Pendidikan

Apa Itu Pengertian Kemiskinan : Faktor Penyebab dan Dampak

Masalah kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang menjadi pusat perhatian pemerintah dimana sampai saat ini masih belum bsa teratasi dengan baik. Sejak zaman kemerdekaan, Indonesia sudah dihadapkan dengan persoalan kemiskinan.

Menurut Gunawan Sumodiningrat menyatakan bahwa kemiskinan termasuk permasalahan sosial. Akan tetapi yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya tergantung pada ideologi yang dipergunakan. Pendapat tersebut secara tersirat menyatakan jika kemiskinan termasuk persoalah yang sangat besar yang harus sedera diatasi. Hal itu dikarenakan pada tahun 1990, kemiskinan yang ada di Indonesia mencapai 15% dari jumlah populasi penduduk saat itu.

Baca juga : Apa Itu Ideologi ?

Apa Itu Pengertian Kemiskinan : Faktor Penyebab dan Dampak

Istilah kemiskinan bukan termasuk istilah baru yang aneh dan bukan lagi sesuatu yang abstrak, melainkan sudah berwujud dan bisa diterjemahkan ke dalam berbagai pengertian umum di masyarakat dan masyarakat pun tidak pernah menyangkal, justri semakin percaya jika kemiskinan itu ada. Untuk lebih jelasnya lagi mengenai kemiskinan, di dalam artikel ini akan diulas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kemiskinan mulai dari pengertian, faktor penyebab, jenis, dan dampak dari kemiskinan. Maka simak baik-baik ya!

Pengertian Kemiskinan

Pengertian Kemiskinan

Kemiskinan merupakan suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupannya seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, dan juga kesehatan yang layak. Kemiskinan sangat berkaitan dengan masalah kesejahteraan masyarakat dan menjadi tingkat minimun yang didapatkan sesuai dengan standar hidup masyarakat di suatu negara.

Pada lingkungan masyarakat kompleks, kemiskinan menjadi suatu masalah sosial sehingga di setiap negara memiliki anggota masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. Jika dilihat dari sudut pandang sosiologis, penyebab timbulnya kemiskinan adalah adanya salah satu lembaga kemasyarakatan yang tidak berfungsi dengan baik. Kendati demikian bahwa kemiskinan yang melekat pada suatu individu atau perorangan bukan semata-mata tanggung jawab individu melainkan menjadi tanggung jawab seluruh komponen negara (bangsa).

Agar lebih memahami lagi terkait dengan pengertian kemiskinan, berikut akan dipaparkan beberapa pendapat dari ahli mengenai pengertian dari kemiskinan:

  • Menurut Soekanto menyatakan bahwa kemiskinan merupakan suatu keadaan individu dimana ia tidak sanggup untuk memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompoknya yang layak
  • Menurut Hall dan Midgley menyatakan bahwa kemiskinan adalah suatu kondisi deprivasi materi dan sosial yang mana menyebabkan individu hidup di bawah standar kehiduoan yang layak
  • Menurut Reitsma dan Kleinpenning menyatakan bahwa kemiskinan adalah kondisi ketidakmampuan individu dalam memenuhi setiap kebutuhan hidupnya baik kebutuhan materi maupun non-materi
  • Menurut Faturachman dan Marcelinus Molo menyatakan bahwa kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang atau beberapa orang dalam rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
  • Menurut Levitan menyatakan bahwa kemiskinan adalah suatu keadaan dimana mengalami kekurangan barang dan pelayanan yang dibutuhkan dalam mencapai standar hidup yang layak.

Faktor Penyebab Kemiskinan

Faktor Penyebab Kemiskinan

Sudah dijelaskan di atas jika secara sosiologis, penyebab timbulnya kemiskinan adalah adanya salah satu lembaga kemasyarakatan yang tidak berfungsi dengan baik. Adapun faktor penyebab kemiskinan yang lainnya sebagai berikut:

Laju Pertumbuhan Penduduk Semakin Pesat

Laju pertumbuhan penduduk yang pesat disebabkan oleh angka kelahiran yang tinggi. Apabila laju pertumbuhan penduduk tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi, maka akan mengakibatkan angka kemiskinan di suatu negara semakin meningkat

Angka Pengangguran Tinggi

Lapangan pekerjaan yang terbatas menyebabkan angka pengangguran di suatu negara menjadi tinggi. Semakin banyaknya pengangguran, maka akan berpengaruh pada angka kemiskinan yang juga semakin tinggi. Meningkatnya angka pengangguran dapat menimbulkan masalah lain yang ada di lingkungan masyarakat seperti munculnya berbagai macam tindak kejahatan, pengemis, dan lainnya

Tingkat Pendidikan Rendah

Suatu masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah cenderung tidak memiliki keterampilan, wawasan, dan pengetahuan yang memadai sehingga mereka  tidak dapat bersaing dengan masyarakat yang memiliki pendidikan tinggi di dunia kerja. Hal itulah yang membuat angka pengangguran dan kemiskinan semakin meningkat

Bencana Alam

Bencana alam menjadi faktor penyebab kemiskinan yang tidak dapat dicegah karena berasal dari alam sendiri. peristiwa bencana alam yang besar dapat mengakibatkan masyarakat mengalami kemiskinan karena kehilangan harta benda yang dimiliki. Bencana alam yang dimaksud seperti tsunami, banjir, gempa bumi, tanah longsor, dan sebagainya yang mana akan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur maupun psikologis.

