Pendidikan

Demokrasi Pancasila : Pengertian, Asas, Ciri, Prinsip, dan Fungsi

Perlu diketahui, Indonesia pernah menganut beberapa sistem demokrasi dalam pemerintahannya sehingga hal tersebut sudah tertanam di benak masyarakat Indonesia. Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “demos” yang memiliki arti rakyat dan “kratos” yang memiliki arti kekuasaan. Istilah demokrasi diperkenalkan oleh Aristoteles yang mana sebagai bentuk suatu pemerintahan yang mengatur suatu kekuasaan yang sebenarnya berada di tangan rakyat. Salah satu sistem demokrasi yang pernah di anut oleh Indonesia yaitu sistem demokrasi Orde Baru atau yang biasa dikenal sebagai demokrasi pancasila.

Demokrasi pancasila merupakan hasil dari kebijakan dari reformasi yang telah dijalankan hampir ke semua aspek kehidupan masyarakat. Demokrasi pancasila adalah suatu paham demokrasi yang bersumber dari nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila dan telah digali berdasarkan kepribadian rakyat Indonesia itu sendiri. Perlu diketahui bahwa inti dari konsep demokrasi pancasila itu sendiri terkandung dalam sila ke-4 pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Akan tetapi, sila ke-4 tersebut dapat dikatakan belum bisa menopang dirinya sendiri.

Menurut seorang pemikir kebangsaan, Notonegoro menyatakan bahwa demokrasi pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang berperikemanusiaan adil dan beradab, yang dapat mempersatukan Indonesia dengan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk lebih jelasnya lagi mengenai definis dari demokrasi pancasila secara lengkap. Berikut ini akan diulas terkait demokrasi pancasila secara lengkap beserta hal-hal yang berkaitan dengan demokrasi pancasila, mulai dari pengertian dari beberapa ahli, fungsi, sejarah, asas, dan ciri-ciri. Simak baik-baik ya!

Baca juga : Pengertian HAM

Definisi Demokrasi Pancasila Berdasarkan Para Ahli

Demokrasi Pancasila : Pengertian, Asas, Ciri, Prinsip, dan Fungsi
Definisi Demokrasi Pancasila Berdasarkan Para Ahli

 Berdasarkan penjelasan singkat terkait pengertian demokrasi pancasila, agar lebih memahami lagi maka berikut ini akan dipaparkan definisi demokrasi pancasila menurut para ahli.

  1. Menurut Garis Besar Haluan Negara (GBHN) pada tahun 1978 dan 1983 menyatakan bahwa demokrasi pancasila merupakan tujuan dari pembangunan politik yang ada di Indonesia yang mana dalam pelaksanaannya memerlukan suatu pemantapan terkait kehidupan konstitusional, demokrasi, dan tegaknya hukum di Indonesia.
  2. Menurut Drs. C.S.T. Kansil, SH menyatakan bahwa demokrasi pancasila merupakan karakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan serta permusyawaratan dan perwakilan yang tercantum dalam sila ke-4 pancasila.
  3. Menurut Prof Dardji Darmo Diharjo menyatakan bahwa demokrasi pancasila merupakan sistem demokrasi yang bersumber dari kepribadian dan pancasila yang perwujudannya berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam pembukaan UUD 1945.

Sejarah Singkat Demokrasi Pancasila

Sejarah Singkat Demokrasi Pancasila
Sejarah Singkat Demokrasi Pancasila

Awal mula Indonesia menerapkan sistem demokrasi pancasila pada saat peristiwa sejarah yang sangat kelam di Indonesia yang disebut G30S atau Gerakan 30 September yang sampai saat ini dikenal dengan nama G30S/PKI. Peristiwa kelam tersebut terjadi antara tanggal 30 September dan 1 Oktober 1965.  Dalam peristiwa ini banyak sekali korban berjatuhan kurang lebih sekitar 3 juta orang. Peristiwa G30S ternyata membawa perubahan bagi Indonesia mulai dari bidang sosial, politik, hingga ekonomi.

Indonesia yang pada saat itu menganut sistem demokrasi pancasila pernah menuai keberhasilan yang dibuktikan dengan keberhasilannya dalam pemilihan umum (pemilu) yang berjalan secara lancar dan teratur pada tahun 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Keberhasilan dalam pemilu tersebut merupakan tekad awal demokrasi pancasila yang biasa dikenal dengan orde baru untuk membangun kembali sistem demokrasi di Indonesia yang pernah mengalami perpecahan. Sistem demokrasi pancasila atau Orde Baru mulai dianut Indonesia yang mana pada saat itu berada di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto yang dilantik menjadi presiden kedua Republik Indonesia pada tahun 1968 menggantikan Soekarno berdasarkan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Baca juga : Pengertian Pancasila

Akan tetapi, sistem demokrasi pancasila yang dianut oleh Indonesia pernah mengalami pemberontakan. Puncak pemberontakan di masa demokrasi pancasila yaitu maraknya kasuk korupsi, kolusi, dan nepotisme atau yang dikenal dengan KKN. Selain itu, pembangunan pada bidang ekonomi tidak menyeluruh dan mengakibatkan masalah kemiskinan seperti yang terjadi pada masa demokrasi terpimpin. Hal tersebut membuat beberapa kelompok organisasi seperti mahasiswa maupun pemuda yang anti dengan kepemimpinan presiden Soeharto makin meluas. Banyak dari kelompok mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia bergabung menjadi satu yang diberi nama Kelompok Cipayung melakukan demonstrasi besar-besaran untuk menurunkan jabatan Soeharto sebagai presiden Indonesia. Akhirnya, pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto menyatakan mundur dari jabatannya sebagai presiden yang sekaligus menandai berakhirnya sistem demokrasi pancasila di Indonesia.

