Umum

Cara Pembuatan SKCK Online & Offline [Lengkap]

Jika kalian akan melamar suatu pekerjaan, Anda akan diminta untuk membuat salah satu surat sebagai syarat melamar pekerjaan. Salah satu lampiran yang harus ada saat membuat lamaran pekerjaan yang berupa surat adalah SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian. SKCK sebagai surat penting yang harus diurus ketika akan melamar sebuah pekerjaan. Sebelum dikenal dengan nama SKCK, surat ini dikenal dengan nama SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik). Akan tetapi, SKKB hanya bisa dikeluarkan jika yang yang membuat surat tidak pernah melakukan tindak kejahatan hingga tanggal keluarnya surat tersebut.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan surat keterangan yang bersifat resmi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian melalui fungsi Intelkam kepada pemohon untuk menerangkan ada atau tidaknya catatan kriminalitas atau kejahatan dari suatu individu atau pemohon yang bersangkutan. SKCK dibuat berdasarkan biodata dan catatan pribadi dari si pemohon. SKCK diterbitkan oleh Polri melalui Polsek atau Polres setempat yang berisikan catatan tentang seseorang dalam data kepolisian.

Cara Pembuatan SKCK Online & Offline [Lengkap]
Cara Pembuatan SKCK Online & Offline [Lengkap]

SKCK banyak diperlukan sebagai syarat kelengkapan administrasi suatu urusan, seperti melamar pekerjaan, pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS), pencalonan menjadi anggota partai politik, dan sebagainya.  Bahwa masa berlaku Perlu diketahui bahwa masa berlaku SKCK adalah 6 bulan sejak tanggal diterbitkan. Namun jika masa berlaku SKCK sudah kadaluwarsa, maka harus melakukan perpanjangan agar dapat digunakan lagi sebagai kelengkapan persayaratan untuk melamar pekerjaan.

Banyak yang bilang jika pembuatan SKCK terlalu ribet dan sudah. Padahal jika persyaratan yang ditentukan terpenuhi atau lengkap, maka prosesnya pun akan mudah dan lancar. Selain itu, jika Anda mengetahui prosedur dan tata caranya juga akan memudahkan pada saat pembuatan SKCK.

Perlu kalian ketahui, saat ini pengurusan SKCK dapat dilakukan melalui online maupun offline. Untuk offline hanya dapat dilakukan secara manual di Polsek atau Polres setempat sesuai dengan wilayah Anda. Proses pengurusan kurang lebih membutuhkan waktu 30 menit beserta legalisirnya tapi dengan catatan jika semua dokumen yang diperlukan lengkap. Untuk pengurusn online dapat dilakukan di website https://skck.polri.go.id. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini akan dijelaskan tentang tata cara pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Berikut penjelasannya!

Tata Cara Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Secara Offline

Cara Pembuatan SKCK Online & Offline [Lengkap]
Cara Pembuatan SKCK Online & Offline [Lengkap]

Berikut ini tata cara pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), antara lain:

1. Mempersiapkan Surat Pengantar dari Kelurahan

Hal pertama yang harus dilakukan ketika akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah meminta surat pengantar dari Kelurahan. Untuk mendapatkan surat pengantar dari Kelurahan, terlebih dahulu datang ke Ketua RT setempat, minta untuk dibuatkan surat pengantar ke Ketua RW. Setelah dari Ketua RW akan mendapatkan surat pengantar ke Kelurahan atau kantor kepala desa dengan keperluan yang menjadi tujuan utama.

Ketika di Kelurahan, segera temui petugas Kelurahan dan serahkan surat pengantar yang berasal dari Ketua RT maupun Ketua RW. Kemudian akan diminta untuk mengisi formulir yang dibutuhkan. Biasanya pengurusan surat pengantar hingga ke kelurahan dikenakan biaya administrasi yang nantinya akan masuk ke kas desa tergantung kebijakan dari masing-masing desa.  Perlu diketahui bahwa sebenarnya surat pengantar tidaklah menjadi syarat mutlak karena di beberapa wilayah, pihak Polsek ataupun Polres telah menghilangkan syarat membawa surat pengantar untuk pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Hal itu untuk dilakukan demi kemudahan dan kenyamanan masyarakat jika tidak ingin terlalu menghabiskan waktu.

2. Melengkapi Persyaratan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Setelah mendapatkan surat pengantar dari Kelurahan, yang harus dilakukan adalah melengkapi persyaratan yang dibutuhkan untuk pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

A. Bagi Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Fotocopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM)
  • Fotocopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopi Akta Kelahiran/ Surat Kenal Lahir/ Ijazah Terakhit
  • Pas foto 4×6 dengan background merah sebanyak 6 lembar

B. Bagi Warga Negara Asing (WNA)

  • Fotocopi Paspor
  • Surat Sponsor dari Perusahaan (Asli)
  • Fotocopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP)
  • Fotocopi Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) dari Kementerian Tenaga Kerja
  • Fotocopi Surat Tanda Melapor (STM) dari pihak Kepolisian
  • Pas foto 4×6 dengan background merah sebanyak 6 lembar

3. Mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polsek atau Polres

Setelah semua persyaratan yang dipersiapkan telah lengkap, maka langkah selanjutnya adalah silahkan datang ke Polsek atau langsung ke Polres setempat. Disini ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan, sebagai berikut.

