Bisnis

Tata Cara Memulai Investasi Di Reksadana Dengan Mudah

Berinvestasi merupakan cara terbaik untuk menjaga kemanan finansial seseorang untuk masa depan. Investasi menjadi pilihan yang tepat jika ingin mendapatkan hasil dana yang lebih di masa depan. Berinvestasi sebaiknya dilakukan saat masih muda, jangan menunggu hari tua untuk memulai berinvestasi. Banyak pilihan investasi yang dapat dilakukan oleh seseorang. Salah satunya adalah reksadana yang mana sangat cocok bagi investor pemula karena reksadana membutuhkan modal yang sedikit dan cara pengelolaannya pun secara profesional oleh manager investasi. Dengan melakukan investasi di reksadana tidak perlu khawatir akan kehilangan uang, karena di reksadana diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nah, sebelum melakukan investasi di reksadana, ada baiknya ketahui dulu pengertian dari reksadana. Berikut penjelasannya!

Reksadana merupakan suatu wadah yang berupa kumpulan dana yang dikelola untuk melakukan investasi seperti membeli saham, obligasi, deposito, dan instrumen keuangan lainnya. Dana yang terkumpul nantinya akan diinvestasikan oleh manager investasi. Investasi di reksa dana dapat memberikan keuntungan yang besar dari pada sekedar menabung di bank. Investasi di reksadana termasuk wadah untuk berinvestasi yang mudah karena tidak diperlukannya modal yang besar dan dilakukan oleh seseorang maupun suatu institusi atau lembaga.

Tata Cara Memulai Investasi Di Reksadana Dengan Mudah
Tata Cara Memulai Investasi Di Reksadana Dengan Mudah

Baca juga : Daftar Kode Bank Indonesia

Sistem berinvestasi di reksadana sangat sederhana yang mana hanya perlu untuk menaruh sejumlah modal yang dipercayakan kepada pihak yang profesional untuk membeli saham yang ditanamkan dan pengelolaannya pun diserahkan pada manager investasi. Yang perlu dilakukan ketika berinvestasi di reksadana adalah menentukan jenis reksa dana apa yang ingin dibeli. Perlu diketahui bahwa Reksa dana dibentuk oleh Manager Investasi dan Bank Kustodian yang dilakukan melalui akta kontrak investasi kolektif (KIK) yang dibuat oleh notaris. Manager investasi memiliki peran dalam mengelola dana yang terkumpul dari sekiam banyak investor. Reksadana sangat cocok bagi investor yang memiliki keterbatasan waktu, dana, informasi, dan pengetahuan tentang investasi.

Reksadana memiliki beberapa kelebihan , salah satunya adalah adanya verifikasi investasi yang mana investasi tersebut akan dipecah ke dalam beberapa bagian sehingga investasi yang dilakukan tidak hanya ditanam pada satu perusahaan saja, namun beberapa perusahaan. Dari pernyataan-pernyataan di atas, tertarikkah Anda untuk melakukan investasi di reksadana? Jika iya, berikut ini akan diulas mengenai tata cara memulai berinvestasi di reksadana. Simak baik-baik ya!

Tata Cara Memulai Berinvestasi Di Reksadana

Berinvestasi Di Reksadana
Berinvestasi Di Reksadana

1. Menentukan tujuan berinvestasi dengan jelas

Tahap awal yang harus dilakukan ketika ingin melakukan investasi adalah menentukan tujuan dari investasi yang dilakukan dengan jelas. Apakah untuk biaya sekolah anak dari TK hingga Perguruan Tinggi, apakah untuk dana pensiun, apakah untuk tabungan rumah masa depan, atau yang lainnya. Menentukan tujuan ini berhubungan dengan jangka waktu dan jenis dari reksadana yang tepat untuk dilakukan. Jadi, sebelum berinvestasi di reksadana, sebaiknya tentukan dan pikirkan dulu tujuan investasi yang jelas.

