Umum

Asuransi Mobil All Risk dan Total Lost Only

Masyarakat Indonesia sudah sadar dengan kemungkinan risiko di jalan. Hal ini telah terbukti dengan adanya polis asuransi mobil yang ditawarkan di Indonesia. Mengingat banyak sekali kecelakaan yang terjadi di jalan raya kota besar seperti di Jakarta. Polis asuransi mobil terdiri dari asuransi mobil all risk dan asuransi mobil non al risk atau total loss only (TLO). Apa saja perbedaan kedua jenis asuransi mobil tersebut? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.

Bagi Anda yang kesehariannya selalu menggunakan mobil pribadi ke mana pun Anda pergi, asuransi mobil wajib Anda miliki sebab risiko berkendara di jalan bisa saja terjadi. Asuransi mobil bisa memberikan perlindungan terhadap kerugian finansial akibat kecelakaan dan hal lain yang mungkin terjadi pada mobil Anda. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ada 2 jenis perlindungan oleh perusahaan asuransi, yakni asuransi mobil all risk dan asuransi mobil total lost only.

Baca juga : Asuransi Perjalanan Terbaik

Asuransi Mobil All Risk

Asuransi Mobil All Risk dan Total Lost Only
Asuransi Mobil All Risk

Sesuai dengan namanya, asuransi mobil all rik berarti segala risiko kendaraan Anda akan ditanggung baik dari kerusakan ringan, berat, maupun hilang. Sehingga premi asuransi mobil all risk relatif lebih mahal dari lainnya. Apalagi jika Anda memasukkan risiko huru-hara, banjir, dan kerusakan pihak lain. Premi asuransi mobil berkisar antara 2,5-3,5% dari harga kendaraan selama setahun penuh. Contohnya, jika harga mobil Rp 200 juta, maka premi yang dibayarkan adalah Rp 5 juta hingga Rp 7 juta per tahunnya. Bahkan jumlah premi yang dibayarkan tersebut bisa mencapai dua kali lipat dari biaya premi yang dibayarkan oleh asuransi mobil TLO. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menyiapkan anggaran dari awal sebelum memutuskan menggunakan asuransi mobil all risk. Namun meskipun tergolong mahal, manfaat yang akan dapatkan tentunya sebanding dengan premi. yang Anda bayar. Perlu Anda ketahui, jika asuransi mobil all risk tidak menanggung semua risiko pada mobil. Ada beberapa risiko yang tidak masuk dalam pertanggungan asuransi mobil all risk, seperti aksesoris kendaraan. Akan tetapi, ada pula beberapa perusahaan asuransi yang memberikan perlindungan tersebut. Oleh karena itu, pastikan terlebih dahulu jangkauan perlindungan sebelum Anda memilih asuransi mobil sesuai kebutuhan Anda. Jika kerusakan mobil diakibatkan oleh kelalaian pribadi, maka Anda harus membayar biaya own risk sesuai nilai yang ditentukan. Misalnya, biaya own risk adalah Rp 300 ribu, maka pemegang polis wajib membayar Rp 300 ribu, setelah itu pihak asuransi akan menanggung sisa biaya perbaikan. Hal lain yang perlu Anda ketahui, setiap asuransi memiliki beberapa risiko yang bukan menjadi pertanggungan, seperti kehilangan atau kerusakan kendaraan yang disebabkan oleh keausan, kesengajaan, dan lainnya. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar mengetahui risiko apa saja yang tidak bisa ditanggung oleh pihak asuransi.

Baca juga : Asuransi Pendidikan

Keuntungan memilih asuransi mobil all risk, antara lain:

1. Perlindungan yang menyeluruh dan meluas

Jaminan yang diberikan oleh asuransi mobil all risk adalah berupa penggantian atas kerugian yang diderita akibat mobil yang mengalami kerusakan ringan, parah, hingga saat terjadinya kehilangan. Perlindungan ini sangat menyeluruh diantara jenis-jenis asuransi mobil lainnya. Jadi, sangat disayangkan jika Anda melewatkan penawaran menggiurkan ini. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih asuransi mobil all risk di setiap pembelian kendaraan baru Anda.