  • Untuk keperluan melamar kerja, kelengkapan data untuk CPNS, pembuatan visa, dan lain sebagainya langsung datang ke Polres.
  • Loket pelayanan permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) beroperasi dari hari Senin-Jum’at pukul 08.00-15.00 atau Sabtu pada pukul 08.00-11.00.
  • Ketika berada di loket, sampaikan maksud kedatanganmu bersama dengan berkas yang telah dipersiapkan, kemudian akan diberi blanko berupa formulir yang harus diisi data diri dan pernyataan bahwa tidak pernah melakukan tindak kriminalitas atau kejahatan apapun.
  • Setelah proses pengisian formulir selesai, akan diminta untuk perekaman sidik jari. Jika Anda belum memiliki rekam sidik jari, Anda dapat melakukan perekaman sidik jari di Polres dengan surat rekomendasi dari Polsek setempat. Biasanya proses perekaman sidik jari dikenakan biaya. Namun saat ini ada juga Polres atau Polsek yang sudah menghilangkan biaya tersebut dan sebelum itu bertanyalah dan pastikan terlebih dahulu terkait biaya tersebut.
  • Setelah semua proses telah selesai, kumpulkan berkas-berkas yang telah dipersiapkan sebagai persyaratan dan bayar biaya untuk menerbitkan SKCK tersebut sebesar Rp. 30.000 bagi WNI dan Rp. 60.000 bagi WNA. kemudian tunggu hingga namamu dipanggil dan SKCK telah selesai

Catatan:

Bagi yang belum pernah melakukan perekaman sidik jari, dapat melakukan perekaman sidik jari di Polres. Namun sebelum itu, persiapkan dokumen-dokumen sebagai persyaratan untuk perekaman sidik jari, sebagai berikut:

  • Fotocopi Kartu Tanda Penduduk sebanyak 1 lembar
  • Foto bagian depan 4×6 background merah 2 lembar
  • Foto bagian samping kiri 4×6 background merah 1 lembar
  • Foto bagian samping kanan 4×6 background merah 1 lembar
  • Melengkapi formulir sidik jari dengan mengisi nama, bentuk wajah, rambut, dan ciri fisik lainnya.

Persayaratan dan Tahapan Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Secara Online

Cara Pembuatan SKCK Online & Offline [Lengkap]
Cara Pembuatan SKCK Online & Offline [Lengkap]

Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara online dan offline pada umumnya sama, akan tetapi juga memiliki perbedaan yang terletak pada berkas-berkas dokumen yang dibutuhkan harus dalam bentuk file digital yang berupa scan. Namun berkas-berkas dokumen dalam bentuk hardcopy nantinya juga diperlukan untuk verifikasi ketika pengambilan SKCK di Polres atau Polsek setempat. Berikut berkas-berkas dokumen yang diperlukan untuk melengkapi persyaratan, antara lain:

  • Scan Kartu Tanda Penduduk atau tanda pengenal lainnya
  • Scan Kartu Keluarga Asli
  • Scan Akta Kelahiran atau Surat Kenal Lahir
  • Scan pas foto 4×6 background merah sebanyak 2 lembar
  • Scan paspor bagi WNI yang akan pergi ke luar negeri dalam langka study tour, sekolah atau keperluan lain.

Berikut tahapan tata cara pembuatan SKCK secara online, antara lain:

  1. Buka website https://skck.polri.go.id/. Kemudian pilih menu formulir online SKCK dan klik “next step”.
  2. Isi biodata pribadi seperti nama, NIK, wilayah Polres, dan yang paling terakhir adalah upload foto.
  3. Isi nama ayah dan ibu kandung, alamat tempat tinggal, pekerjaan, sampai nama saudara kandung.
  4. Isi data terkait pendidikan seperti nama sekolah, kota serta lulus tahn berapa
  5. Isi kotak dialog pertanyaan terkait apa pernah terlibat tindak kejahatan atau tidak, kemudian klik Next. Perlu diingat ketika mengisi kotak dialog ini, isilah dengan jujur.
  6. Isi tujuan dalam pembuatan SKCK untuk keperluan apa, misalnya keperluan pendidikan, melamar kerja, dan lain sebagainya
  7. Setelah mengisi semua yang diperlukan, klik kirim data untuk proses pembuatan oleh sistem.
  8. Tunggu kode data atau nomor registrasi untuk dibawa ke loket untuk pengambilan SKCK asli.

Perlu diketahui bahwa pengambilan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Secara Online berbeda dengan secara offline. Untuk pemohon yang mendaftar melalui online, pengambilan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) selambat-lambatnya 3 hari. Jika melebihi waktu yang ditentukan, maka pemohon wajib melakukan registrasi ulang karena data yang telah di input terhapus otomastis.

Baca juga : Menteri Sekretaris Negara

Nah, itulah penjelasan mengenai tata cara pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) terlengkap. Semoga Artikel ini bermanfaat bagi Anda!

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close