Pendidikan

Apa Itu Pengertian Resensi : Syarat, Tujuan, Unsur, & Fungsi

Merisensi sebuah buku yaitu kegiatan membaca, memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan mengungkapkan keunggulan dan kelemahan sebuah buku sebagai informasi untuk orang lain. Hasil proses meresensi buku itu disebut resensi buku. Ingin tahu secara lengkap pengertian resensi, berikut penjelasannya.

Pengertian Resensi Secara Umum

Pengertian Resensi Secara Umum

Kata resensi berasal dari bahasa Belanda “recensie” yang berarti membicarakan dan menilai atau beorordelend en bespoken. Dari makna tersebut, maka media cetak Belanda menyediakan halaman atau kolom khusus sebagai wadah pembicaraan buku.

Resensi yaitu pertimbangan atau pembicaraan buku, atau ulasan buku yang baru saja terbit. Atau resensi sebagai ”Suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya atau buku”. Dari pengertian tersebut muncul istilah lain dari kata resensi yaitu kata pertimbangan buku, pembicaraan buku, dan ulasan buku.

Baca juga : Apa Itu Abstrak ?

Syarat Penyusunan Resensi

Syarat Penyusunan Resensi

Ada beberapa syarat dalam menyusun resensi antara lain :

  1. Ada data buku, meliputi nama pengarang, penerbit, tahun terbit dan tebal buku.
  2. Pendahuluannya berisi perbandingan dengan karya sebelumnya, biografi pengarang, atau hal yang berhubungan dengan tema atau isi.
  3. Ada ulasan singkat dalam buku tersebut.
  4. Bermanfaat dan kepada siapa manfaat itu ditujukan.

Baca juga : Apa Itu Artikel Ilmiah ?

Tujuan Resensi

Tujuan Resensi

Meresensi suatu buku mempunyai tujuan yaitu sebagai berikut :

  • Bisa memberikan sebuah pemahaman dan informasi secara komprehensif kepada suatu masyarakat atau sih pembaca tentang isi buku yang diresensinya.
  • Mengajak pembaca agar mendiskusikan dan memikirkan lebih jauh tentang apa masalah yang diangkat yang ada di dalam buku tersebut.
  • Memberikan suatu pertimbangan kepada sih pembaca tentang pantas atau tidaknya buku untuk dibaca atau diterbitkan.
  • Memberikan suatu jawaban mengenai sebuah pertanyaan-pertanyaan dari pembaca ketika buku baru diterbitkan.
  • Memberikan sugesti kepada pembaca, apakah sebuah buku atau film patut dibaca atau ditonton.
  • Melukiskan juga memaparkan pendapatnya lewat sebuah pertimbangan atau penilaian.
  • Memberikan kriteria yang jelas dalam mengemukakan pendapatnya itu.

Baca juga : Metode Penelitian

Unsur Resensi

Unsur Resensi

Unsur-unsur dalam resensi meliputi :

Judul Resensi

Judul resensi yang menarik dan benar-benar  menjiwai seluruh  tulisan an inti tulisan, tidak harus ditetapkan terlebih dahulu. Judul dibuat sesudah penulisan resensi selesai. Judul resensi harus selaras dengan keseluruhan isi resensi.

Data Buku

Data buku biasanya disusun sebagai berikut yaitu:

  1. Judul buku jika buku termasuk buku hasil terjemahan, judul aslinya juga harus ditulis.
  2. Pengarang jika ada, tulis juga penerjemah, editor, atau penyunting seperti yang tertera dalam buku.
  3. Penerbit
  4. Tahun terbit beserta cetakannya atau cetakan ke berapa.
  5. Tebal buku berapa halaman.
  6. Harga buku jika diperlukan

Pembukaan (Lead)

Pembukaan dapat dimulai dengan hal-hal berikut yaitu:

  1. Memperkenalkan siapa pengarangnya, karyanya berbentuk apa saja, dan prestasi apa yang diperoleh.
  2. Membandingkan buku sejenis yang sudah ditulis, baik oleh pengarang sendiri dan pengarang lain.
  3. Memaparkan kekhasan atau sosok pengarang.
  4. Memaparkan keunikan buku.
  5. Merumuskan tema buku.
  6. Mengungkapkan kritik terhadap kelemahan buku.
  7. Mengungkapkan kesan terhadap buku.
  8. Memperkenalkan penerbitnya.
  9. Tubuh atau isi pertanyaan resensi buku

Tubuh atau Isi

Pertanyaan resensi buku biasanya memuat hal-hal dibawah berikut :

  1. Sinopsis atau isi buku secara benar dan kronolois.
  2. Ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya.
  3. Keunggulan buku.
  4. Kelemahan buku.
  5. Rumusan kerangka buku.
  6. Tinjauan bahasa yang mudah atau berbelit-belit.
  7. Kesalahan cetak.

Penutup Resensi

Bagian penutup, umumnya berisi saran atau pertanyaan bahwa buku itu penting untuk siapa dan mengapa.

Baca juga : Apa Itu Penelitian ?

Fungsi Resensi

Fungsi Resensi
  1. Fungsi informatif, yaitu menginformasikan keberadaan buku atau film tertentu sehingga pembaca merasa tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut
  2. Fungsi komersial, yaitu mempromosikan produk baru untuk kepentingan komersial atau keuntungan materi.
  3. Fungsi akademik, yaitu interaksi antara penulis buku, penerjemah, editor, dan peresensi dalam membentuk wacana keilmuan serta berbagai pengalaman dan sudut pandang tentang topik tertentu yang dijadikan fokus resensi.

Baca juga : Apa Itu Analisis ?

