simak baik-baik ya!

Baca juga : Majas Metafora

Pengertian Majas Personifikasi

Majas Personifikasi : Pengertian, Fungsi, Ciri, & Contoh
Pengertian Majas Personifikasi

Istilah “personifikasi” berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu Prosopopoeia yang memiliki arti yakni memanusiakan. Secara umum, majas personifikasi termasuk ke dalam bagian gaya bahasa yang memberikan sifat-sifat manusiawi kepada benda mati atau benda yang bukan manusia sehingga benda tersebut seolah-olah dianggap memiliki sifat seperti benda hidup. Berdasarkan pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa majas personifikasi merupakan majas yang membandingkan benda tidak bernyawa seolah-olah memiliki sifat seperti manusia.

Majas personifikasi termasuk ke dalam jenis majas perbandingan yaitu membandingkan benda mati seolah-olah hidup dan bersikap seperti manusia. Majas personifikasi banyak ditemukan dalam penggunaannya pada kalimat-kalimat yang ada di dalam sebuah karya sastra seperti sastra, seperti novel, puisi, cerpen, dan sebagainya agar terlihat semakin menarik dan menambah unsur keetetikaannya.

Baca juga : Pengertian Essay

Fungsi Majas Personifikasi

Fungsi Majas Personifikasi
Fungsi Majas Personifikasi

Berikut ini akan dipaparkan beberapa fungsi majas personifikasi lainnya, antara lain:

1. Memberikan gambaran dengan jelas terkait sesuatu yang dilukiskan dan menimbulkan kesan bayangan angan atau yang disebut citraan.

2. Meningkatkan imajinasi terkait membandingkan benda mati seolah-olah seperti benda hidup

3. Menambah kepekaan batin yang dimiliki oleh pengarang dalam menggambarkan sebuah objek

4. Meningkatkan pemahaman seseorang mengenai kesan yang digambarkan oleh pengarang yang tampak hidup seperti manusia padahal itu hanya benda mati

Baca juga : Artikel Ilmiah

Ciri-ciri Majas Personifikasi

Ciri-ciri Majas Personifikasi
Ciri-ciri Majas Personifikasi

Majas personifikasi memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis-jenis majas lain. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini akan dipaparkan beberapa ciri majas personifikasi, antara lain:

1. Majas personifikasi menggunakan pilihan kata yang menggambarkan benda mati seolah-olah memiliki nyawa atau seperti benda hidup.

2. Majas personifikasi menggambarkan mengenai situasi dengan menimbulkan gambaran angan atau citraan yang bersifat konkret.

3. Majas personifikasi menggunakan gaya bahasa perbandingan yang bersifat membandingkan antara satu dengan yang lain.

Baca juga : Kumpulan Syair

80 Contoh Majas Personifikasi dalam Kalimat   

80 Contoh Majas Personifikasi dalam Kalimat

Agar pemahaman mengenai majas personifikasi semakin meningkat, maka berikut ini akan dipaparkan beberapa contoh majas personifikasi dalam kalimat, antara lain:

