Pendidikan

Apa Itu Pengertian Puisi : Unsur, Jenis, dan Langkah Membuat Puisi

Sebagian orang pastinya menyukai puisi terutama bagi orang yang sedang jatuh cinta. Seseorang terutama laki-laki yang sedang jatuh cinta dan ingin menyatakan cintanya pada seseorang tentunya memerlukan cara untuk menyatakan perasaannya. Nah, kalian dapat menggunakan puisi.

Siapa yang tidak kenal dengan puisi? Semuanya pasti mengetahui apa itu puisi karena sejak di bangku sekolah pastinya kalian sudah diajarkan materi tentang puisi. Jadi tidak mungkin kalian tidak mengenal puisi. Apabila ada diantara kalian yang agak mulai lupa mengenai pengertian dari puisi, maka jangan khawatir karena di dalam artikel ini akan diulas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan puisi mulai dari pengertian, unsur pembangun, jenis puisi, dan langkah menulis puisi. oleh karena itu, simak baik-baik ya!

Baca juga : Kumpulan Puisi Romantis

Pengertian Puisi

Pengertian Puisi

Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang berasal dari ungkapa perasaan penyair yang didalamnya terkandung irama, rima, ritma, dan liri dalam setiap baitnya. Puisi juga dapat dikatakan sebagai ungkapan penyair yang menggunakan bahasa imajinatif yang akan menambah nilai estetika pada makna semantis. Agar lebih memahami lagi pengertian dari puisi, berikut ini akan dipaparkan pengertian puisi menurut para ahli:

H.B Jassin

Menurut H.B Jassin menyatakan bahwa puisi adalah suatu pengucapan yang berasal dari perasaan yang di dalamnya terkandung suatu pikiran-pikiran dan tanggapan-tanggapan.

Waluyo

Menurut Waluyo menyatakan bahwa puisi adalah suatu bentuk karya sastra yang dikemas dengan gaya bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan perpaduan bunyi dan penggunaan kata-kata kias yang tepat.

Theodore Watts-Dunton

Menurut Theodore Watts-Dunton menyatakan bahwa puisi adalah suatu bentuk ekspresi yang kongkret dan bersifat artistik dari sebuah pikiran manusia yang diungkapkan dengan bahasa emosional dan berirama.

Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa puisi merupakan bentuk karya sastra yang berasal dari ungkapan perasaan yang dikemas dengan gaya bahasa yang imajinatif dan berirama untuk menambah kesan estetika di dalamnya.

Baca juga : Kumpulan Puisi Kemerdekaan

Unsur Pembangun Puisi

Unsur Pembangun Puisi

Berdasarkan strukturnya, unsur pembangun puisi dibagi menjadi dua, yaitu:

Struktur Fisik

Struktur fisik yaitu struktur yang dapat dikenali langsung oleh pembaca karena bersifat tersurat. Adapun yang termasuk struktur fisik puisi diantaranya:

Tipografi

Tipografi merupakan bentuk format puisi seperti pengaturan baris, tepi kanan-kiri, hingga halaman yang tidak terpenuhi oleh kata-kata dimana hal tersebut sangat berpengaruh pada makna isi puisi.

Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah penggunaan bahasa yang berfungsi untuk menghidupkan atau menimbulkan makna konotasi dengan menggunakan bahasa figuratif. Gaya bahasa yang digunakan dalam puisi adalah majas seperti majas personifikasi, metafora, hiperbola, simile, anafora, paradoks, dan jenis majas lainnya.

Rima atau Irama

Rima atau Irama merupakan persamaan bunyi yang teratur dan berulang-ulang yang berfungsi memberikan jiwa sehingga dapat membangkitkan emosi tertentu dalam puisi seperti sedih, kecewa, senang, marah, rindu, dan sebagainya. Beberapa bentuk rima atau irama dalam puisi seperti onomatope, pengulangan kata, dan bentuk intern pola bunyi.

Penggunaan Kata Konotasi dan Kata Konkret

Kata konotasi adalah kata yang bermakna tidak sebenarnya dimana kata tersebut mengalami penambahan-penambahan, baik itu berdasarkan pengalaman kesan, maupun imajinasi, dan perasaan penyair. Sedangkan kata konkret adalah kata-kata yang berhubungan dengan kiasan atau lambang yang dapat ditangkap oleh panca indra sehingga dapat menimbulkan imaji

Diksi

Diksi merupakan pemilihan kata yang dilakukan oleh penyair dalam menciptakan sebuah puisi. Biasanya diksi yang dipilih dalam membuat puisi seperti kata-kata berlambang dimana lambang-lambang yang digunakan menyatakan suatu arti tertentu, misalnya tunas kelapa sebagai lambang pramuka, rantai dan padi kapas merupakan gambar dalam Garuda Pancasila.

