Umum

Kumpulan Cerita Fabel Yang Populer Sepanjang Masa

Pengertian fabel sendiri adalah sebuah cerita yang didalamnya berisi gambaran tentang sifat, watak dan juga perilaku manusia. Cerita yang dimainkan oleh sekumpulan hewan dan cerita fabel ini menjadi sebuah karya sastra yang isinya cerita pendek juga singkat. Tujuan dari cerita ini yaitu untuk menyampaikan pesan moral yang ada di dalam cerita kepada para pembacanya. Dan cocok jika dijadikan dongeng untuk buah hati atau anak – anak.

Adapun kisah yang diceritakan dalam fabel sendiri bukanlah suatu kisah yang nyata. Semua hanya karangan yang ditulis oleh penulis untuk menyampaikan pesan moral berupa cerita yang menarik. Ada banyak sekali contoh fabel yang ada dan pada kesempatan ini akan dibahas tentang cerita fabel yang menarik dan terbaru untuk anak.

Baca juga : Contoh Gurindam

Berikut penjelasan lengkap seputar cerita fabel. Mulai dari cerita fabel singkat, cerita fabel fabel panjang, cerita fabel untuk anak, cerita fabel lucu, cerita fabel terbaik, dan sebagainya.

Kumpulan Cerita Fabel Yang Populer Sepanjang Masa

CERITA FABEL SEEKOR RUBAH DAN BANGAU

Kumpulan Cerita Fabel Yang Populer Sepanjang Masa
CERITA FABEL SEEKOR RUBAH DAN BANGAU

Pada suatu hari ada seekor rubah tengah jalan-jalan di sekitar hutan. Ia kemudian berpikir bahwa hari ini cuaca cerah dan ia bisa pergi memancing. Kemudian, ia pun mempersiapkan alat untuk memancing dan segera bergegas menuju telaga yang ada di tengah hutan.

Baca juga : Puisi Roman Picisan

Saat tiba di telaga, ia mendapati ada burung bangau di sana sedang seberang. Ia pun menyapa sembari mengeluarkan pancingnya, “Hai bangau, apa yang sedang kau lakukan?”. Rubah pun membayangkan bahwa ia akan memperoleh ikan yang banyak untuk makan malamnya.

Bangau pun menjawab, “Aku sedang berenang sambil menikmati air telah yang sejuk membasahi buluku” Jawab bangau sambil menggepakan sayapnya.

Rubah pun mulai memancing dan tidak lupa kemudian pancingnya bergetar. Ia pun bergegas menarik pancingnya dan menyaksikan seekor ikan di sana. Dengan penuh suka cita ia berkata, “Asyik aku akan pesta besar nanti malam. Bangau, apakah kamu mau makan malam di tempatku?” Tanya rubah sambil membereskan alat memancingnya.

Bangau pun mengiyakan ajakan rubah. Dan tepat di waktu makan malam, bangau datang ke rumah rubah, “Tok…tok…tok!!”

Sembari membuka pintu rumahnya, rubah berkata “Silahkan masuk!”. Mereka pun duduk di meja makan yang sudah tertata rapi. Bangau merasa amat lapar karena aroma masakan yang mengundang selera. “Baunya sangat harum, tentu saja rasanya enak”.

Akhirnya makanan dihidangkan. Tubah memasak sup ikan dan meletakkannya di mangkuk kecil. Menyaksikan hal tersebut, bangau sedih karena paruhnya yang panjang tentu saja ia tidak bisa memakan sup di mangkuk kecil tersebut.

Akhirnya, sang bangau hanya metatap dan berdiam. Melihat hal itu, rubah bertanya, “Bangau kenapa kamu tidak makan? Kamu tidak suka?”

“Paruhku panjang sehingga tidak bisa dipakai untuk memakan sup di mangkuk kecil tersebut” Jawab bangau.

Baca juga : Puisi Anak

CERITA FABEL SEMUT DAN BELALANG

CERITA FABEL SEMUT DAN BELALANG
CERITA FABEL SEMUT DAN BELALANG

Di suatu tempat, tepatnya di tengah hutan hidup seekor semut yang rajin. Ia selalu mencari makanan dan menyimpan di lumbungnya. Ia sangat semangat sekalipun harus diguyur hujan dan disengat teriknya matahari.

Suatu hari saat ia tengah membawa makanan untuk disimpan pada lumbung, ia bertemu dengan seekor belalang yang bermalas-malasan sambil berjemur. Belalang itu bertanya, “Hai semut, apa yang sedang kau lakukan?”

“Aku tengah bersusah payah mengumpulkan makanan di lumbung” Jawab semut. Mendengar itu, belalang pun menimpal, “Buat apa susah payah mengumpulkan makanan, di hutan ini banyak makanan yang bisa disantap”.