2. Perlindungan mobil dari kerusuhan

Tak bisa dipungkiri, jika kota-kota besar seperti Jakarta sudah akrab dengan kerusuhan. Kemungkinan terburuk dari kerusuhan adalah menimbulkan tindakan anarkisme yang berujung pada pengrusakan. Salah satu sasarannya adalah mobil yang sedang melintas di sekitar mereka. Agar tidak terjadi keberingasan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, pastikan jika mobil kesayangan Anda terlindungi oleh asuransi mobil all risk. Dengan memanfaatkan asuransi mobil all risk ini, Anda tidak hanya mendapatkan perlindungan dari kecelakaan saja, namun dari kerusuhan yang membabi buta.

3. Perlindungan mobil dari bencana alam

Negara Indonesia berpotensi mengalami bencana alam seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan gempa bumi yang tentunya menjadi ancaman besar bagi mobil Anda. Solusi terbaiknya adalah memiliki asuransi mobil all risk untuk meminimalisir kerugian yang terjadi pada mobil Anda.

Baca juga : Asuransi Kesehatan

Asuransi Mobil Total Lost Only (TLO)

Asuransi Mobil Total Lost Only (TLO)
Asuransi Mobil Total Lost Only (TLO)

Asuransi mobil total lost only hanya mengganti mobil yang hilang atau rusak berat dan tak bisa diperbaiki kembali. Kecelakaan atau kerusakan mobil di atas 75% akan diganti sesuai dengan nilai yang telah disepakati. Premi asuransi mobil TLO lebih murah, yakni hanya sebesar 0,8%-1% dari harga kendaraan. Jika mobil Anda berharga Rp 200 juta, maka premi TLO hanya berkisar antara Rp 1,6 juta hinga Rp 2 juta saja. Total loss only berarti “jika (hanya) kehilangan total”. Oleh karena itu, klaim asuransi diajukan apabila terjadi “kehilangan total” saja. Di dalam asuransi mobil, kehilangan total yang dimaksud adalah kerusakan di atas 75% atau kehilangan karena pencurian dan perampasan. Apabila kerusakan kurang dari 75%, maka Anda tidak bisa mendapatkan ganti rugi atas kerusakan tersebut. Patokan 75% ditetapkan karena mobil dipastikan tidak bisa digunakan lagi. Premi asuransi TLO lebih rendah dibandingkan dengan asuransi mobil all risk. Hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih asuransi mobil TLO atau non all risk, diantaranya adalah:

Baca juga : Perusahaan Asuransi

1.  Risiko kepemilikan kendaraan tidak hanya hilang atau hancur

Saat menggunakan mobil baru, Anda pasti akan menjaga mobil semaksimal mungkin agar tidak terbaret atau rusak. Meskipun telah hati-hati, tidak menutup kemungkinan jika mobil lain akan menabrak Anda. Misalnya, kerusakan kaca spion yang dicungkil orang lain. Kerusakan kecil seperti ini tidak bisa ditanggung oleh TLO. Premi yang Anda bayar tidak menjamin risiko kecil tersebut. Bahkan Anda harus mengeluarkan Rp 500 ribu atau lebih untuk memperbaiki badan mobil tersebut. Mau tidak mau dana lebih harus Anda keluarkan dari uang pribadi.

2. Meskipun rendah, tapi uang Anda terkesan sia-sia

Asuransi TLO memiliki premi tergolong rendah sehingga lebih hemat. Lebih baik Anda membayar premi lebih mahal namun setiap kerusakan dijamin oleh perusahaan asuransi mobil. Jika Anda tidak melakukan klaim, maka uang premi Anda akan hangus. Apabila Anda menggunakan asuransi TLO dengan fitur pengembalian, uang klaim Anda akan kembali. Selain itu, Ada potongan biaya lain dalam asuransi sehingga hanya ada total 70% dari total premi.

3. Perusahaan Asuransi tidak mengganti 100% dari mobil yang hilang

Tentu setiap nasabah akan mengharapkan penggantian mobil secara maksimal, namun biaya Anda tidak akan digantikan 100% dari harga mobil. Seperti kita ketahui, harga mobil bisa menyusut karena faktor teknis seperti kondisi mobil menurun, kerusakan mesin mobil, hingga lainnya. Penyusutan harga mobil menjadi faktor pihak asuransi tidak akan mengganti 100% dari harga mobil. Apabila Anda tahu jika pihak asuransi tidak akan mengganti 100% dari uang Anda, pertimbangkan memilih asuransi lainnya.

Demikian ulasan lengkap asuransi mobil all risk dan total lost only. Semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close