Baca juga : Pengertian Manajemen

Asas Demokrasi Pancasila

Asas Demokrasi Pancasila
Asas Demokrasi Pancasila

1. Asas Kerakyatan

Asas kerakyatan yang ada di dalam demokrasi pancasila bertujuan agar bangsa Indonesia terutama masyarakat memiliki kesadaran rasa cinta yang berlandaskan kerakyatan guna mencapai cita-cita bersama.

2. Asas Musyawarah

Asas musyawarah yang ada dalam sistem demokrasi pancasila bertujuan agar bangsa Indonesia selalu memperhatikan aspirasi dan kehendak bersama melalui suatu musyawarah untuk mencapai mufakat bersama yang mana dalam musyawarah tersebut dilakukan dengan memberikan pengorbanan dan kasing sayang yang berkaitan dengan kebahagiaan masyarakat Indonesia dalam mempersatukan pendapat.

Baca juga : Pengertian Ideologi

Ciri-ciri Demokrasi Pancasila

Ciri-ciri Demokrasi Pancasila
Ciri-ciri Demokrasi Pancasila

Setiap demokrasi yang di anut pasti memiliki karakteristik yang membedakan dari sistem demokrasi lain. berikut ini ciri-ciri sistem demokrasi pancasila, antara lain:

  1. Pemilihan Umum (Pemilu) dilakukan saling berkesinambungan
  2. Pemerintahan di selenggarakan sesuai dengan suatu konstitusi
  3. Proses dalam demokrasi dijadikan ajang kompetisi untuk mengumpulkan semua ide dan cara penyelesaian sebuah masalah.
  4. Selalu tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) dan melindungi kelompok masyarakat minoritas.
  5. Untuk ide-ide yang terbaik bagi Indonesia yang telah diterima bukan dari hasil voting suara terbanyak.

Prinsip Demokrasi Pancasila

Prinsip Demokrasi Pancasila

1. Keputusan yang diambil berdasarkan hasil dari musyawarah bersama

2. Memastikan berlakunya perlindungan HAM

3. Partai politik dan organisasi yang menganut sosial dan politik digunakan sebagai media untuk menyalurkan aspirasi yang dimiliki oleh masyarakat.

4. Badan peradilan independen bebas dari pengaruh pemerintah maupun kekuasaan lain.

5. Memiliki peran sebagai pelaksana Pemilu

6. Rakyat adalah pemegang penuh kedaulatan negara Indonesia berdasarkan UUD 1945.

7.  Hak dan kewajiban seimbang

8. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita bersama

9. Pemerintah diselenggarakan berdasarkan sistem hukum, konstusi yang mana rakyat sebagai pemilik kekuasaan tertinggi.

Fungsi Demokrasi Pancasila

Fungsi Demokrasi Pancasila
Fungsi Demokrasi Pancasila

Fungsi utama yang dimiliki sistem demokrasi pancasila yaitu menjamin hak-hak rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan negara yang berdasarkan atas nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.  Berikut akan dipaparkan fungsi dari demokrasi pancasila secara umum, antara lain:

1. Memastikan rakyat Indonesia terlibat dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti ikut serta dalam pemilu, pembangunan nasional, dan ikut serta dalam badan perwakilan atau permusyawaratan

2. Memastikan berjalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

3.  Menjamin tegaknya hukum  di Indonesia yang berlandaskan pancasila serta UUD 1945.

4. Menjamin sisitem pemerintahan diselenggarakan dengan tanggung jawab yang penuh.

Point-poin mengenai sistem demokrasi pancasila yang pernah dianut oleh negara Indonesia, sebagai berikut:

1. Demokrasi yang dilaksanakan berdasarkan asas kekeluargaan dan musyawaran dalam mencapai keputusan dengan berlandaskan kesejahteraan rakyat.

2. Sistem organisasi yang dilakukan dan dianut berdasarkan keputusan dan persetujuan masyarakat lewat musyawarah bersama.

3. Kebebasan masing-masing individu telah terjamin dan tidak bersifat mutlak karena telah disesuaikan dengan sebuah tanggung jawab.

4. Pelaksanaan dekomrasi tidak ada yang namanya dominassi mayoritas dan minoritas karena semua dilakukan bersama dengan semangat kekeluargaan untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Baca juga : Pengertian Organisasi

Nah, itulah ulasan lengkap mengenai sistem demokrasi pancasila yang pernah dianut oleh negara Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan semoga Anda tidak bosan ketika membacanya.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close