Teknologi

Jenis – Jenis Pesawat Tempur Canggih yang Dimiliki Indonesia

Tahukau.comJenis Pesawat Tempur Indonesia – Jenis pesawat tempur yang dimiliki Indonesia sudah tidak bisa diragukan lagi kemampuannya. Bagaimana tidak? Pesawat tempur merupakan elemen penting bangsa agar kedaulatan NKRI tetap terjaga. Pesawat tempur yang digunakan TNI AU sebagai basis pertahanan negra kini sudah diperhitungkan oleh beberapa negara di Asia Tenggara. Apa saja jenis-jenis pesawat tempur milik TNI AU? Simak ulasan berikut ini ya!

Jenis-Jenis Pesawat Tempur

Jenis-Jenis Pesawat Tempur

Pesawat tempur adalah senjata wajib yang harus dimiliki oleh militer. TNI Angkatan Udara di Indonesia memiliki berbagai jenis pesawat tempur untuk menjaga pertahanan negara. Alusista ini berasal dari berbagai negara seperti Amerika, Rusia, dan Inggris. Kemajuan teknologi juga mempengaruhi perkembangan jenis pesawat tempur di Indonesia. Berikut ini adalah jenis-jenis pesawat tempur yang dimiliki oleh TNI AU:

Baca juga : Pangkat Polisi Indonesia

1. Hawk

Hawk

British Aerospace (BAe) Hawk adalah pesawat tempur ringan latih yang diproduksi BAE Hawk sejak tahun 1974 lalu. Kode Hawker-Siddeley Hawk yang diekspor ke Indonesia adalah Hawk Mk 109/209. Sejak tahun 1997, pesawat tempur jenis ini mulai digunakan TNI AU. Pesawat jet ini memiliki misi air superiority dan ground attack. Hawk mampu terbang rendah sehingga lebih mudah digunakan untuk membantu peperangan ringan di udara. Pesawat tempur Hawk berada di dua skadron yaitu skadron udara 12 ‘Black Panther’ di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. Kedua, berada di skadron udara 1 ‘Elang Khatulistiwa’ di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Baik Hawk 209 dan 109 memiliki kecepatan maksimum Mach 1.2 pada ketinggian diatas 17.000 kaki dengan jarak tempuh feri 3.610 km, tiga drop tanks, serta daya angkut senjata sebesar 3.500 kg. Pnjang pesawat ini adalah 12,07 meter berentang sayap 9,94 meter, dan tingginya mencapai 9,94 meter. Mesin pesawat Hawk menggunakan Turbomeca Adour MK.871 denagan maksimum kecepatan sebesar 1.481 kilomter per jamnya.

2. Fighting Falcon

Fighting Falcon

F-16 Fighting Falcon merupakan jet tempur multi-peran supersonik yang dibuat perusahaan General Dynamics. Pesawat F-16 begitu memukau di mata internasional karena banyak digunakan oleh 25 angkatan udara yang ada di seluruh dunia dan Indonesia adalah salah satunya. Bulan Februari 2018 lalu, TNI AU menerima hibah dari Amerika Serikat sebanyak 24 unit pesawat tempur F-16 dimana harga satu pesawatnya berkisar Rp 1,3 triliun. Pesawat yang awalnya dibuat sebagai pesawat tempur ringan, sekarang menjadi pesawat tempur multi peran. Segala macam misi yang mampu dilakukan F-16 membuat pesawat tersebut sukses di pasar ekspor.

3. Golden Eagle

Golden Eagle

T-50 Golden Eagle merupakan peawat latih supersonik dari Amerika Serikat-Korea Selatan. Perkembangan pesawat ini dikembangkan oleh Korean Aerospace Industries bersama Lockhead Martin yang dijual seharga USD 22 juta atau Rp 313 miliar rupiah. Keunggulan pesawat Golden Eagle sangat baik. Ia dilengkapi dengan sistem persenjataan lengkap termasuk kanon Galting internal tiga laras berdiameter 20 mm. Dengan panjang 43 kaki berkecepatan 1.600 km per jam, Golden Eagle mampu menembakkan peluru sebanyak 2.000 butir peluru per menitnya. Sistem persenjataan Golden Eagle memiliki mesin General Electric F404 GE-102 berkapasitas daya dorong 17.700 pounds dengan after burner 11.000 pounds bertenaga Mil Power. Persenjataan yang dibawa oleh pesawat ini adalah kanon 20 mm General Electrical M61 Vulcan dengan 205 peluru. Peluru tersebut bisa diumpankan linier tanpa sambungan yang dipasang internal tepat di belakang kokpit. Ditambah dnegan rudal AIM-9 Sidewinder di setiap ujung sayapnya. Tak hanya itu, Golden Eagle pun dilengkapi dengan peluncur roket LAU-3 dan LAU-68, bom kluster CBU-58 AND Mk-20, bom multiguna Mk-82, Mk-83, dan Mk-84.

