Umum

Ketahui Ibuprofen untuk Anak: Dosis, Aturan Pakai Dan Efek Sampingnya!

Tahukau.comIbuprofen untuk anak yang wajib diketahui oleh para orangtua mengenai dosis, aturan pakai dan efek samping jika pemakaiannya secara berlebihan. Ibuprofen yaitu jenis obat yang dikategori sebagai obat anti inflamasi non-steroid atau nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Ibuprofen memiliki khasiat baik karena dapat meredakan rasa nyeri, demam, sakit gigi sampai radang sendi pada anak. Obat generik ini tersedua dalam bentuk tablet, sirup dan suntikan. 

Ibuprofen berupa suntik akan disuntikkan melalui pembuluh darah pada bagian lengan, dan perlu banyak minum banyak air putih selama menggunakan ibuprofen suntik untuk mencegah adanya gangguan fungsi ginjal.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Ibuprofen untuk anak: dosis, aturan pakai dan efek sampingnya berikut penjelasannya:

Aturan Pakai Ibuprofen Untuk Anak

Pemberian obat khususnya ibuprofen yang akan diberikan kepada anak tentu tidak bisa digunakan sembarangan, sehingga perlu membaca aturan pakai dengan teliti. 

Jika orangtua ingin memberikan si Kecil obat ini, maka pastikan untuk mengikuti beberapa aturan pakai seperti berikut: 

  • Pastikan tanggal kadaluarsa pada kemasan sebelum diberikan kepada anak.
  • Sebelum memberikan obat pastikan si Kecil sedang tidak mengoknsumsi obat lain dengan kandungan ibuprofen yang sama. Ini akan mengakibatkan dosis berlebihan yang membahayakan kesehatan dan perlu berkonsultasi dengan dokter.
  • Ibuprofen bisa berbentuk sirup, tablet, kapsul atau obat tetes konsentrat. Jenis yang dipilih untuk si Kecil perlu dibaca instruksinya dengan teliti pada label kemasannya. 
  • Pemberikan ibuprofen usahakan selalu menggunakan alat ukur yang ada pada kemasan obat, bukan sendok di dapur.
  • Pemberian dosis perlu diperhatikan dengan baik. Dosis yang tepat sangat penting, sehingga obat bisa bekerja secara optimal. 

Simpanobat ibuprofen pada tempat dengan suhu yang terkena paparan sinar matahari langsung. Hindari juga tempat yang lembap dan jauhkan dari jangkauan anak.

Dosis Ibuprofen untuk Anak

Sama seperti obat lain pada umumnya, dosis pemberian obat Ibuprofen yang dikonsumsi anak-anak perlu diperhatikan dengan baik dan cermat. Perlunya membaca petunjuk dosis yang tersedia dalam kemasan obat disesuaikan dengan berat badan si Kecil. 

Berikut dosis ibuprofen untuk anak berdasarkan penyakit dan gangguan yang sedang dihadapi, yaitu: 

  • Kondisi anak dengan rasa nyeri dan demam, membutuhkan dosis 4-10 mg/kgBB setiap 6-8 jam dosis anak usia 6 bulan ke atas.
  • Kondisi anak dengan penyakit radang sendi atau juvenile idiopathic arthritis, membutuhkan dosis 30-50 mg/kgBB per hari, dan perlu dibagi dalam 3 kali pemberian obat.
  • Kondisi anak dengan penyakit patent ductus arteriosus, membutuhkan dosis awal yaitu 10 mg/kgBB yang diberikan melalui infus selama 15 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan dosis 5 mg/kgBB setelah kurun waktu 24 jam dan 5 mg/kgBB setelah 48 jam. 