Semut pun menjawab, “Ia benar lang, namun aku menyimpan makanan sebagai persiapan musim dingin nanti”. Belalang pun kembali menertawakan semut, “Musim dingin masih lama. Untuk apa susah payahnya sekarang. Lebih baik senang-senang dulu”.

Namun semut sama sekali tidak peduli dengan ejekan belakang yang malas. Ia tetap saja sibuk menyiapkan makanan di lumbungnya. Keesokan harinya saat hendak pergi mencari makanan, ia kembali melihat belalang yang malas dan menertawakannya kembali.

Sepanjang hari, semut selalu sibuk mengumpulkan makanan. Sedangkan belalang hanya asik bermain sambil bersenang-senang. Akhirnya lumbung makanan semut hampir penuh. Namun itu tidak membuatnya merasa puas dan ia tetap mencari makanan untuk disimpan.

Baca juga : Kumpulan Puisi Guru

Akhirnya, tibalah musim dingin. Semut dengan santai duduk di rumahnya sambil menikmati makanannya yang banyak. Sementara belalang hanya menyimpan makanan dalam jumlah sedikit karena ia pikir musim dingin akan segera berakhir.

Tak terasa musim dingin sudah berlalu selama satu bulan. Persediaan makanan yang dimiliki oleh sang belalang pun habis. Sedangkan semut masih duduk santai sambil menikmati makanannya. Belalang mencoba mencari makanan namun sama sekali tidak berhasil.

Akhirnya ia pun mengetuk pintu rumah semut dan semut pun membuka pintu. “Ada apa lang?” Tanya semut. “Tolong berikanlah kepadaku sedikit saja persediaan makananmu. Karena aku kelaparan dan persediaanku sudah habis” Jawab belalang.

“Enak saja kau. Ketika aku susah mengumpulkan makanan engkau malah mengejek dan menertawakanku. Dan sekarang mau minta persediaan makananku. Pergilah sana, cari sendiri makananmu!” Jawab semut geram.

Akhirnya belalang meninggalkan rumah semut guna menemukan makanannya namun sama sekali tidak menemukan apapun. Saat belalang hampir mati lantaran kedinginan, akhirnya semut datang menolong dan mengajaknya ke rumah untuk menikmati makanan.

CERITA FABEL RUSA DAN KURA-KURA

CERITA FABEL RUSA DAN KURA-KURA
CERITA FABEL RUSA DAN KURA-KURA

Pada zaman dahulu, hidup seekor rusa yang amat pemarah dan juga sombong. Ia bahkan kerap meremehkan kemampuan hewan yang lain. Suatu ketika sang rusa berjalan di pinggir danau. Ia tidak sengaja berjumpa dengan kura-kura yang tampak mondar mandir saja. Melihat hal itu, sang rusa pun bertanya, “Kura kura, apa yang tengah engkau lakukan?”

Baca juga : Contoh Puisi Ibu

Mendengar itu, sang rusa tiba-tiba marah, “Kau jangan berlagak. Kau hanya mondar mandir dan berlagak mencari sumber kehidupan”.

Kura-kura pun berupaya untuk menjelaskan akan tetapi rusa tetap saja marah. Rusa juga mengancam akan menginjak tubuh kura-kura. Akhirnya, kura kura merasa jengkel dan menantang rusa untuk adu kekuatan dari betis kaki mereka.

Mendengar tantangan tersebut, tentu saja rusa amat marah. Akhirnya, ia minta kepada kura-kura untuk menendang betisnya terlebih dahulu. Namun, kura-kura tidak mau dan menjawab, “Apabila aku yang menendang betismu lebih dulu, tentu saja engkau akan jatuh dan tidak sanggup membalasku”.

Akhirnya, rusa semakin marah dan melakukan ancang-ancang untuk menendang kura kura. Namun, kura-kura segera memasukkan kaki-kakinya ke dalam tempurung. Akhirnya, rusa menginjak tempurung dengan kuat dan itu menyebabkan kura-kura tertimbun di tanah.

Kura-kura pun berusaha keluar. Dan sesudah seminggu berlalu, ia berhasil keluar dari tanah dan mencari rusa. “Bersiaplah rusa, kini aku yang saatnya menendang”. Mendengar itu,rusa hanya memandang remeh kemampuan yang dimiliki oleh kura-kura. “Kerahkan saja semua kemampuan yang engkau miliki untuk menendang betisku. Ayolah jangan ragu”.

Kura-kura pun bersiap dan mengambil ancang-ancang tempat tinggi. Kemudian, ia pun menggelindingkan tubuhnya. Dan ketika sudah hampir mendekati tubuh rusa, ia pun menaikkan tubuhnya sampai melayang. Ternyata kura-kura mengincar hidung sang rusa. Dengan sangat keras, akhirnya tempurung kura – kura berhasil menyebabkan hidung sang rusa putus. Dan akhirnya ia pun mati.

Demikianlah contoh fabel menarik yang bisa kamu ketahui, semoga bermanfaat untuk cerita dongen anak – anak.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close