Pendidikan

Kalimat Efektif : Pengertian, Tujuan, Syarat [Lengkap]

Salah satu jenis kalimat lumrah dan sudah sering digunakan namun tidak cukup ‘well known’ adalah kalimat efektif. Kalimat efektif memiliki ciri atau karakteristik yang berbeda dengan jenis kalimat lainnya. Meski masih banyak yang belum mengetahui apa itu kalimat efektif dan bagaimana menuliskannya, namun beberapa pelajaran mengenai kalimat efektif itu sendiri telah mulai ditanamkan semenjak kita berada di sekolah dasar.

Pengertian dan Batasan Kalimat Efektif

Kalimat Efektif : Pengertian, Tujuan, Syarat [Lengkap]
Pengertian dan Batasan Kalimat Efektif

Membuat suatu kalimat yang bermakna memang tidak semudah yang dibayangkan banyak orang. Beberapa orang lebih senang mengutarakan perasaannya atau pikirannya melalui perkataan daripada tulisan.

Pun, membuat kalimat tidak seluruhnya bisa disebut sebagai kalimat efektif. Kalimat efektif dapat diartikan seagai susunan kata yang mengikuti kaidah kebahasaan yang telah ditentukan secara baik dan benar. Kaidah yang dimaksut adalah penggunakan tambahan objek serta keterangan dan tanda baca dalam sebuah kalimat yang minimal mengandung dan harus ada subjek serta predikatnya. Selain itu kalimat efektif juga harus ditulis menggunakan ejaan bahasa Indonesia yang benar sesuai EYD.

Kalimat efektif juga bisa diartikan sebagai kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan – gagasan pada pikiran pembaca atau pendengar seperti yang ada di pikiran penulis atau pembicara. Salah satu cara mengetahui apakah kaliat efektif yang digunakan telah sesuai dengan aturan atau belum adalah dengan melihat respon dari pembaca atau pendengar tentang apakah mereka memahami betul maksut, perasaan, dan gagasan yang disampaikan oleh penulis atau pembicara.

Baca juga : Pengertian Paragraf

Tujuan Dibentuknya Kalimat Efektif

Tujuan Dibentuknya Kalimat Efektif
Tujuan Dibentuknya Kalimat Efektif

Dalam menyampaikan suatu pemikiran atau informasi melalui tulisan tangan, tidak sering anda akan mengalami yang namanya persepsi ganda atau kesalahan pemahaman antara penulis dengan pembaca. Mengingat bahwa alat komunikasi dalam bentuk tulisan jauh lebih besar kemungkinannya untuk memberikan tafsir yang berbeda – beda bagi setiap indiidu, dibuatlah sebuah panduankalimat yang nantinya akan meminimalisir kesalahan ini untuk terjadi.

Penggunaan kalimat efektif akan sia – sia ketika penulis atau pembacanya tidak memahami tahapan EYD dan penggunaan tanda baca yang benar. Tujuan utama dari digunakannya kalimat efektif adalah untuk menyampaikan gagasan, informasi, perasaan dari si penulis kepada pembaca agar tidak terjadi miscommunication.

Baca juga : Pengertian Abstrak

Syarat dan Ketentuan Penulisan Kalimat Efektif

Syarat dan Ketentuan Penulisan Kalimat Efektif
Syarat dan Ketentuan Penulisan Kalimat Efektif

Membuat suatu kalimat terkadang tidak hanya terfokus pada gaya bahasa dan kecantikan diksinya, namun mengikuti kaidah kalimat efektif yang baik dan benar juga sangat penting untuk dilakukan. Hal ini semata – mata bertujuan agar maksut yang ingin disampaikan oleh penulis sampai kepada pembaca.

Syarat kalimat efektif itu sendiri ada bermacam – macam. Mulai dari kesatuan gagasan, koherensi kalimat, kesejajaran dan ketepatan diksi, penggunaan kata, kelogisan, kecermatan tulisan serta kaidah penggunaan ejaan yang benar.

Sebuah kalimat dikatakan bukan kalimat efektif apabila meninggalkan atau tidak menggunakan kaidah ejaan yang benar meski seluruh syarat yang lain telah terpenuhi.

Baca juga : Pengertian Artikel Ilmiah

Standart Kesatuan Gagasan

Standart Kesatuan Gagasan
Standart Kesatuan Gagasan

Standart penulisan atau pengucapan sebuah kalimat apabila di dalamnya terdapat subjek dan predikat. Tanpa penggunaan dua elemen penting ini, sepanjang apapun kalimatnya tidak akan disebut sebagai sebuah kalimat apabila tidak ada subjek atau predikatnya.

Standart kesatuan gagasan yang dimaksut adalah bahwa dalam setiap kalimat, baik itu kalimat tunggal ataupun kalimat majemuk, tetap harus mengandung satu ide pokok atau satu ide utama saja.

