Umum

Cara Membuat Paspor Online Paling Mudah 2020 | Tahukau.com

Tahukau.com – Paspor adalah barang wajib yang harus dipunya bagi kalian yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Paspor juga merupakan identitas resmi yang dapat dipertanggung jawabkan jika terjadi sesuatu terhadap si pemilik. Namun, ternyata masih banyak yang beranggapan bahwa paspor tidak begitu dipentingkan dan disamping itu pula banyak masyarakat yang mengira jika pembuatan paspor begitu rumit dan memakan waktu lama. Nah, sebelum membuat paspor ada baiknya kita mengetahui tentang jenis-jenis paspor terlebih dahulu. Ada 3 jenis paspor yang perlu anda ketahui, yaitu:

Baca juga : Cara Pembuatan SKCK

Cara Membuat Paspor Online Paling Mudah 2020 | Tahukau.com
  1. Paspor biasa: paspor ini merupakan paspor umum yang biasa digunakan masyarakat Indonesia untuk bepergian ke luar negeri. Pada umumnya paspor ini berwarna hijau tua yang dikeluarkan oleh Dirjen Keimigrasian.
  2. Paspor Dinas: paspor ini dibuat untuk kepentingan dinas yang berkaitan dengan urusan diplomatik seperti kedutaan, pegawai negeri, dan konsulat yang tengah menjalankan tugas. Pada umumnya paspor ini berwarna biru dan dikeluarkan oleh Kementrian Luar Negeri dan diresmikan oleh Sekretaris Negara.
  3. Paspor Diplomatik: untuk pengertiannya sendiri hampir sama seperti paspor dinas hanya saja yang membedakan paspor dinas dan diplomatic ialah dengan paspor diplomatic anda akan mendapatkan lebih banyak kemudahan di Negara yang anda tuju. Pada umumnya sampul paspor ini berwarna hitam, dan paspor ini resmi dikeluarkan oleh Kementrian Luar Negeri.

Itulah beberapa jenis paspor yang perlu anda ketahui sebelum membuat paspor agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses pembuatannya.

Baca juga : Cara Memperpanjang SIM

Cara Membuat Paspor Online Paling Mudah 2020 | Tahukau.com

Proses pembuatan paspor terbagi menjadi dua yaitu secara manual dan online. Pada pembuatan manual, anda diwajibkan mendatangi Kantor Imigrasi dengan membawa persyaratan lengkap seperti identitas diri (KTP, KK, akta kelahiran, akta perkawinan/buku nikah, ijazah) dan sebagainya. Akan tetapi, proses pembuatan paspor secara manual memakan waktu yang cukup lama dibandingkan proses pembuatan online yang hanya akan memakan waktu kurang lebih 5 menit. Selain itu dalam proses manual, anda diharuskan datang lebih awal atau lebh pagi untuk menghindari antrian yang cukup panjang, karena setiap harinya akan ada kurang lebih 100-200 pemohon untuk pembuatan paspor. Tentu sangat memakan waktu bukan? Maka dari itu, di jaman yang serba canggih dan berbasis teknologi saat ini proses pembuatan paspor pun bisa dilakukan secara online yaitu melalui aplikasi atau dapat diakses juga melalui website Kantor Imigrasi. Namun, dengan pembuatan paspor online anda diwajibkan juga mendatangi Kantor Imigrasi untuk melakukan verifikasi data, wawancara, pengambilan sidik jari dan pengambilan foto. Akan tetapi, anda dapat melakukan booking antrian sebagai salah satu pemohon pada hari tersebut. Jadi, anda tidak perlu datang terlalu pagi dan menunggu terlalu lama.

Baca juga : Apa Itu NPWP ?

Langkah-Langkah Pembutan Paspor Online

Untuk membuat paspor secara online bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Melalui Aplikasi

Melalui Aplikasi

Unduh Aplikasi

Langkah pertama ialah mengunduh aplikasi Layanan Paspor Online di Play Store atau App Store yang ada pada ponsel anda. Setelah pengunduhan berhasil, anda bisa melangkah pada langkah berikutnya yaitu pendaftaran.

Melakukan Pendaftaran

Lakukan pendaftaran online dengan meng-klik “Masuk” yang tertera pada opsi di aplikasi. Setelah itu, anda akan diarahkan pada laman yang mengharuskan mengisi data diri secara lengkap dan lakukan login. Setelah login, anda dapat menentukan atau memilih jadwal pembuatan paspor.