  1. Kulihat daun pada pohon itu menari-nari terbawa angin
  2. Mobil pemadam kebakaran itu meraung-raung di jalan raya
  3. Daun bergerincing membuat ranting pun iku bergoyang
  4. Matahari seakan mengejekku yang sedang galau ini
  5. Di pagi hari, angin terasa menusuk di kulit
  6. Kantong celana berteriak meminta untuk segera di isi
  7. Kalung itu terlihat sedang menggodaku
  8. Motor itu meliuk-liuk di jalan raya
  9. Hanya handphone yang dapat menghipnotis semua orang
  10. Disana, ombak bergulung-gulung begitu indahnya
  11. Akhirnya, Gunung Merapi memuntahkan isinya
  12. Rembulan mengintip diriku yang sendirian
  13. Rasa itu menggetarkan hatiku
  14. Alunan suara malam bersiul-siul menggoda diriku
  15. Api itu membakar tubuhku
  16. Jam dinding berdetak menyelimuti keheningan malam
  17. Angin sepoi-sepoi melambai dengan indahnya
  18. Angin malam memeluk mereka yang sedang bersantai
  19. Langit menangis menumpahkan kesedihannya
  20. Aroma masakan ibu berjalan menghampiriku yang sedang kelaparan
  21. Pen itu menari-nari di atas buku dengan begitu lincah
  22. Daun randu berjoget dengan gemulai
  23. Langit itu menatapku dalam keheningan malam
  24. Terlihat bunga-bunga bercengkrama dengan riang bersama teman-temannya
  25. Waktu berjalan begitu lambatnya
  26. Keheningan malam mengusik sanubariku
  27. Pelangi muncul tersenyum dengan indahnya
  28. Guntur berteriak dengan begitu kencang
  29. Sudah lama pemadam kebakaran itu bertarung dengan si jago merah
  30. Sampah plastik itu menghalangi kelancara air yang mengalir
  31. Lihatlah langit itu melindungi dari panasnya terik matahari
  32. Tutur katanya menusuk jantungku hingga berhenti berdetak
  33. Jaket ini sudah lama menemaniku di kala senang maupun sedih
  34. Bintang bersinar menggoda mataku
  35. Suara-suara di malam hari begitu mengusik tidurku
  36. Bintang itu begitu memanjakan diriku
  37. Skripsi tersebut menyadarkanku untuk segera di selesaikan
  38. Patung itu mencoba bersembunyi dari penglihatanku
  39. Printer yang kumiliki mulai menunjukan rasa sakitnya
  40. Kabut tebal menyelimuti awan mendung
  41. Cemara bergoyang dengan lincahnya
  42. Angin memukul tulang persendianku
  43. Malam menggigit jiwaku
  44. Bulan mulai merangkak di langit malam
  45. Kalkulator itu pernah menolong ayahku
  46. Langit menahan nafas, bukti kekecewaannya
  47. Kemarau itu berhasil menggigit bumi pertiwi
  48. Meteor itu berlari menjauhi bumi
  49. Gelombang laut berlari menuju daratan pantai
  50. Terdengar lolongan anjing yang merintih kesakitan
  51. Bel berbunyi memberitahu bahwa ada seseorang yang datang
  52. Angin meraung-raung ditengah kegelapan malam
  53. Tsunami mengamuk meluluhlantakkan sekitarnya
  54. Kuas itu menari-nari di kanvas lukis
  55. Kursi berjalan di lorong rumah sakit
  56. Balon ikut memeriahkan kebahagianku
  57. Salju berguguran membasahi tanah
  58. Minyak berjalan menjauhi air yang tergenang
  59. Tetesan air hujan mengetuk jendela kamarku
  60. Si jago merah itu memakan habis barang-barangku
  61. Awan bergerak seirama bunyi lolongan serigala
  62. Harta dapat menggigit habis hati seseorang
  63. Narkoba dapat membunuh seseorang
  64. Laptop itu terlihat meringis menahan sakit
  65. Padi merunduk mengucapkan salam
  66. Mesin motormu sudah mulai terbatuk mengeluarkan asap
  67. Bola basket melompat-lompat masuk ke ring
  68. Gempa yang terjadi menggoyangkan bumi ini
  69. Baju perempuan itu menyapu tanah yang kotor
  70. Mobil itu menumpahkan oli kotornya
  71. Piala itu telah berbalik memunggungi pemiliknya
  72. Kabel listrik dapat menggigit habis manusia
  73. Rambut sang dewi terlihat menari-nari dengan indahnya
  74. Hijab itu melindungi aurat seseorang sebagai seorang muslimah
  75. Tumpahan tinta merusak hasil gambarku
  76. Syal itu terlihat mencekik lehernya
  77. Cincin itu menggenggam sangat erat jari manisnya
  78. Akar pohon itu memakan habis badan pohon di sekitarnya
  79. Gemericik suara air menenangkan perasaan ini
  80. Daun kelapa itu terlihat berayun-ayun dengan gemulai

Baca juga : Kumpulan Puisi Guru

Demikian ulasan singkat mengenai pengertian majas personifikasi lengkap beserta 80 contohnya dalam kalimat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda!

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close