4. Super Tocano

Super Tocano

Pesawat tempur selanjutnya adalah Embraer EMB 314 Super Tucano. Pesawat ini termasuk pesawat serang ringan turboprop Brasil yang dibangun oleh Embraer sebagai pengembangan Embraer EMB 312 Tucano. Super Tucano membawa berbagai jenis senjata seperti amunisi berpemandu presisi dengan sistem berbiaya rendah dan mudah dioperasikan di lingkungan berancaman rendah. Basis Super Tucano berada di pangkalan udara Malang yang dioperasikan oleh Skadron Udara 21. Pesawat ini sangat baik dan cocok dipakai untuk melakukan operasi penyergapan dan pencegatan di darat, intelijen, patroli darat, maritim terbatas, serta misi militer lain seperti pengeboman dan sabotase. Operasi jarak jauh pun bisa dilakukan karena mesinnya berkekuatan 1.196 kW jenis Hartzell 5-blade dan Pratt & Whitney Canada PT6A-68C turbo prop. Mesin tersebut membuat Super Tucano melesat sejauh 590 km per jam dengan jarak 1.330 km. Secara fisik, Super Tocano memiliki panjang 11,42 meter dengan rentang sayap 11,14 meter. Tahun 2012, Indonesia memesan pesawat ini untuk membantu tugas TNI guna menggantikan pesawar OV-10F Bronco. EMB 314 dilengkapi dnegan senjata seperti bom jenis MK-81/MK-82, bom cluster, rocket pod FFAR, dan rudal berpemandu laser sekelas Maverick. Dalam hal pertahanan, pesawat memiliki RWR (Radar Warning Receiver), MAWS (Missile Approach Warning System), dan chaff/flare dispenser. Awaknya juga terlindungi dengan kabin pilot yang terlapisi oleh bahan baju kevlar di sekeliling kokpit. Pilot juga dilindungi dengan kursi lontar Martin Baker. Super Tucano benar-benar dirancang untuk menyerang baik siang maupun malam hari.

5. Sukhoi

Sukhoi

Pesawat tempur jenis Sukhoi yang ada di Indonesia adalah Su-30 dan Sukhoi Su-27. Sukhoi Su-27 merupakan hasil pesawat di bawah produksi Uni Soviet atas rancangan dari Biro Desain Sukhoi. Jarak jangkau yang dimiliki Su-27 sangat jauh dengan persenjataan berat dan kelincahan tinggi. Su-27 juga sering disebut sebagai hasil persilangan antara Sukhoi dengan Mikoyan-Gurevich karena hampir sama dengan MiG-29. Indonesia sendiri memiliki pesawat Sukhoi Su-27 sebanyak 5 buah sejak digunkan pertama kali pada tahun 2003. Sejak saat itu Sukhoi Su-27 menjadi pesawat yang diutaman dalam sistem keamanan udara. Mengapa? Pesawat tempur ini memilki meriam GSh-30-1 30 mm dengan 150 peluru. Adapula peluru kendali anti-radiasi X-31, peluru kendali udara ke darat X-29L/T, dan bom KAB-150. Sedangkan Sukhoi Su-30 merupakan hasil pengembangan pesawat Sukhoi Su-27. Harga Sukhoi Su-30 dibanderol dengan harga 45 juta dollar Amerika atau sebesar Rp 635 miliar rupiah. Dalam versi Sukhoi Su-30 telah banyak ditambah fitur-fitur hingga menjadikannya sebagai pesawat penyerang daratam yang hebat. Indonesia memiliki 11 jenis Sukhoi Su-30 yang terdiri dari Su-30MK dan Su-30MK2. Pesawat Sukhoi Su-30 dilengkapi dengan bom aerial bertipe KAB 500KR dan OFAB-250-270. Bahkan juga dilengkapi dnegan teknologi bom nuklir yang sangat mengerikan.

6. Hercules

Hercules

Lockhead C-130 Hercules merupakan jenis pesawat yang tidak terpisah dari kata perang. Hercules biasa digunakan sebagai pesawat untuk mengangkut pasukan, senjata, hingga pesawat evakuasi seperti menjadi ambulance untuk mengangkut orang-orang cidera dari satu tempat ke tempat lainnya. Meskipun bukan pesawat yang didesain awal untuk bertempur, namun Hercules memiliki peran penting saat perang. Hercules mempermudah mobilisas pasukan agar segalanya berjalan lancar. Kecepatannya adalah 540 km per jam dengan jarak tempuh 3.800 km. Indonesia telah memiliki 36 pesawat Hercules.

Baca juga : Urutan Pangkat TNI

Itulah tadi lima pesawat tempur di Indonesia ditambah dengan 1 pesawat yang biasa digunakan saat perang. Menurut Anda, manakah pesawat yang memiliki kekuatan dahsyat diantara lainnya? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close