Memilih Jadwal Pembuatan

Setelah melakukan login, anda harus memilih beberapa lokasi kantor Imigrasi untuk berjaga-jaga ketika kuota di lokasi pertama penuh, anda bisa langsung menuju lokasi selanjutnya tanpa harus booking lagi. Selanjutnya, anda akan dibawa ke laman “Data permohonan Antrian” dan dapat memilih waktu yang anda inginkan untuk mengantri. Anda dapat melihat jadwal pada laman User (Pengguna) kemudian klik “Lihat Jadwal” untuk mengecek lokasi dan waktu pengurusan paspor. Anda harus datang setidaknya 15 menit lebih awal sebelum nama anda dipanggil.

Melakukan Pembayaran

Lakukan pembayaran ke Bank BNI dengan membawa bukti pengajuan paspor. Apabila anda membayar melalui ATM BNI maka pilihla menu Pembayaran dan masukkan kode atau nomor permohonan. Biaya untuk pembuatan buku paspor 48 halaman untuk WNI/orang sebesar Rp. 300.000,- belum ditambah biaya administrasi bank sekitar Rp. 5.000,-

Mengunjungi Kantor Imigrasi

Pastikan anda mengunjungi kantor imigrasi yang telah anda pilih pada aplikasi. Selain itu, datanglah pada saat jam kerja kantor dengan membawa persyaratan atau berkas-berkas lengkap serta tanda terima permohonan juga bukti pembayaran yang telah anda siapkan sebelumnya. Setelah itu anda akan melakukan beberapa prosedur seperti wawancara, pengambilan sidik jari dan foto. Dan usahakan untuk berpakaian sopan dengan tidak menggunakan sandal jepit dan kaos oblong.

Pengambilan Paspor

Setelah kurang lebih 3-4 hari anda dapat kembali ke kantor imigrasi untuk pengambilan paspor. Usahakan untuk tidak menunda pengambilan paspor, karena telah diatur sebelumnya oleh pihak Kantor Imigrasi.

Baca juga : Apa Itu Pajak ?

2. Melalui Website

Melalui Website

Sama seperti pengambilan nomor antrian pada aplikasi. Namun, anda dapat melakukannya dengan mengakses website Layanan Antrian Paspor On-line tanpa harus mengunduh aplikasi terlebih dahulu.

Berikut langkah-langkahnya:

Kunjungi Website Layanan Antrian Paspor On-line

Pada langkah ini anda dapat mengunjungi laman website Antrian Paspor online dengan meng-klik link berikut https://antrian.imigrasi.go.id/

Registrasi atau Login Akun

Setelah mengakses link diatas anda diharuskan memasukkandetail akun anda. Apabila anda belum atau tidak memiliki akun sebelumnya, anda bisa melakukan sign in with Google.

Setelah berhasil login lakukan pengisian data pada form yang telah tertera, kemudian klik Simpan. Setelah berhasil tersimpan, anda akan dibawa menuju laman berikutnya yang berisi tentang penentuan tanggal beserta lokasi yang ingin anda pilih.

Pilih Tanggal dan Lokasi

Setelah semua data-data berhasil disimpan, anda dapat memilih lokasi Kantor Imigrasi yang akan anda kunjungi untuk membuat paspor dan klik Buat Permohonan. Setelahnya, anda hanya perlu datang ke lokasi Kantor Imigrasi yang telah anda pilih dan meneruskan proses-proses seperti yang tertera pada poin 4-6 diatas.

Berikut adalah biaya yang harus dibayar:

JENIS KETERANGAN BIAYA
Paspor BiasaBuku 48 halaman untuk Warga Nasional Indonesia (WNI)/ orang Rp. 300.000
Paspor BiasaBuku 48 halaman pengganti Rp. 600.000
Paspor BiasaBuku 48 halaman pengganti yang masih berlaku dikarenakan bencana alam Rp. 300.000
Paspor BiasaPaspor biasa 24 halaman untuk WNI per-orang Rp. 100.000
Paspor BiasaBuku 24 halaman pengganti Rp. 200.000
Paspor BiasaBuku 24 halaman pengganti yang masih berlaku dikarenakan bencana alam Rp. 100.000
Paspor BiasaSurat Perjalanan Laksana Paspor perorangan Rp. 50.000
Paspor BiasaSurat Perjalanan Laksana Paspor dua orang Rp. 100.000
Paspor BiasaJasa penggunaan teknologi system penerbitan paspor berbasis biometrik Rp. 55.000

Demikian beberapa informasi tentang pendaftaran paspor online beserta cara-cara dan juga biaya pembayarannya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close