Umum

Apa Itu Pengertian Yayasan : Tujuan, Syarat Pendirian & Cara

Sebuah yayasan adalah suatu badan hukum yang memiliki maksud dan tujuan yang bersifat sosial, kemanusiaan, keagamaan, pendidikan dan lainnya. Aturan dalam yayasan juga berlandaskan hukum yang kuat. Sehingga orang tidak bisa sembarangan menggunakan juga mengurusnya.

Dasar hukum yayasan yaitu Undang – Undang No.28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-undang No.16 Tahun 2001 tentang Yayasan.

Dan Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 2008 tentang Pelaksanaan Undang-undang tentang Yayasan.

Apa Itu Pengertian Yayasan : Tujuan, Syarat Pendirian & Cara

Yayasan tidak mempunyai anggota. Maksudnya yayasan tidak memiliki semacam pemegang saham sebagaimana PT atau sekutu dalam CV atau anggota-anggota dalam badan usaha lainnya.

Namun, ia digerakkan oleh organ-organ yayasan, baik pembina, pengawas, dan terlebih lagi pengurus sebagai pelaksana harian. Berikut ini ulasan mengenai pengertian yayasan yang bisa diketahui.

Pengertian Yayasan

Pengertian Yayasan

Yayasan sendiri tidak memiliki anggota dan yayasan didirikan dengan memperhatikan persyaratan formal yang telah ditentukan oleh undang-undang. Di Indonesia, yayasan sendiri diatur oleh undang-undang nomor 16 Tahun 2001 dan Undang-undang nomor 28 tahun 2004 tentang perubahan atas undang-undang nomor 16 tahun 2001 tentang yayasan.

Untuk mendirikan sebuah yayasan, perlu dilakukan dengan akta notaris dan mempunyai status badan hukum, karena yayasan merupakan badan hukum yang resmi sehingga dibutuhkan pengesahan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia atau pejabat yang sudah ditunjuk.

Ada dua jenis yayasan yaitu yayasan yang didirikan pemerintah dan yayasan swasta atau perseorangan.

Yayasan memiliki kekayaan yang dipisahkan dari kekayaan pendiri atau pengurusnya, dan digunakan sebagai modal awal untuk melaksanakan kegiatan.

Adapun jumlah kekayaan awal Yayasan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 6 PP No.63 Tahun 2008 tentang Pelaksanaan UU tentang Yayasan adalah senilai Rp 10.000.000,00.

Senilai disini artinya bisa berbentuk uang dan barang, baik barang bergerak maupun tidak bergerak.

Tujuan Yayasan

Tujuan Yayasan

Yayasan memiliki tujuan yang sama dengan badan hukum seperti di masa Hindia Belanda yang bernama Kerkgnootschappen. Di Indonesia, tujuan yayasan terdapat pada yurisprudensi MA yang sebelumnya berlaku UUY yang menjadi patokan agar yayasan bisa menentukan tujuan mereka.

Berdasarkan Yurisprudensi dari MA RI tanggal 8 Juli 1975 No. 476/K/Sip/1975, dengan pertimbangan Pengadilan Negeri yang dibenarkan lewat Pengadilan Tinggi dan MA, bahwa perubahan wakaf Al Is Af menjadi Yayasan Al is Af dimana memiliki tujuan dan maksud yang tetap, yaitu untuk membantu keluarga khususnya keturunan Alm. Almuhsin bin Abubakar Atas.

Pendirian yayasan memiliki tujuan yang jelas baik di bidang sosial, pendidikan dan lainnya. Tujuan pendirian yayasan harus dicantumkan dalam AD/ART yayasan. Berikut tujuan yayasan menurut UUY adalah:

1. Untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.

2. Yayasan harus bersifat sosial, keagamaan, dan juga kemanusiaan.

3. Maksud dan tujuan yayasan wajib dicantumkan dalam anggaran dasar yayasan.

Syarat Pendirian Yayasan

Syarat Pendirian Yayasan

Dalam mendirikan yayasan bukan dengan sembarang cara. Yayasan sudah diatur dalam undang-undang, maka pendiriannya juga harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Berikut syarat-syarat pendirian yayasan adalah:

1. Yayasan didirikan oleh satu orang atau lebih dengan cara memisahkan sebagian harta kekayaan pendiriannya menjadi kekayaan awal yayasan.

2. Pendirian yayasan dilakukan melalui akta notaris dan dibuat menggunakan bahasa Indonesia.

3. Struktur organisasi yang berlaku di yayasan terdiri atas Pembina, Pengurus yayasan dan pengawas.

4. Yayasan bisa juga didirikan berdasarkan dari surat wasiat.

5. Yayasan bisa memperoleh status badan hukum setelah akta pendirian yayasan telah disahkan oleh menteri atau pejabat yang telah ditunjuk.

6. Yayasan tidak boleh menggunakan nama yang telah dipakai secara sah oleh yayasan lain dan yayasan tidak boleh bertentangan dengan ketertiban umum dan kesusilaan.