Baca juga : Gopay Dompet Virtual

Selain menentukan tujuan secara jelas, yang perlu dilakukan adalah pahami profil risiko diri sendiri. perlu diketahui, investasi di reksadana bukanlah jenis investasi bebas risiko. Investasi reksadana  juga terkadang mengakibatkan risiko seperti keuntungan yang tidak pasti dan mengakibatkan turunnya nilai investasi.

2. Mengenali jenis-jenis reksadana

Sebelum melakukan investasi di reksadana, perlu sekali untuk mengenali jenis-jenis dari reksadana. Banyak sekali jenis-jenis reksadana seperto reksadana pasar uang, pendapatan tetap, terproteksi, campuran, saham, index, dollar, syariah, dan pernyertaan terbatas. Namun yang paling terkenal adalah reksadana pendapatan tetap, pasar uang , dana terpoteksi, campuran, dan saham. Berikut penjelasnnya!

reksadana
reksadana

a. Reksadana Pendapatan Tetap

Dana dari reksadana tetap dialokasikan ke obligasi sejumlah minimal 80%. Return yang di dapatkan lebih tinggi dari pada reksadana pasar uang. Biasanya return yang didapatkan bisa mencapai lebih dari 10% per tahunnya.

b. Reksadana Pasar Uang

Secara keseluruhan, dana dari reksadana pasar uang dialokasikan ke deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan obligasi. Batas waktu jatuh tempo yaitu kurang lebih satu tahun. Perlu diketahui bahwa jenis reksadana ini lebih aman daripada jenis reksadana lainnya, namun keuntungan yang didapatkan hanya sedikit di atas deposito.

c. Reksadana Terproteksi

Jenis reksadana ini menempatkan sebagian dananya dalam obligasi yang dapat memberikan perlindungan atas nilai investasi pada saat batas waktu jatuh tempo. Perlindungan yang dimiliki reksadana ini sebesar 100% dari nilai pokok investasi. Apabila dicairkan akan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan di awal.

d. Reksadana Campuran

Dana dari reksadana camporan dialokasikan di berbagai intrumen investasi keuangan, seperti deposito, saham, dan obligasi. Perlu diketahui juga bahwa reksadana ini memiliki risiko yang besar. Akan tetapi, return yang didapatkan lebih tinggi dari reksadana pendapatan tetap.

e. Reksadana Saham

Jenis reksadana ini menempatkan dana yang diperoleh minimal 80% ke saham sehingga sangat berpotensi untuk mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Akan tetapi, risiko yang akan didapatkan juga besar.

3. Menentukan jangka waktu untuk berinvestasi di reksadana

jangka waktu untuk berinvestasi di reksadana
jangka waktu untuk berinvestasi di reksadana

Dimanapun berinvestasi akan membutuhkan waktu yang lama, namun setiap jenis reksadana memiliki jangka waktu yang berbeda-beda. Ada yang memiliki jangka waktu kurang dari 1 tahun, 1-3 tahu, 3-5 tahun, hingga yang lebih dari 5 tahun. Berikut paparannya:

Baca juga : Tarif Ongkir Pengiriman

  • Jika ingin investasi dalam jangka waktu yang kurang dari 1 tahun, sebaiknya pilih jenis reksadana pasar uang.
  • Untuk investasi dalam jangka waktu 1-3 tahun, sebaiknya pilih reksadana pendapatan tetap.
  • Untuk investasi dalam jangka waktu 3-5 tahun, sebaiknya gunakan reksadana campuran. Dan yang terakhir, untuk investasi dalam jangka waktu lebih dari 5 tahun atau investasi jangka panjang, sebaiknya gunakan reksadana saham.