Pendistribusian yang Tidak Merata

Ketidaksamaan pola kepemilikan sumber daya akan menimbulkan suatu ketimpangan dalam pendistribusian pendapatan. Pada umumnya, masyarakat hanya memiliki sumber daya terbatas dan berkualitas rendah yang berada di bawah garis kemiskinan

Jenis-jenis Kemiskinan

Jenis-jenis Kemiskinan

Ada beberapa jenis kemiskinan yang ada di masyarakat, diantaranya sebagai berikut:

Kemiskinan subjektif

Kemiskinan subjektif merupakan jenis kemiskinan terjadi karena disebabkan oleh dasar pemikiran yang dimiliki seseorang yang menganggap bahwa dia tidak dapat memenuhi kebutuhan dirinya secara cukup meskipun orang tersebut dikatakan tidak terlalu miskin. contoh : pengemis musiman yang muncul di kota-kota besar

Kemiskinan Absolut

Kemiskinan absolut merupakan jenis kemiskinan dimana seseorang memiliki penghasilan di bawah standar kelayakan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan. Contoh : keluarga yang kurang mampu

Kemiskinan relatif

Kemiskinan relatif merupakan jenis kemiskinan yang terjadi karena adanya pengaruh dari kebijakan pembangunan yang belum menyentuh semua lapisan masyarakat dimana kebijakan tersebut menimbulkan ketimpangan penghasilan dan juga standar kesejahteraan. Contoh: banyaknya pengangguran karena lapangan kerja terbatas

Kemiskinan Alamiah

Kemiskinan alamiah merupakan jenis kemiskinan yang terjadi karena disebabkan oleh keadaan alam sekitarnya yang langka akan sumber daya alam sehingga akan menyebabkan masyarakat setempat memiliki tingkat produktivitas rendah. Contoh: masyarakat yang hidup di benua Afrika yang memiliki struktur tanah yang kering dan tandus.

Kemiskinan Kultural

Kemiskinan kultural merupakan jenis kemiskinan yang terjadi sebagai akibat dari kebiasaan atau sikap masyarakat dengan budaya yang santai dan tidak mau memperbaiki taraf hidupnya seperti halnya kehidupan masyarakat modern. Contoh: suku Badui yang sangat teguh pendiriannya dalam mempertahankan adat istiadat dan menolak kemajuan zaman

Kemiskinan Struktural

Kemiskinan struktural merupakan jenis kemiskinan yang terjadi karena adanya ketidakmampuan struktur sosial yang menghubungkan masyarakat dengan sumber daya yang ada. Contoh: masyarakat di tanah Papua yang tidak mendapatkan manfaat dari Freeport.

Dampak Kemiskinan

Dampak Kemiskinan

Pada umumnya, kemiskinan dapat memberikan dampak yang negatif bagi masyarakat. Adapun beberapa dampat yang disebabkan oleh kemiskinan diantaranya sebagai berikut:

Tingkat Kriminalitas Tinggi

Kemiskinan seringkali dikaitkan dengan kriminalitas. Bukan tanpa sebab karena masyarakat akan cenderung melakukan apa saja untuk memenuhi kebutuhannya termasuk dengan melakukan kliminalitas. Berbagai bentuk kriminalitas seperti pencurian, pembegalan, perampokan, penipuan, bahkan juga pembunuhan.

Angka Kematian Tinggi

Masyarakat yang hidup dalam kemiskinan umumnya tidak akan mendapatkan akses kesehatan yang layak sehingga akan menyebabkan tingginya angka kematian pada masyarakat miskin. Selain itu, kematian juga dapat disebabkan karena gizi buruk. Gizi buruk merupakan masalah yang seringkali terjadi pada masyarakat miskin. asupan gizi yang kurang akan menyebabkan kesehatan dan perkembangan fisik yang sangat buruk.

Akses Pendidikan Tertutup

Biaya pendidikan yang sangat tinggi menyebabkan masyarakat miskin tidak dapat menjangkai dunia pendidikan. Hal tersebut akan mengakibatkan semakin buruknya situasi masyarakat yang kekurangan terutama dalam hal pendidikan sehingga membuat mereka tidak dapat bersaing dengan seseorang yang memiliki pendidikan yang tinggi dalam dunia kerja.

Pengangguran Semakin Banyak

Masyarakat miskin yang tidak dapat mendapatkan akses pendidikan akan sulit bersaing di dunia kerja. Hal itulah yang menyebabkan tingkat pengangguran semakin tinggi

Munculnya Konflik Dalam Masyarakat

Biasanya rasa kecewa dan tidak puas yang dirasakan oleh masyarakat miskin akan dilampiaskan dengan berbagai tindakan anarkis. Bahkan seringkali konflik yang bernuansa SARA akan timbul di lingkungan masyarakat sebagai bentuk pelampiasan atas kekecewaan yang dirasakan masyarakat miskin.

Baca juga : Apa Itu HAM ?

Nah itulah informasi ulasan mengenai kemiskinan mulai dari pengertian, faktor penyebab, jenis-jenis, dan dampak kemiskinan. Semoga apa yang diulas di dalam artikel ini bermanfaat dan tentunya dapat menambah wawasan Anda mengenai kemiskinan.  

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close