Pengimajinasian

Pengimajinasian merupakan susunan kata dalam puisi yang menimbulkan khayalan atau imajinasi sang penyair. Pengimajinasian dikenal dengan nama citraan yang mana citraan mampu mempengaruhi pembaca sehingga pembaca seolah-olah dapat merasakan apa yang sedang dialami penyair. Beberapa macam citraan yang biasanya muncul di dalam puisi antara lain citraan penglihatan (visual), citraan pendengaran (auditif), citraan perabaan (taktil), citraan penciuman, citraan gerak (kinestik), dan citraan pencecapan.

Struktur Batin

Struktur batin merupakan struktur yang tersembunyi di balik struktur fisik yang mana juga disebut sebagai hakikat suatu puisi. adapun yang termasuk struktur batin puisi, sebagai berikut:

Tema atau Sense

Tema termasuk unsur utama dalam sebuah puisi. Tema merupakan pokok pikiran atau dasar cerita yang mendasari sebuah tulisan termasuk puisi sehingga menghasilkan sebuah makna dari puisi tersebut.

Perasaan penyair atau Feeling

Perasaan penyair atau Feeling merupakan sikap penyair terhadap suatu pokok permasalahan yang diungkapkan di dalam puisi. Secara umum, cara mengungkapkan  perasaan dalam puisi erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologis penyair.

Nada atau Tone

Nada atau Tone merupakan sikap penyair terhadap pembacanya. Nada erat hubungannya dengan tema dan rasa. Melalui nada, penyair dapat menyajikan puisi dengan nada menggurui, mendikte, memandang rendah, dan sikap lainnya kepada pembaca.

Amanat atau Tujuan atau Intention

Amanat atau tujuan atau Intention merupakan suatu pesan yang ingin disampaikan oleh penyair kepada pembaca. Amanat atau tujuan atau Intention mendorong penyair untuk menciptakan puisi.

Baca juga : Kumpulan Puisi Pahlawan

Jenis-jenis Puisi

Jenis-jenis Puisi

Puisi terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

Puisi Lama

Puisi lama merupakan jenis puisi yang masih terikat dengan beragam aturan dari segi rima, irama, bait hingga suku katanya. Jenis puisi lama seperti mantra, pantun, karmina, gurindam, syair, dan talibun. Berikut ciri-ciri puisi lama:

  • Jumlah kata yang terdapat dalam satu baris
  • Jumlah baris terdapat dalam satu bait
  • Banyak suku kata dalam setiap baris
  • Pengarang tidak diketahui
  • Terikat dalam jumlah baris, rima, dan irama
  • Disampaikan dari mulut ke mulut yang disebut dengan kesusastraan lisan
  • Menggunakan gaya bahasa tetap dan klise
  • Bertemakan tentang kerajaan

Puisi Baru

Puisi baru merupakan jenis puisi bebas yang tidak terikat dengan aturan-aturan. Jenis-jenis puisi baru diantaranya balada, himne, ode, epigram, romansa, elegi, satire, distikon, terzinaa, kuantrain, kuint, sektet, septime, stanza, dan soneta. Berikut ciri-ciri dari puisi baru:

  • Tidak terikat dengan jumlah baris, rima, dan suku kata
  • Nama pengarang diketahui
  • Perkembangannya secara lisan dan tulis
  • Menggunakan gaya bahasa atau majas yang dinamis atau berubah-ubah
  • Banyak memakai sajak pantun dan syair
  • Bentuk lebih rapi dan simetris
  • Memiliki rima akhir yang teratur
  • Bertemakan tentang kehidupan

Baca juga : Kumpulan Puisi Roman Picisan

Langkah-langkah Menulis Puisi

Jenis-jenis Puisi

Berikut akan dipaparkan langkah-langkah dalam menulis puisi dengan baik dan benar:

Tentukan Tema dan Judul

Tentukan satu tema yang diinginkan sebagai acuan dalam membuat puisi. ingat, pilih tema yang benar-benar menarik. Setelah menentukan tema, tentukan judul yang tepat sesuai dengan tema yang dipilih

Menentukan Kata Kunci

Setelah menentukan tema dan judul, langkah selanjutnya adalah tentukan kata kunci yang digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan kata-kata tersebut menjadi sebuah larik puisi.

Gunakan Gaya Bahasa

Langkah selanjutnya yaitu gunakan gaya bahasa dalam puisi seperti penggunaan majas pada kata-kata dalam larik

Kembangkan Puisi Seindah Mungkin

Langkah terakhir yaitu kembangkan semuan langkah-langkah diatas menjadi sebuah puisi utuh yang indah dan bermakna. Susunlah kata-kata menjadi bait-bait puisi. Ingat, buat puisi secara ringkas, padat, dan jelas.

Baca juga : Kumpulan Puisi Anak

Nah itulah informasi mengenai ulasan pengertian puisi terlengkap mulai dari pengertian, unsur pembangun, jenis puisi, dan langkah menulis puisi. semoga apa yang diulas di dalam artikel ini bermanfaat bagi Anda khususnya bagi siswa yang membutuhkan referensi mengenai pengertian puisi untuk mengerjakan tugas sekolah.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close