Bisnis

Apa Itu Pengertian Laba : Tujuan, Unsur, Fungsi, dan Jenis

Umumnya ukuran yang sering digunakan dalam menilai berhasil atau tidaknya manajemen perusahaan melalui dengan melihat laba yang diperoleh perusahaan tersebut. Laba bersih merupakan selisih atas penjualan dikurangi biaya-biaya lain dan pajak. Berikut pembahasan akan mengulas mengenai pengertian laba yang bisa diketahui:

Pengertian Laba

Pengertian Laba

Laba merupakan kenaikan modal aktiva bersih yang asalnya dari transaksi sampingan atau transaksi yang jarang terjadi dari suatu badan usaha, dan dari semua transaksi dan kejadian lain yang mempunyai badan usaha selama 1 periode, kecuali yang datang dari pendapatan atau investasi pemilik, menurut (Baridwan, 1992: 55).

Pengertian laba secara umum yaitu selisih dari pendapatan di atas biaya-biaya dalam jangka waktu tertentu. Laba sering digunakan sebagai suatu dasar untuk pengenaan pajak, kebijakan dividen, pedoman investasi serta pengambilan keputusan dan unsur prediksi, menurut (Harnanto, 2003: 444).

Laba atau keuntungan dapat didefinisikan dengan dua cara. Laba dalam ilmu ekonomi murni diartikan sebagai peningkatan kekayaan seorang investor sebagai hasil penanam modalnya, setelah dikurangi dari biaya-biaya yang berhubungan dengan penanaman modal tersebut termasuk di dalamnya, biaya kesempatan. Sedangkan, laba dalam akuntansi didefinisikan sebagai selisih antara harga penjualan dengan biaya produksi. Perbedaan diantara keduanya yaitu dalam hal pendefinisian biaya.

Laba juga merupakan elemen yang paling menjadi perhatian pemakai karena angka laba diharapkan cukup kaya untuk merepresentasi kinerja perusahaan dari secara keseluruhan. Namun, teori akuntansi sejauh ini belum mencapai kemantapan dalam pemaknaan dan pengukuran laba. Karena itu, berbeda dengan elemen statemen keuangan lainnya, pembahasan laba meliputi tiga bagian, yaitu : semantik, sintaktik, dan pragmatik. Makna laba secara umum yaitu kenaikan kemakmuran dalam suatu periode yang dapat dinikmati asalkan kemakmuran awal masih tetap dipertahankan.

Baca juga : Apa Itu Administrasi ?

Pengertian Laba

Pengertian seperti ini didasarkan pada konsep pemertahanan kapital. Konsep membedakan antara laba dan kapital. Kapital bermakna sebagai sediaan potensi jasa atau kemakmuran sedangkan laba bermakna aliran kemakmuran. Dengan konsep pemertahanan kapital dibedakan antara kembalian atas investasi dan pengembalian investasi dan antara transaksi operasi dan transaksi pemilik. Lebih lanjutnya, laba dapat dilihat sebagai perubahan aset bersih sehingga berbagai dasar penilaian kapital dapat diterapkan.

Dalam teori ekonomi dikenal adanya istilah laba, akan tetapi pengertian laba di dalam teori ekonomi berbeda dengan pengertian laba menurut akuntansi. Dalam teori ekonomi, para ekonom mengartikan jika laba sebagai suatu kenaikan dalam kekayaan perusahaan, sedangkan dalam akuntansi, laba yaitu perbedaan pendapatan yang direalisasi dari transaksi yang terjadi pada waktu dibandingkan dengan biaya-biaya yang dikeluarkan pada periode tertentu .

Laba atau rugi sering dimanfaatkan sebagai ukuran untuk menilai sebuah prestasi perusahaan atau sebagai dasar ukuran penilaian yang lain, seperti laba per lembar saham. Unsur yang menjadi bagian pembentuk laba yaitu pendapatan dan biaya. Dengan mengelompokkan unsur-unsur pendapatan dan biaya, akan dapat diperoleh hasil pengukuran laba yang berbeda seperti laba kotor, laba operasional, laba sebelum pajak, dan laba bersih.

Pengukuran laba bukan saja penting untuk menentukan prestasi perusahaan namun juga penting sebagai informasi bagi pembagian laba dan penentuan kebijakan investasi. Karena itu, laba menjadi informasi yang dilihat oleh banyak seperti profesi akuntansi, pengusaha, analis keuangan, pemegang saham, ekonom, fiskus, dan sebagainya.

Sementara itu, pemakai informasi mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Teori akuntansi laba menghadapi 2 pendekatan yaitu satu laba untuk berbagai tujuan atau beda tujuan beda laba. Teori akuntansi diarahkan untuk menghitung laba dengan pendekatan pertama.

