Pendidikan

Apa Itu Pengertian Teks Narasi : Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan salah satu jenis teks ini karena saat Anda duduk di bangku sekolahan, pastinya Anda sudah mempelajarinya meskipun saat ini sudah mulai lupa. Teks tersebut adalah teks narasi. Pertanyaannya, apa kalian sudah memahami apa itu narasi? Jika belum, jangan khawatir karena di dalam artikel ini akan diulas mengenai apa itu narasi mulai dari pengertian, ciri, unsur, struktur, jenis, langkah-langkah menulis narasi hingga contoh singkat dari narasi. Maka dari itu, simak baik-baik ya ulasannya di bawah ini!

Baca juga : Teks Prosedur Kompleks

Pengertian Teks Narasi

Pengertian Teks Narasi

Secara sederhana, narasi dikenal sebagai sebuah cerita yang terdapat peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu. Di dalam kejadian terdapat tokoh yang menghadapi suatu konflik sehingga dapat dikatakan bahwa kejadian, rokoh, dan konflik merupakan unsur pokok dari narasi.

Narasi dapat berupa fiksi dan non fiksi serta apat ditemukan di dalam berbagai karya sastra seperti cerpen, biografi, novel, dan sebagainya. Penulisan narasi bertujuan untuk menyampaikan informasi atau wawasan dan memperluas pengetahuan serta menyampaikan pengalaman-pengalaman yang berkesan atau indah untuk dibaca pembaca.

Narasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf ke dalam bentuk tulisan yang berisikan rangkaian kejadian dari waktu ke waktu yang dijelaskan dengan urutan awal, tengah, dan akhir.

Untuk lebih jelasnya lagi mengenai pengertian dari narasi, berikut ini akan dipaparkan beberapa pengertian narasi melalui para ahli:

Baca juga : Teks Negosiasi

  • Menurut Atar Semi menyatakan bahwa narasi adalah Salah satu bentuk percakapan atau tulisan yang bertujuan untuk menceritakan tentang rangkaian peristiwa atau pengalaman manusia berdasarkan perkembangan dari waktu ke waktu
  • Menurut Gorys Keraf menyatakan bahwa narasi adalah salah satu bentuk wacana yang mengisahkan tentang suatu kejadian yang membuat seolah-olah pembaca melihat atau mengalami sendiri peristiwa tersebut dan lebih mengisahkan suatu kehidupan yang dinamis dalam suatu rangkaian waktu.
  • Menurut Widjono H.S menyatakan bahwa narasi adalah suatu uraian yang menceritakan tentang serangkaian kejadian, tindakan, keadaan secara berurutan dari permulaan hingga akhir sehingga terlihat adanya suatu rangkaian hubungan satu sama lain.
  • Menurut Ismail Marahimin menyatakan bahwa narasi adalah suatu cerita yang dibuat berdasarkan rangkaian kejadian atau peristiwa yang di dalamnya terdapat tokoh yang menghadapi suatu konflik.

Dari beberapa pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa narasi adalah suatu tulisan yang menceritakan mengenai rangkaian suatu kejadian atau peristiwa dalam kehidupan secara berurutan dari waktu ke waktu yang di dalamnya terdapat tokoh yang menghadapi suatu konflik.

Narasi memiliki pola sederhana yang berbentuk urutan awal, tengah, dan akhir. Penjelasannya sebagai berikut:

  • Awal narasi biasanya berisikan pengantar sebagai perkenalan suasana dan tokoh. Bagian awal ini harus dibuat menarik agar dapat mengikat para pembaca.
  • Bagian tengah narasi merupakan bagian yang memunculkan suatu konflik yang kemudian diarahkan menuju klimaks cerita. Setelah konflik mencapai klimaks, maka secara berangsur-angsur akan mereda.
  • Bagian akhir cerita diungkapkan secara bermacam-macam. Ada yang mengungkapkannya dengan panjang, ada yang singkat, bahkan ada juga yang mengungkapkan bagian akhir cerita secara gantung yang mana pembaca menebak sendiri akhir ceritanya.

Baca juga : Teks Berita

Ciri-ciri Teks Narasi

Ciri-ciri Teks Narasi

Suatu teks narasi memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan jenis teks lain. Adapun ciri-ciri narasi menurut Gorys Keraf dan Atar Semi sebagai berikut:

Baca juga : Teks Eksemplum

A. Menurut Gorys Keraf

Adapun ciri-ciri narasi menurut Gorys Keraf sebagai berikut:

  • Disusun dalam urutan waktu
  • Memperlihatkan unsur perbuatan
  • Berupaya menjawab pertanyaan tentang “apa yang terjadi?”
  • Adanya konflik

B. Menurut Atar Semi

Narasi dibangun oleh sebuah alur cerita. Alur tidak akan menarik apabila tidak adanya suatu konflik. Selain alur, konflik dan urutan kronologis, ciri-ciri narasi akan dijelaskan lebih lengkap lagi oleh Atar Semi sebagai berikut:

  • Berbentuk cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis
  • Kejadian yang terjadi biasanya kejadian nyata, bisa berbentuk imajinasi atau gabungan dari keduanya
  • Terdapat konflik karena jika tidak ada konflik, narasi tidak akan menarik
  • Mengandung nilai keindahan atau estetika
  • Susunan kronologis sangat ditekankan pada suatu peristiwa dari waktu ke waktu dan memiliki konflik di dalamnya.

