Pendidikan

Contoh Kliping Yang Baik Dan Benar

Kliping adalah kegiatan menggunting bagian-bagian tertentu yang didapatkan dari buku, majalah, koran, atau media cetak lainnya untuk ditempel di sebuah buku atau kertas karton. Tujuan pembuatan kliping adalah mengumpulkan informasi pada tema tertentu yang berasal dari berbagai sumber. Artikel atau gambar yang dipotong dalam sebuah kliping harus mengandung tema sama. Misalnya, saat ingin membuat kliping tentang bencana alam maka gambar dan artikel harus berkaitan dengan bencana alam. Lalu bagaimana cara membuat kliping? Apa saja struktur kliping tersebut? Seperti apa contoh-contoh kliping itu? Simak baik-baik ya

Baca juga : Struktur Penulisan Essay

Contoh Kliping Yang Baik Dan Benar

Contoh Kliping Yang Baik Dan Benar
Contoh Kliping Yang Baik Dan Benar

Meskipun terlihat sangat mudah, namun ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat membuat kliping. Bahan-bahan yang dipakai ketika membuat kliping biasanya mengambil artikel dari media cetak seperti koran, majalah, poster, atau media cetak lainnya. Seiring perkembangan, kini sebagian orang sudah beralih mencari bahan melalui internet. Ketika guru memberikan tugas kliping kepada muridnya, kreativitas murid mengenai cara membuat kliping serta dari mana saja sumber-sumber yang bisa ditelusuri bisa terlatih. Melalui pembuatan kliping, murid-murid akan lebih banyak membaca untuk mencari informasi mengenai tugas kliping yang diberikan. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat kliping yang harus Anda ketahui, antara lain:

Baca juga : Contoh Kerangka Makalah

1. Menentukan Tema


Tema adalah hal penting yang harus Anda penuhi terlebih dahulu. Seperti contoh tema kliping berdasarkan bidangnya , yaitu bidang pertanian, bidang kesehatan, bidah pendidikan, dan lainnya. Apabila tema kliping sudah Anda tetapkan, hal yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah mencari serta memilih artikel atau gambar berkaitan dengan bidang yang sudah Anda pilih tersebut.

2. Mengumpulkan Bahan dan Data Kliping

Mengumpulkan Bahan dan Data Kliping
Mengumpulkan Bahan dan Data Kliping


Saat mengumpulkan bahan dan data kliping, Anda harus mencari bahan kliping yang didapat dari media seperti majalah, surat kabar, buku, atau internet. Apabila bahan dan data terebut diambil dari internet, maka bahan atau data bisa dicetak atau diprint agar kliping terlihat menarik. Sedangkan pengumpulan bahan-bahan dan data dari media cetak bisa dicari dari tahun-tahun sebelumnya maupun tahun terbaru.

Baca juga : Contoh Cerpen

3. Alat Membuat Kliping Disiapkan


Setelah bahanĀ  dikumpulkan, langkah berikutnya adalah dengan mempersiapkan peralatan seperti gunting, penggaris, dan lem untuk membuat kliping. Jika Anda ingin kliping terlihat lebih menarik, Anda bisa menambahkan hiasan atau spidol warna untuk mempercantik tulisan di dalam kliping. Siapkan kertas HVS atau kertas folio sebagai tempat kliping setelah Anda menggunting bahan kliping. Buku tulis atau buku gambar juga bisa dijadikan sebagai tempat kliping.

4. Menggunting Bahan Kliping


Guntinglah artikel atau gambar yang sudah Anda kumpulkan sebelumnya. Kemudian, tempelkan bahan tersebut ke kertas HVS atau karton. Saat menggunting, Anda juga bisa menggunakan gunting pola sehingga hasil guntingan terlihat lebih bagus dan rapi.

5. Menempelkan Bahan Kliping


Setelah bahan dan data digunting, proses berikutnya adalah menyusun gambar atau artikel secara sistematis. Baik dari penyusunan tanggal sampai tahun selanjutnya agar kliping tersusun secara rapi. Jangan lupa menempelkan sumber artikel yang Anda cari baik dari majalah, koran, buku maupun internet. Saat proses penempelan, Anda bisa berinovasi sesuai dengan keinginan. Tambahan hiasan bunga ataupun pernak-pernik bisa Anda berikan pada halaman kliping sesuai dengan selera Anda.

Baca juga : Contoh Teks Deskripsi

6. Membuat Cover Kliping


Begitu proses penempelan selesai, Anda harus membuat cover pada kliping yang telah Anda buat. Tujuannya agar pembaca terkesan penasaran dan tertarik membaca kliping yang sudah Anda buat sebelumnya.