Cara Mendirikan Yayasan

Cara Mendirikan Yayasan

Yayasan dapat didirikan oleh satu atau beberapa orang. Mereka yang mendirikan yayasan nantinya akan disebut pendiri. Untuk mendirikan sebuah yayasan tentu diperlukan berkas sebagai syarat. Adapun dokumen yang harus diurus untuk mendirikan yayasan adalah sebagai berikut.

1. Akta Pendirian Yayasan dari Notaris

2. Surat Keterangan Domisili Perusahaan dari Kelurahan dan Kecamatan

3. Surat Keterangan Terdaftar/NPWP dari Kantor Perpajakan

4. Surat Keputusan Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia

5. Pengumuman dalam lembaran Berita Negara RI dari Perum Percetakan Negara RI

5. Tanda Daftar Yayasan dari Dinas Sosial

Syarat dan Dokumen yang diperlukan dandisiapkan untuk Mendirikan Yayasan, antara lain :

1. Nama Yayasan

2. Jumlah Kekayaan Awal Yayasan

3. Bukti Modal/Aset sebagai kekayaan awal Yayasan

4. Fotocopy KTP Para Pendiri

5. Fotocopy KTP Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan

6. Fotocopy NPWP Pribadi khusus ketua Yayasan

7. Fotocopy bukti kantor Yayasan (berupa SPPT PBB/Surat Perjanjian Sewa)

8. Surat Pengantar RT/RW sesuai domisili Yayasan

9. Syarat lainnya jika diperlukan

Prosedur Mendirikan Yayasan

Prosedur Mendirikan Yayasan

Dalam prosedur mendirikan yayasan tidak sesulit yang dibayangkan. Jadi ketika Anda sudah berurusan dengan notaris, sebenarnya urusan sudah lebih mudah.

Karena notaris yang akan membuat Akta Pendirian Yayasan dalam bentuk akta notaris dan juga mengawal proses pendirian yayasan. Mulai dari pemesanan nama, pengajuan permohonan pengesahan badan hukum Yayasan kepada Menteri, hingga penerimaan berkas-berkas proses sampai jadinya Yayasan.

JIka syarat-syarat tersebut sudah lengkap, maka para pendiri bersama menghadap Notaris untuk menandatangani akta pendirian. Yayasan sudah dianggap berdiri sejak ditandatanganinya akta pendirian oleh para pendiri di hadapan Notaris.

Namun Yayasan belum sah menjadi Badan Hukum. Untuk itu Notaris yang akan segera memproses pengesahan badan hukum Yayasan ke Kementrian Hukum dan HAM RI.

Jika Akta Pendirian Yayasan sudah disahkan sebagai badan hukum oleh Menteri Hukum dan HAM, maka yayasan sudah bisa beroperasi atau melakukan perbuatan hukum yang secara hukum juga bertanggung jawab atas apa yang dikerjakannya.

Adapun proses pengurusan memakan waktu kurang lebih 60 hari kerja.

Penyebab Yayasan Bubar

Penyebab Yayasan Bubar

Ada beberapa hal yang membuat yayasan bisa dibubarkan, berikut ini yaitu beberapa hal tersebut:

  • Tujuan yayasan yang ada dalam anggaran dasar sudah tercapai atau tidak tercapai.
  • Jangka waktu yang ditetapkan dalam anggaran telah berakhir.
  • Putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum sesuai dengan alasan tertentu, seperti:
    1. Tidak mampu membayar utangnya setelah dinyatakan vailid.
    2. Yayasan melanggar ketertiban dan kesusilaan.
    3. Harta kekayaan yayasan tidak cukup digunakan untuk melunasi utangnya setelah dinyatakan vailid dicabut.

Jika yayasan bubar karena jangka waktu yang telah ditetapkan dalam anggaran telah selesai, atau tujuannya telah tercapai atau tidak tercapai, maka pembina yang menunjuk likuidator. Jika yayasan dibubarkan atau telah dinyatakan bubar, maka yayasan tidak bisa lagi melakukan perbuatan hukum, kecuali membereskan kekayaan dalam proses likuidasi. Dalam proses likuidasi, semua surat keluar harus mencantumkan frase dalam likuidasi dibelakang dalam nama yayasan.

Jika yayasan bubar karena putusan pengadilan, maka pengadilanlah yang menunjuk likuidator. Hal ini juga sama jika yayasan dibubarkan karena vailid. Tugas likuidator yaitu untuk membereskan harta kekayaan yayasan yang telah dibubarkan, lalu memberikan kewenangan dan kewajiban bagi likuidator dalam melakukan tindakan-tindakan dalam proses likuidasi sebagai berikut:

  • Menginventarisir semua harta kekayaan yayasan termasuk utang dan piutang yayasan.
  • Membuat daftar piutang yayasan dan melaksanakan penagihan utang tersebut.
  • Membuat daftar utang yayasan, dan menyusun peringkat utang tersebut.

Baca juga : Gedung Tertinggi di Dunia

Dengan demikian dapat diketahui mengenai Pengertian Yayasan dan juga undang – undang yang mengaturnya. Semoga ulasan di atas mengenai yayasan menjadi manfaat yang berguna.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close