Dosis tidak hanya perlu diperhatikan berdasarkan penyakit dan gangguan yang sedang dihadapi saja, namun pemberian dosis bisa diberikan berdasarkan berat badannya seperti: 

  • Anak dengan berat badan 7-8 kg diberikan dosis 50 mg; 1 kali alat tetes untuk bayi dan 1/2 sendok teh untuk obat cair anak.
  • Anak dengan berat badan 9-10 kg diberikan dosis 75 mg; 1 1/2 kali alat tetes untuk bayi dan 3/4 sendok teh untuk obat cair anak.
  • Anak dengan berat badan 11-16 kg diberikan dosis 100 mg; 2 kali alat tetes untuk bayi dan 1 sendok teh untuk obat cair anak.
  • Anak dengan berat badan 17-21 kg diberikan dosis 150 mg; 3 kali alat tetes untuk bayi, 1,5 sendok teh untuk obat cair anak atau 3 obat kunyah.
  • Anak dengan berat badan 22-27 kg diberikan dosis 200 mg; 4 kali alat tetes untuk bayi, 2 sendok teh untuk obat cair anak, 4 obat kunyah atau 2 kaplet.
  • Anak dengan berat badan 28-32 kg diberikan dosis 250 mg; 2,5 sendok teh untuk obat cair anak, 5 obat kunyah, 2,5 kaplet atau 1 tablet dewasa.
  • Anak dengan berat badan 33-43 kg, dosisnya 300 mg; 3 sendok teh obat cair, 6 obat kunyah, 3 kaplet, 1 sampai 1,5 tablet dewasa.
  • Anak dengan berat lebih dari 44 kg, dosisnya 400 mg; 4 sendok teh obat cair, 8 obat kunyah, 4 kaplet atau 2 tablet orang dewasa.

Jika masih kurang jelas mengenai petunjuk dari pemakaian oba ibuprofen, maka bisa berkonsultasi kepada dokter atau apoteker lebih lanjut. Perlu diketahui jika obat ibuprofen tidak dianjurkan untuk bayi usia di bawah 6 bulan.  

Efek Samping dan Bahaya Ibuprofen

Pemberian obat ibuprofen pada anak tentu harus berdasar pada saran dari dokter. Sebelum obat ibuprofen dikonsumsi oleh anak ada baiknya beritahu dokter jika si Kecil memiliki riwayat asma, gangguan pembekuan darah, polip hidung, penyakit hati, dan gangguan sistem pencernaan apabila ada.

Setiap obat yang berbasis kimia tentu memiliki efek samping, begitu juga dengan obat ibuprofen yang dikonsumsi oleh anak.

Beberapa efek samping yang terjadi setelah mengkonsumsi ibuprofen bisa bermacam-macam, yaitu: 

  • Sakit maag
  • Sakit kepala
  • Perut kembung
  • Mual dan muntah 
  • Mengalami perubahan suasana hati
  • Diare atau justru mengarah pada sembelit 

Beberapa efek samping di atas biasa dianggap wajar setelah mengkonsumsi obat dan cenderung tidak terlalu berbahaya bagi tubuh. Walau begitu, jika efek samping terjadi secara berangsur lama ada baiknya memeriksakan diri ke dokter. 

Selain itu, bahwa obat ibuprofen juga bisa memiliki efek samping yang dapat membahayakan tubuh seperti: 

  • Muntah darah atau BAB berdarah.
  • Bagian leher akan mengalami kaku.
  • Kinerja dan irama jantung mulai tidak stabil.
  • Terjadi gangguan pada fungsi ginjal yang ditandai dengan pembengkakan. 
  • Terlihat gejala mengalami alergi obat, seperti gatal-gatal yang tidak kunjung henti, sesak napas sampai wajah tampak bengkak. 

Saat adanya efek samping dari obat ibuprofen dirasa sudah tidak wajar maka segera berkonsultasi langsung dengan dokter. Usahakan tidak terlambat dan mengganggu kesehatan dan perkembangan anak. 

Itu tadi pembahasan mengenai Ibuprofen untuk anak: dosis, aturan pakai dan efek sampingnya, semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close