4. Langkah-langkah investasi di reksadana

langkah investasi di reksadana
langkah investasi di reksadana

Berikut ini akan dipaparkan langkah-langkah dalam melakukan investasi di reksadana, antara lain:

  1. Tentukan mana kebutuhan yang menjadi prioritas dan sesuaikan dengan kondisi keuangan. Jika ingin uang aman tapi keuntungan terbatas dapat memiliki reksadana pasar uang. Jika ingin keuntungan yang besar dan memiliki kesanggupan untuk menerima segala risiko yang didapatkan, sebaiknya pilih reksadana campuran dan saham.
  2. Pilih produk reksadana yang sesuai dengan jenis reksadana yang dipilih. Sebelum memilih, pastikan dan lihat jejak rekam keuntungan dari reksadana yang dipilih selama tiga tahun terakhir. Pastikan jika keuntungan yang didapatkan konsisten sehingga akan menghindari tingkat kerugian yang akan didapatkan.
  3. Sebelum menggunakan jenis dari reksadana untuk berinvestasi, sebainya carilah infomasi terlebih dahulu melalui media internet atau media lain yang memuat informasi terkait investasi di reksadana. Bisa juga langsung menghubungi pihak yang menjadi penjual reksadana. Carilah informasi terkait biaya yang dikenakan pada reksadana yang diinginkan yang mana mencakup biaya pembelian dan penjualannya. Sebagai permulaan, sisihkan pendapatan yang diperoleh minimal 20% untuk berinvestasi di reksadana setiap bulannya.

5. Memastikan Reksadana yang dipilih memiliki izin

Reksadana yang dipilih memiliki izin
Reksadana yang dipilih memiliki izin

Reksadana merupakan salah satu wadah untuk berinvestasi yang legal karena memiliki izin langsung dari OJK. Perijinan ini memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi dap sifatnya mutlak sehingga kebenarannya dapat dipercaya. Selain itu, manager investasi yang bertindak sebagai pengelola reksadana juga harus memiliki izin. Oleh karena itu, sebelum berinvestasi di reksadana, sebaiknya pastikan terlebih dahulu terkait perizinan yang dimiliki oleh reksadana dan manager investasi. Pemeriksaan izin dapat dikatakan sebagai bentuk tindakan preventif sehingga menghindari adanyan penipuan dari yang namanya investasi bodong atau abal-abal.

6. Membaca Propektus Reksadana

Sebelum mengetahui point terkait perizinan di atas, sebaiknya baca dan pahami terlebih dahulu mengenai isi propektus karena itu merupaka hal yang wajib untuk dilakukan sebelum melakukan investasi. Perlu diketahui bahwa propektus dapat dikatakan sebagai bentuk buku manual untuk melakukan investasi di reksadana. Semua informasi mengenai reksadana mulai dari perizinan, manager investasi, kebijakan investasi, biaya investasi, hingga tata cara untuk melakukan pembelian dan penjualan di reksadana sudah ada di dalam buku manual reksadana yang sudah disusun.

Keuntungan Berinvestasi Di Reksadana

Keuntungan Berinvestasi Di Reksadana
Keuntungan Berinvestasi Di Reksadana
  1. Biaya yang didapatkan sangat terjangkau dan return yang didapatkan besar
  2. Sangat mudah dalam pengelolaannya
  3. Sangat aman untuk digunakan
  4. Dapat mengurangi tingkat risiko yang buruk
  5. Transparan
  6. Memiliki likuiditas tinggi
  7. Mudah tersedia

Nah itulah penjelasan terkait tata cara memulai investasi di reksadana hingga keuntungan dari berinvestasi di reksadana. Dari penjelasan di atas, sudah tahu kan bagaimana cara untuk memulai berinvestasi di reksadana. Jadikan investasi sebagai salah satu jaminan untuk masa depan kita. reksadana berbeda dengan saham. Di reksadana lebih tepat jika akan melakukan investasi dalam jangka waktu yang panjang. Bagi investor pemula, reksadana cocok untuk dipilih dan mulailah dari produk yang modalnya di bawah Rp. 100.000. Jadi, ayo mulai berinvestasi untuk masa depan Anda!

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close