Baca juga : Contoh Surat Jual Beli

Tujuan Laba

Tujuan Laba
Tujuan Laba

Adapun tujuan dari adanya laba yang ditahan yaitu:

  • Untuk membiayai ongkos operasional perusahaan dalam pencapaian laba yang lebih maksimal.
  • Untuk melunasi hutang yang ada.
  • Sebagai cadangan dana untuk kebutuhan investasi perusahaan di masa depan.
  • Untuk perkembangan perusahaan dimasa yang akan datang.

Unsur Laba

Unsur Laba

Unsur-unsur laba antara lain:

1. Pendapatan

Pendapatan yaitu dana masuk atau kenaikan aktiva suatu perusahaan atau penurunan kewajiban yang terjadi dalam suatu periode akuntansi yang berasal dari aktivitas operasi dalam hal ini penjualan barang “kredit” yang merupakan unit usaha pokok perusahaan.

2. Beban

Beban yaitu aliran keluar atau penggunaan aktiva atau kenaikan kewajiban dalam suatu periode akuntansi yang terjadi pada aktivitas operasi.

3. Biaya

Biaya sebuah kas atau nilai equivalen kas yang dikorbankan untuk barang atau jasa yang diharapkan bisa membawa keuntungan di masa ini dan masa datang untuk perusahaan. Biaya yang telah kadarluarsa disebut beban, tiap periode beban dikurangkan dari pendapatan di laporan keuangan rugi-laba untuk menentukan laba periode.

4. Untung-Rugi

Keuntungan yaitu kenaikan ekuitas atau aktiva bersih yang berasal dari transaksi insidental yang terjadi pada perusahaan dan semua transaksi atau kejadian yang mempengaruhi perusahaan dalam satu periode akuntansi. Selain yang berasal dari pendapatan investasi pemilik.

5. Penghasilan

Penghasilan yaitu hasil akhir penghitungan dari pendapatan dan keuntungan dikurangi beban dan kerugian dalam periode tersebut.

  • Penghasilan “Income” yaitu arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama suatu periode bila arus masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanaman modal.
  • Definisi penghasilan meliputi pendapatan “revenue” dan keuntungan “gain”.

Fungsi Laba

Fungsi Laba

Laba yang tinggi menjadi pertanda bahwa konsumen menginginkan output yang lebih dari perusahaan. Sebaiknya, laba yang rendah atau rugi menjadi pertanda bahwa konsumen menginginkan kurang dari produk atau komoditi yang ditangani dan metode produksinya tidak efisien.

Laba memberikan pertanda krusial untuk realokasi sumber daya yang dimiliki oleh masyarakat sebagai refleksi perubahan selera konsumen dan permintaan. Laba bukanlah satu-satunya yang dikejar oleh manajemen, melainkan aspek dari pelayanan.

Dilihat dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi bergantung pada besar kecilnya partisipasi atau transaksi anggota kepada koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka semakin tinggi manfaat yang diterima oleh anggota.

Jenis Laba

Jenis Laba

Laba dapat digolongkan menjadi beberapa jenis yaitu:

  • Laba kotor yaitu selisih positif antara penjualan dikurangi retur penjualan dan potongan penjualan.
  • Laba usaha “operasi” yaitu laba kotor dikurangi dari harga pokok penjualan dan biaya atas usaha.
  • Laba bersih sebelum pajak yaitu laba yang diperoleh setelah laba usaha dikurangi dengan biaya bunga.
  • Laba bersih yaitu jumlah laba yang diperoleh setelah adanya pemotongan pajak.

Tujuan Pelaporan Laba

Tujuan Pelaporan Laba

Adapun tujuan dari pelaporan laba merupakan selisih antara pendapatan dan biaya secara akrual. Pengertian ini akan mempermudah dalam pengukuran dan pelaporan laba secara objektif. Pengertian laba seperti ini juga akan lebih bermakna sebagai pengukur kembalian atas investasi daripada sekedar perubahan kas. Berdasarkan dari pengertian dan cara pengukuran, laba akuntansi diharapkan bisa digunakan sebagai pengukur efisiensi, pengukur kinerja entitas dan manajemen, dasar menentukan pajak, sarana alokasi sumber ekonomik, penentuan tarif jasa publik, optimalisasi kontrak utang-piutang, basis kompensasi, motivator, dasar pembagian dividen dan sebagainya.

Baca juga : Contoh Surat Niaga

Demikian ulasan mengenai Pengertian Laba, semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close