Teknologi

Apa Itu Pengertian PHP : Sejarah, Fungsi dan Kelebihan

Tahukau.comApa Itu Pengertian PHP – Saat ini teknologi semakin berkembang dimana website menjadi salah satu hal yang sudah tidak asing lagi. Dengan adanya website akan semakin memudahkan seseorang untuk mengakses sebuah informasi yang dibutuhkan. Bagi Anda yang berkecimpung di dunia desain website, mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah PHP. PHP termasuk salah satu bahasa pemograman untuk membangun sebuah website. Sedangkan bagi orang awam kemungkinan belum sama sekali mengetahui apa itu PHP. Oleh karena itu, jangan khawatir akan hal itu karena di dalam artikel ini akan diulas mengenai pengertian dan sejarah bahasa pemograman PHP lengkap. Selain itu, di sini juga akan diulas mengenai fungsi dan kelebihan dari PHP. Maka dari itu, simak baik-baik ya ulasannya di bawah ini!

Baca juga : Apa Itu HTML ?

Pengertian PHP

Apa Itu Pengertian PHP : Sejarah, Fungsi dan Kelebihan

Awalnya, PHP berasal dari singkatan Personal Home Page. Pada awal perkembangannya, PHP dapat disebut dengan bahasa pemograman server side yang powerful karena PHP diproses pada komputer server. Hal tersebut sangat berbeda apabila dibandingkan dengan bahasa pemograman untuk client-side seperti halnya JavaScript yang diproses pada web browser.

Saat ini, PHP merupakan singkatan dari Hypertext Preprocessor yang termasuk kepanjangan dari rekursif. PHP adalah bahasa script yang ada dapat ditanamkan atau disisipkan di dalam server yang dapat dipakai secara luas untuk mengatasi suatu permasalahan dan dapat digunakan bersama-sama  dengan HTML (Hypertext Markup Language) dan JavaScript.

Saat ini, PHP menjadi salah satu bahasa pemograman server-side tingkat pertama dengan persentasi sebesar 83,4% yang banyak digunakan oleh seluruh orang di dunia. PHP banyak dipakai untuk memprogram sebuah situs website yang dinamis dan juga menjadi dasar untuk membangun sebuah aplikasi CMS (Content Management System) yang populer seperti Wikipedia, Wordpress, Joomla, Drupal, dan lain-lain

Penggunaan PHP sangat diminati banyak orang karena di dalam penggunaannya tidak dikenakan biaya apapun alias gratis dan bersifat Open Source sehingga ketika melakukan pemogramanPHP sekaligus dapat melakukan pemograman di dalamnya. PHP dirilis dalam suatu lisensi yang dikenal dengan PHP Lisence yang mana lisensi tersebut sedikit berbeda dengan lisensi yang berasal dari GNU General Public License (GPL) yang biasanya digunakan untuk proyek Open Source.

Baca juga : Apa Itu Python ?

Sejarah PHP

Sejarah PHP

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. PHP dirancang oleh Rasmus Lerdorf dan rilis pertama kali pada tahun 1995 yang mana pada saat itu, PHP masih bernama Form Interpreted (FI) yang berbentuk sekumpulak skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir yang berasal dari website.

Kemudian, Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk publik dengan nama PHP/FI. Dari apa yang dilakukan Rasmus dalam perilisan kode sumber tersebut menjadikan banyak pemograman yang mulai tertarik untuk mengembangkan PHP.

Pada bulan November 1997, dirilis lagi untuk versi terbaru yaitu PHP/FI 2.0 dimana dalam perilisan ini, interpreter yang dimiliki PHP/FI 2.0 sudah diimplementasikan dalam program C. Selain itu, perilisan ini juga disertai dengan modul-modul ekstensi yang dapat meningkatkan kemampuan yang dimiliki PHP/FI secara signifikan.

Di tahun yang sama pula yaitu tahun 1997, sebuah perusahaan yang bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat daripada sebelumnya sehingga pada bulan Juni 1998, perusahaan tersebut telah merilis interpreter terbaru untuk PHP dan meresmikan versi PHP terbaru yaitu PHP 3.0 yang mana pada saat itulah singkatan PHP berubah dari Personal Home Page menjadi Hypertext Preprocessing.