Jenis Jenis Resensi

Jenis Jenis Resensi

Berdasarkan isi sajian atau isi resensi, resensi buku digolongkan menjadi :

Resensi informatif

Resensi informatif  berisi informasi tentang hal-hal penting dari suatu buku. Pada umumnya, isi resensi informatife hanya ringkasan dan paparan mengenai apa isi buku atau hal yang bersangkutan dengan suatu buku.

Resensi evaluatif

Resensi evaluatif  lebih banyak menyajikan penilaian peresensi tentang isi buku atau hal yang berkaitan dengan buku. Informasi isi buku hanya disajikan sekilas saja bahkan kadang-kadang hanya dijadikan ilustrasi.

Resensi informatif –evaluatif

Resensi informatif-evaluatif yaitu perpaduan dua jenis resensi tersebut. Resensi jenis ini disamping menyajikan semacam ringkasan buku atau hal-hal penting yang ada di buku menyajikan penilaian peresensi tentang isi buku. Resensi jenis ketiga yang dikatakan paling ideal sebab bisa memberikan laporan dan pertimbangan secara memadai.

Tahap dan Teknik Pembuatan Resensi

Tahap dan Teknik Pembuatan Resensi

Ada tiga macam teknik meresensi buku yang dapat dilakukan, yaitu :

1. Teknik Cutting and Glueing

Meresensi buku dengan teknik ini artinya merekatkan potongan-potongan tulisan. Potongan berupa materi yang menarik perhatian Anda yang terdapat di dalam buku yang akan Anda resensi. Selain bagian materi yang menarik perhatian, bagian yang dipotong hendaknya mencerminkan gagasan-gagasan inti si penulis buku. Kumpulan potongan materi yang sudah terpilih, lalu disusun dan dirangkaikan ke dalam sebuah susunan yang logis.

Proses disebut tahap pelekatan atau penempelan. Yang harus dijaga dalam proses ini yaitu kesatuan dan kepaduan gagasan antara potongan yang satu dengan potongan lainnya. Upayakan agar resensi seolah-olah menghadirkan si penulis dalam menyampaikan gagasan-gagasannya. Peran Anda dalam resensi hanya dalam konteks menyambungkan, mengalirkan dan mengaitkan gagasan yang satu dengan yang lainnya.

Mengenai kesan dan pandangan Anda terhadap objek resensi harus terefleksikan dalam judul. Selain itu, Anda bisa memasukkan kesan dan opini Anda pada kalimat/paragraf di bagian kesimpulan. Teknik yang merupakan teknik yang paling sederhana dalam berlatih menulis resensi.

2. Teknik Focusing

Teknik berkaitan dengan memusatkan perhatian kepada satu aspek tertentu yang disajikan dalam objek resensi. Pemusatan perhatian harus tetap berpangkal pada sesuatu yang menonjol, dan menarik perhatian.

Bagian yang dianggap menonjol bisa terletak pada aspek tema, metode pembahasan yang digunakan penulis, sampul luar, sosok pengarang, gaya penyajian, atau latar belakang penerbitan buku tersebut.

3. Teknik Comparing

Teknik yang mengajak seorang peresensi melakukan pembandingan atas hal-hal yang terdapat dalam objek resensi dengan sumber lain mengenai topik sejenis. Perbandingan dapat dilakukan atas dasar topik atau tema yang sama dari pengarang yang berbeda atau pengarang yang sama mengenai topik-topik yang berbeda.

Teknik ini tidak mungkin dilakukan tanpa ada kegiatan membaca. Peresensi wajib membaca beberapa sumber yang berbeda. Semakin kaya bacaan persensi, maka akan semakin kaya pula wawasan yang dapat dijadikan input bagi kedalaman pembandingannya. Peresensi bisa menemukan kelebihan atau kekurangan yang terdapat di dalam sebuah buku. Karena itu, membaca beberapa sumber bacaan menjadi sesuatu yang sangat penting dalam menentukan kualitas resensi Anda.

Sistematika Struktur Resensi

Sistematika Struktur Resensi

Biasanya mengikuti pola berikut :

Judul resensi

Judul resensi ini harus menarik pembaca

  1. Perwajahan (jati diri buku) meliputi :
  2. Judul buku
  3. Nama pengarang/penulis
  4. Nama penerbit dan tahun terbit
  5. Jumlah halaman
  6. Jenis huruf
  7. Halaman sampul
  8. Harga buku

Pembukaan, merupakan alinea pembuka. Meliputi :

  • Uraian, deskripsi, rangkuman, yang menjelaskan isi buku secara umum.
  • Kutipan bagian yang memperjelas isi buku.
  • Kaitannya dengan konteks situasi yang lagi hangat di masyarakat.
  • Bersifat pemancing untuk menarik perhatian pembacanya.

Pembahasan, berisi komentar, ulasan, analisis kritis, dan penilaian terhadap isi buku. Esensi dari suatu resensi, yaitu si peresensi mengomentari atau menilai suatu buku dari berbagai aspek yaitu aspek luar dan aspek isi, meliputi :

  • Analisis isi buku disertai alasan dan bukti yang ada dalam isi buku.
  • Analisis kekuatan dan kelemahan isi buku yang diresensi perbandingan dengan sumber-sumber yang berbeda.
  • Gagasan-gagasan penulis mengenai isi buku.
  • Penutup, meliputi penilaian penulis resensi mengenai perlu tidaknya pembaca resensi membaca atau memiliki buku tersebut. Kalimat penutup lebih mempresentasikan rekomendasi untuk para pembaca, meskipun terkadang tidak dinyatakan secara rinci.
  • Identitas peresensi, sering juga dicantumkan pada akhir resensi untuk menunjukkan otoritas peresensinya.

Sekian pembahasan mengenai Pengertian Resensi, semoga menjadi manfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close