Pendidikan

Bakal Dipanggil KPK Usai Nadiem Makarim Minta Maaf Kepada PP Muhammadiyah, NU Dan PGRI

Tahukau, – Berita terkini, setelah usai meminta maaf kepada PP Muhammadiyah, NU dan juga PGRI Nadiem Makarim bakal dipanggil KPU mengenai program POP dan kaitannya.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti membenarkan adanya informasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang datang langsung ke Kantor PP Muhammadiyah pada Rabu (29/7). Ia menerangkan, jika kedatangan Nadiem adalah bentuk silaturahmi dari Kemendikbud dan juga membahas beberapa kebijakan mengenai salah satunya Program Organisasi Penggerak (POP).

Mu’ti juga menjelaskan, jika kedatangan Nadiem bertujuan untuk meminta maaf kepada PP Muhammadiyah secara langsung. “Silaturahmi saja. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam yang dibicarakan berbagai keijakan Kemendikbud, khususnya program POP. Dan Mendikbud menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan mengevaluasi semua program POP,” ungkap Muti, kepada media, Rabu.

Baca juga: Pemerintah Nekat Buka Sekolah Zona Kuning Covid 19

Sehari sebelumnya, Nadiem sendiri membuat pernyataan tertulis juga permintaan maaf resmi atas kisruh POP yang berakibat PP Muhammadiyah, LP Maarif NU, dan PGRI mundur dari program peningkatan kualitas guru itu. Dimana POP menjadi program yang memberikan dana hibah kepada sejumlah organisasi yang lolos seleksi untuk kelak bisa menjalankan beberapa programn secara nasional.

Dengan mundurnya organisasi besar dari POP, salah satu alasann yaitu kelolosan dua lembaga filantropi besar seperti Tanoto Foundation dan Putera Sampoerna Foundation. Banyaknya kritikan dari berbagai pihak, Kemendikbud memutuskan untuk melakukan evaluasi pada program POP. Kemendikbud juga sudah memastikan, jika dua lembaga filantropi tersebut tidak menggunakan APBN sepeser pun dalam menjalankan POP kelak.

Kunjungan juga permintaan maaf Nadiem hari ini ke PP Muhammadiyah sangat diapresiasi oleh Mu’ti. Walau demikian, pihaknya masih belum bisa menentukan sikap mengenai POP dan tentu akan dibahas secara khusus.

“PP Muhammadiyah akan membahas secara khusus dengan Majelis Dikdasmen dan Majelis Dikti dalam waktu dekat,” jelas Mu’ti.

Baca juga: Tersangka Brigjen Prasetijo Utomo Oleh Kabareskrim, Surat Jalan Palsu!

Setelah usai permintaan maaf ke lembaga tesebut, Nadiem oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Dimana Nadiem Makarim akan ditanyai mengenai beberapa hal berkaitan dengan sengkarut program organisasi penggerak (POP) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar saat membuka acara webinar bertajuk “Menjaga Integritas Dalam Implementasi Kebijakan PPDB” yang dihadiri oleh Nadiem Makarim pada Rabu (29/7).

Dimana, moderator acara ini, Budi Setyarso menyampaikan supaya pimpinan bisa bersurat kepada pihak terkait mengenai hasil rekomendasi acara webinar tersebut.

“Namun mungkin juga bisa disambung ya jika rekomendasi untuk hari ini kita bisa sampaikan ke Pak Menteri, ke Mas Menteri, karena untuk beberapa hal terkait yang sekarang lagi ramai POP itu ya kan kita juga mengundang, rencana mengundang Pak Menteri kemarin, bersama Irjen dan Dirjennya,” jelas Lili Pintauli Siregar, Rabu (29/7).

Baca juga: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) : Nadiem Makarim

Lili juga menambahkan, mengenai sengkarut POP di Kemendikbud juga menjadi agenda KPK untuk mendalami dan menelaah program unggulan Mendikbud Nadiem Makarim tersebut.

“Jadi mungkin itu juga nanti bisa menjadi salah satu agenda yang kita sampaikan selain kita akan menelaah mengenai kebijakan tersebut,” ujar Lili.

Sementara Nadiem sudah minta maaf terhadap Muhammadiyah, NU dan PGRI. Dan Nadiem juga meminta Muhammadiyah, NU dan PGRI kembali bergabung dengan program unggulan Kemendikbud tersebut.

Walau demikian, NU dan Muhammadiyah masih bersikukuh tidak akan kembali ikut dalam program tersebut. 

Masih menjdai polemik apakah program POP masih tetap diteruskan dan apakah 3 lembaga seperti PP Muhammadiyah, NU dan PGRI berkenan bergabung kembali usai Nadiem Makarim meminta maaf. Kita tunggu perkembangan selanjutnya.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close