Pada pertengah tahun 1999, perusahaan Zend kembali merilis interpreter PHP versi baru yang dikenal dengan PHP 4.0 yang mana versi tersebut termasuk versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-2. Banyaknya pemakaian PHP 4.0 dikarenakan kemampuannya dalam membangun aplikasi web yang kompleks namun tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Setelah merilis PHP 4.0, pada bulan Juni 2004, perusahaan Zend kembali merilis versi terbaru dari interpreter PHP yang dikenal dengan PHP 5.0. Di dalam versi terbaru ini, terdapat perubahan besar dalam inti dari interpreter PHP. Di dalam versi ini juga menyisipkan  sebuah model pemograman ke dalam PHP yang berorientasi pada objek.

Pada tanggal 18 Desember 2018, versi terbaru dari interpreter PHP kembali resmi dirilis dan dikenal dengan sebutan PHP versi 5.6.4. kemudian diperbarui lagi tepatnya pada tanggal 17 Desember 2015 yang dikenal dengan PHP 7.

Dari penjelasan di atas, awal mula pengembangan PHP dilakukan oleh Rasmus Lerdorf. Kemudian mulai dari versi PHP 3.0 sampai dengan PHP 7, PHP dikembangkan oleh perusahaan yang bernama Zend. 

Baca juga : Apa Itu Javascript ?

Fungsi PHP

Fungsi PHP

Adapun fungsi dari penggunaan PHP dalam sebuah website, diantaranya sebagai berikut:

1. Mempersingkat Penggunaan Tatanan HTML dan CSS

Untuk membangun sebuah web yang dinamis, adanya PHP berfungsi sebagai alat untuk mempersingkat penggunaan HTML dan CSS. Sebagai contoh: dalam suatu sistem karyawan yang memiliki jumlah baris 300. Jika menggunakan HTML dan CSS maka barisan tersebut akan menjadi sangat panjang. Sedangkan jika dengan menggunakan HTML dan CSS kemudian ditambah dengan PHP, maka seseorang dapat mengatur beberapa baris yang memang sedang dibutuhkan atau ditampilkan.

2. Menginput Data

PHP berfungsi sebagai media untuk menginput data. Dengan menggunakan bahasa pemograman PHP, seseorang dapat dengan mudah dalam menginput sekaligus langsung menyimpan data dalam sistem database seperti halnya MySQL.

3. Manajemen Cookie dan Session

Dalam bahasa pemograman PHP, Cookie dan Session sering digunakan untuk menyimpan informasi dari pengguna dengan fungis Session-start() untuk memulai session dan fungsi setcookie() untuk menyimpan. Sebagai contoh: Cookie digunakan untuk menyimpan username dan password pengguna di browser sehingga pengguna tidak harus melakukan pengisian ulang ketika membuka situs yang sama, sedangkan Session berfungsi untuk menyimpan informasi terkait login dari suatu website yang mana hanya berlaku dalam satu sesi saja.

4. Kompress Teks

Dengan menggunakan PHP, seseorang dapat mengkompress teks yang panjang menjadi teks yang lebih pendek yang menggunakan fungsi gzcompress() dan mengembalikannya dengan fungsi gzuncompress().

Baca juga : Apa Itu Startup ?

Kelebihan PHP

Kelebihan PHP

PHP memiliki kelebihan dibandingkan dengan bahasa pemograman lainnya. Adapun beberapa kelebihan dari penggunaan PHP, sebagai berikut:

  • Menggunakan bahasa pemograman PHP tidak akan melakukan sebuah kompilasi apapun dalam penggunaannya
  • Web server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimanapun mulai dari Apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami yang memiliki konfigurasi relatif mudah
  • Jika dilihat dari sisi pengembangkanya, PHP lebih mudah dikembangkan karena banyaknya milis-milis dan developer yang siap membantu dalam proses pengembangan
  • Jika dilihat dari sisi pemahamannya, PHP termasuk bahasa pemograman yang skripnya paling mudah karena banyaknya referensi
  • PHP adalah bahasa Open Source yang dapat digunakan dalam berbagai sistem operasi seperti Linux, Unix, Macintosh, Windows
  • PHP dapat dijalankan secara runtime melalui console
  • PHP dapat menjalankan perintah-perintah dari sistem secara cepat

Baca juga : Komputer Server

Nah itulah ulasan mengenai pengertian dan sejarah dari bahasa pemograman Hypertext Preprocessor (PHP). Selain itu, di dalam artikel ini kalian juga dapat menemukan fungsi dan kelebihan dari penggunaan PHP. Semoga apa yang diulas di dalam artikel ini bermanfaat bagi kalian semua.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close