Berdasarkan pendapat-pendapat mengenai ciri-ciri narasi, disimpulkan bahwa ciri-ciri yang dikemukakan oleh Gorys Keraf hampir sama dengan yang dikemukakan Atar Semi yaitu sama-sama berisi suatu cerita yang menekankan susunan kronologi dari waktu ke waktu dan juga memiliki konflik. Perbedaannya terdapat pada pendapat Gorys Kerah yang lebih menonjolkan pelaku.

Unsur-unsur Teks Narasi

Unsur-unsur Teks Narasi

Narasi dibangun oleh unsur-unsur sebagai berikut:

Alur (Plot)

Adalah runtutan peristiwa yang mengatur hubungan peristiwa demi peristiwa agar saling berkaitan dengan logis

Pengembangan

Adalah runtutan kejadian yang diawali denga pengenalan tokoh, isi kejadian atau konflik dan penyelesaian.

Struktur Teks Narasi

Struktur Teks Narasi

Suatu narasi memiliki struktur sebagai berikut:

Pengenalan

Pada bagian ini berisikan pengenalan tokoh, suasana, latar, dan sebagainya

Awal pertikaian

Pada bagian ini berisikan tentang ilustrasi sebuah konflik utama yang dikemukakan oleh penulis

Klimaks

Pada bagian ini berisikan tentang inti dari sebuah cerita

Antiklimak

Pada bagian ini berisikan tentang penyelesaian sebuah masalah yang terjadi di dalam cerita dan menjadi pertanda dari akhir cerita

Jenis-jenis Teks Narasi

Jenis-jenis Teks Narasi

Berikut jenis-jenis narasi yang harus diketahui:

Narasi informatif

Narasi informatif merupakan jenis narasi yang dibuat dengan tujuan untuk menyampaikan informasi mengenai suatu peristiwa secara tepat sehingga dapat menambah wawasan pengetahuan pembaca mengenai informasi tersebut

Narasi Ekspositorik

Narasi Ekspositorik merupakan jenis narasi yang bertujuan untuk menyampaikan suatu peristiwa berdasarkan data dan fanta yang sebenarnya. Dalam narasi ini terdapat satu tokoh utama yang mana kisah tokoh tersebut diceritakan mulai dari masa kecil hingga akhir hidupnya. Contohnya biografi

Narasi artistik

Narasi artistik merupakan jenis narasi yang menceritakan tentang cerita rekaan yang bersifat imajinatif dengan bahasa figuratif. Narasi jenis ini bertujuan untuk menyampaikan suatu maksud tertentu seperti amanat tersembunyi kepada pembaca

Narasi sugestif

Narasi sugestif merupakan jenis narasi yang berisikan verita rekaan, khayalan, atau imajinasi dari pengarang. Narasi jenis ini bersifat fiktif dimana melibatkan imajinasi dengan tujuan memberikan kesan etrhadap peristiwa yang sedang diceritakan.

Langkah-langkah Menulis Narasi

Langkah-langkah Menulis Narasi

Adapun langkah-langkah dalam menulis narasi sebagai berikut:

  • Pertama, tentukan tema dan pesan yang ingin disampaikan
  • Tetapkan sasaran pembaca
  • Buatlah skema alur yang berisi rancangan peristiwa utama yang akan diceritakan
  • Di dalam peristiwa utama yang dipilih, tentukan mana yang termasuk bagian pengenalan atau awal, pengembangan, dan bagian akhir cerita
  • Rincilah peristiwa utama dalam bentuk rincian yang detail sebagai pendukung cerita
  • Tentukan tokoh, watak, latar, dan sudut pandang
  • Gunakan gaya bahasa yang baik dan gunakan tanda baca yang tepat

Contoh Narasi Teks Singkat

Contoh Narasi Teks Singkat

“ Pada suatu hari, Ibu pergi ke pasar dengan menggunakan sepeda motor bututnya. Ketika sampai di pasar, ibu membeli kebutuhan-kebutuhan rumah tangga yang habis dan juga sayur mayur. Setelah semua barang telah terbeli, Ibu kembali mengendarai sepedanya untuk pulang ke rumah yang hanya berukuran kecil dan terletak di tepi sungai”

Pada contoh narasi di atas menceritakan tentang seorang ibu yang sedang pergi ke pasar dengan menggunakan motor untuk membeli kebutuhan rumah tangga dan sayur mayur, kemudian pulang. Peristiwa yang ada di dalam contoh narasi di atas menjelaskan urutan kronologi mulai dari pergi ke pasar hingga pulang ke rumah.

Baca juga : Contoh Teks Deskripsi

Nah itulah informasi mengenai ulasan pengertian narasi terlengkap mulai dari pengertian, ciri, unsur, struktur, jenis, langkah-langkah menulis narasi hingga contoh singkat dari narasi. Semoga apa yang diulas di dalam artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang narasi.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close