Baca juga : Contoh Teks Deskripsi

Contoh Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif Sesuai Standart Kesatuan Gagasan.

Contoh Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif Sesuai Standart Kesatuan Gagasan
Contoh Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif Sesuai Standart Kesatuan Gagasan

Di samping rumput, dapat juga memberikan Tauco, baik secara sengaja ditanam maupun legum yang tercampur pada rumput alam.

Kalimat di atas tidak dijelaskan siapa yang dapat memberikan Tauco.

Kalimat di atas akan menjadi kalimat efektif jika ditambahkan subjek.

Kalimat di atas seharusnya

Di samping (memberi) rumput, peternak dapat juga memberikan Tauco, baik secara sengaja ditanam maupun legum yang tercampur pada rumput alam.

Kalimat yang Koheren

Kalimat yang Koheren
Kalimat yang Koheren

Koheren atau kepaduan dalam suatu kalimat merupakan hubungan timbal balik antara satu unsur pembentuk kalimat dengan yang lainnya. Jadi intinya, setiap kalimat mulai dari subjek, predikat hingga bagian lainnya harus sesuai dan padu serta harmonis.

Salah satu contoh sederhananya seperti penempatan dari keterangan dalam suatu kalimat. Keterangan yang disebut sebagai unsure tambahan memang bisa ditempatkan di awal atau di akhir sebuah kalimat. Namun, anda harus memperhatikan mana yang paling koheren dan tidak menempatkan keterangan diantara predikat dan objek.

Baca juga : Cara Membuat Berita Acara

Contoh Kalimat Efektif Koheren

Orang yang terbiasa tinggal di daerah berhawa panas, akan merasa tersiksa jika berada pagi hari di Batu, Malang.

Dapat dilihat bahwa kata berada selalu diikuti oleh kata yang menunjukkan tempat. Kalimat di atas tidak tepat dan salah karena setelahnya diikuti dengan keterangan waktu. Kalimat di atas seharusnya dapat diubah menjadi :

Orang yang terbiasa tinggal di daerah panas, akan merasa tersiksa jika pagi hari berada di Batu, Malang.

Kesejajaran Kalimat

Perhatikan kalimat yang akan anda tulis. Apabila kalimat tersebut dimulai dengan bentuk pasif, maka seharusnya unsur yang tertulis setelahnya juga berbentuk pasif, seperti contoh dibawah ini :

Untuk meningkatkan hasil produksinya, biasanya peternak melakukan pembudidayaan dan menyemprotkan antiseptic terhadap sapi perah.

Karena kata unsur pertama yaitu pembudidayaan memiliki awalan pe-, maka unsur berikutnya harus menggunakan awalan pe- sehingga akan memenuhi syarat kesejajaran. Kalimat diatas menjadi efektif jika menjadi

Untuk meningkatkan hasil produksinya, biasanya peternak melakukan pembudidayaan dan penyemprotan antiseptic terhadap sapi perah.

Pemilihan Diksi

Diksi merupakan pilihan kata yang tepat dan selaras untuk digunakan dalam menyampaikan suatu gagasan. Diksi meliputi gaya bahasa, pilihan kata dan ungkapan sehingga informasi yang disampaikan tepat dan sesuai dengan yang diinginkan.

Contoh penggunaan diksi yang tepat dalam kalimat efektif adalah sebagai berikut :

Banjir itu datang dengan tiba-tiba akibatnya puluhan ribu penduduk meninggal.

Kalimat diatas menunjukkan salah satu penggunaan diksi dalam kalimat efektif yang tidak benar. Meski kata meninggal tercatat dalam KBBI dan baku untuk digunakan, namun menurut aturan diksi dan keindahan katanya kurang.

Mencari padanan diksi suatu kata bisa anda lihat melalui sinonim yang terdapat dalam KBBI. Berikut adalah contoh kalimat diksi yang tepat untuk kalimat diatas adalah :

Banjir itu datang dengan tiba-tiba akibatnya puluhan ribu penduduk tewas.

Kepadatan Kata

Kalimat efektif hanya diisi dengan jumlah kata yang sekucupnya dan bersifat singkat padat dan jelas. Penggunaan kalimat yang terlalu banyak dan lebay justru akan membuat suatu kalimat menjadi tidak efektif. Meski struktur dan bagian kalimat efektif lain telah dikerjakan dengan benar, namun dengan terlalu banyak menambahkan kata dalam suatu kalimat justru akan menimbulkan penafsiran yang lain.

Berikut dalah contoh penggunaan kalimat efektif dengan kepadatan kata yang salah :

Biopori adalah merupakan lubang resapan air yang ditunjukkan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resap air.

Kesalahan yang paling terlihat dari kalimat diatas adalah penggunaan kata adalah dan merupakan yang menjadikan kalimat tersebut berlebihan. Anda bisa menggantinya dengan kalimat di bawah ini :

Biopori merupakan lubang resapan air yang ditunjukkan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resap air.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close