7. Membuat Daftar Isi


Dari lembaran HVC, sisakan satu atau dua lembar di halaman depan untuk membuat daftar isi. Jangan lupa untuk memberikan nomor halaman pada kertas HVS sehingga pembaca langsung menemukan halaman yang sesuai dengan daftar isi. Mudah bukan? Anda tinggal mengkreasikan kliping sesuai dengan selera Anda.

Sistem Penyusunan Kliping

Sistem Penyusunan Kliping
Sistem Penyusunan Kliping

Penyusunan kliping sebenarnya hampir sama dengan penyusunan karya tulis. Namun, ada sistematika nya sendiri agar kliping terlihat baik sebagai suatu karya utuh yang tersusun secara baik dan rapi. Berikut ini adalah sistematika penyusunan kliping, antara lain:

Baca juga : Contoh Rumusan Masalah

  • Cover, adalah salah satu bagian wajib saat Anda membuat kliping. Cover kliping harus dibuat semenarik mungkin di hadapan para pembaca sehingga mereka bisa tertarik dan berkenan membacanya lebih dalam. Cover atau sampul kliping menjelaskan keseluruhan isi kliping agar pembaca bisa menerka-nerka dalam memahami keseluruhan dari kliping yang dibuat
  • Kata pengantar, meskipun kata pengantar jarang dimasukkan, namun tak ada salahnya jika kata pengantar ditambahkan agar isi kliping terasa lebih lengkap. Kata pengantar yang dibuat harus sesuai dengan kaidah bahasa dalam pembuatan karya ilmiah sehingga tersusun secara baik dan benar
  • Daftar isi, diperlukan agar tidak menyulitkan pembaca dalam mencari artikel yang ingin dibaca. Dengan pencantuman daftar isi, pembaca yang mencari artikel bisa terlacak dengan mudah tanpa kerepotan. Daftar isi juga menjadikan sebuah karya kliping memiliki nilai tambah di dalamnya
  • Pembahasan, harus ditulis sesuai dengan tema dan judul yang dibuat. Antara judul dan isi harus berkaitan satu sama lain. Di dalam suatu pembahasan harus menggunakan bahasa yang berbobot dan berkualitas namun tetap menarik ketika dibaca. Sumber juga bisa ditambahkan untuk memenuhi isi kliping Anda
  • Kesimpulan dan saran, sangat penting untuk dicantumkan agar pembaca mengetahui kesimpulan dari keseluruhan isi kliping yang sudah dijelaskan di pembahasan. Selain itu, sudut pandang dari pembuat kliping juga bisa diketahui dari bab kesimpulan  dan saran
  • Daftar pustaka, adalah sumber yang dijadikan sebagai rujukan informasi dalam pembuatan kliping Anda. Sistematika ini harus tersusun secara lengkap dan sistematis. Untuk membuat kliping lebih menarik, hiasan bisa Anda tambahkan. Hal ini juga bisa menghindarkan pembaca dari rasa bosan dan jenuh saat membaca kliping Anda

Contoh Kliping

Contoh Kliping
Contoh Kliping

Contoh Kliping Tema Sejarah

Candi Borobudur

Sejak HC Cornelius di bawah pemerintahan Sir Thomas Stamford Raffles tahun 1884 berhasil menemukan lokasinya, Candi Borobudur berhasil menarik dunia. Hotman sebagai salah satu pejabat pemerintah Belanda menggali tempat yang diduga lingga besar itu. Kemudian para arkeolog tertarik dan sibuk mencari tahu dari mana asal usul Candi yang telah ditemukan. Candi Borobudur menjadi salah stau warisan budaya Indonesia dari kehidupan zaman dahulu yang telah terkenal di seluruh penjuru dunia. Candi ini adalah bangunan Candi Budha yang paling besar sehingga Candi Borobudur ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Bentuk dan wujudnya sangat mewah apalagi dilengkapi dengan arsitektur yang begitu unik. Hal ini yang membuat setiap orang ingin berkunjung ke Candi Borobudur yang berada di Kota Yogyakarta tersebut.

Contoh Kliping Tema Seni Budaya

Musik

Musik merupakan suara atau nada yang diatur sedemikian rupa sehingga musik memiliki lagu, irama, dan keharmonisan nada.  Nada tersebut dihasilkan oleh alat-alat musik seperti piano, gitar, biola, seruling, dan alat musik lain sehingga suara yang dihasilkan terdengar indah. Musik adalah bagian dari kehidupan manusia sebagai ajang untuk mengungkapkan perasaan-perasaan melalui sisi kreativitas. Di samping sebagai bagian dari aktivitas kehidupan manusia, seni yang berupa suara nada atau bunyi tersebut mengutarakan kesan-kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengaran.

Demikian ulasan lengkap kliping beserta contohnya dan semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close