Pendidikan

Apa Itu Pengertian Kedaulatan : Jenis, Sifat, dan Bentuk

Kedaulatan adalah sebuah hak eksklusif dalam hal menguasai suatu wilayah pemerintahan, masyarakat, atau atas diri sendiri terdapat penganut dalam dua teori yaitu berdasarkan pemberian dari Tuhan atau Masyarakat.

Kedaulatan berasal dari bahasa arab yaitu “daulat” yang memiliki arti kekuasaan atau pemerintahan. Kedaulatan merupakan hak ekslusif untuk menguasai suatu wilayah pemerintah juga masyarakat. Kedaulatan tersebut dapat diartikan sebagai kekuasaan tertinggi yang terdapat di suatu negara.

Apa Itu Pengertian Kedaulatan : Jenis, Sifat, dan Bentuk

Kedaulatan terbagi menjadi dua yaitu kedaulatan ke dalam dan juga kedaulatan ke luar. Kedaulatan ke dalam maksudnya yaitu suatu negara berhak untuk mengatur urusan negaranya tanpa campur tangan negara lain. Sedangkan untuk kedaulatan keluar maknanya bahwa pemerintah melakukan kerja sama dengan negara lain atau hubungan internasional.

Baca juga : Apa Itu Demokrasi ?

Jenis-Jenis Kedaulatan

Jenis-Jenis Kedaulatan

Berikut ini merupakan macam jenis kedaulatan diantaranya sebagai berikut:

1. Kedaulatan Tuhan

Kedaulatan Tuhan adalah jenis kedaulatan yang bersumber dari Tuhan yang diberikan kepada raja atau juga pihak penguasa.

Karena hal itu , maka raja dianggap sebagai utusan Tuhan atau juga titisan dewa. Semua kebijakan yang dibuat penguasa yang dianggap bersumber dari Tuhan. Oleh sebab itu, masyarakat diwajibkan untuk mematuhi perintah penguasa.

Tokoh-tokoh yang pernah menganut paham tersebut diantaranya adalah Agustinus, Thomas Aquinas, Marsillius, serta F. J. Stahl. Kedaulatan Tuhan pernah diterapkan di negara Ethiopia pada masa kekuasaan Raja Haile Selassi. Selain dari itu juga, kedaulatan jenis ini pernah diterapkan di Jepang pada masa kekuasaan Kaisar Tenno Heika.

2. Kedaulatan Raja

Kedaulatan raja adalah sebuah kedaulatan negara yang berada di tangan raja. Agar negara tersebut dapat kuat serta kokoh, maka seorang raja harus memiliki kekuasaan yang kuat dan tidak terbatas. Rakyat harus rela menyerahkan hak serta kekukasaannya kepada sang raja.

Tokoh-tokoh yang menganut paham ini diantaranya yaitu F. Hegel, Niccolo Machiavelli, Jean Bodin, serta Thomas Hobbes. Kedaulatan raja pernah juga diterapkan di Prancis pada masa kekuasaan Raja Louis XIV. Namun di zaman modern sekarang ini, sudah tidak ada lagi negara yang menerapkan jenis kedaulatan raja karena kedaulatan tersebut menciptakan kekuasaan yang absolut dan sangat otoriter.

Dalam sebuah hukum konstitusi dan internasional, kedaulatan terkait dengan suatu pemerintahan yang memiliki kendali penuh urusan dalam negerinya sendiri dalam suatu wilayah atas batas teritorial atau geografisnya, dan dalam konteks yang terkait dalam berbagai organisasi atau lembaga yang mempunyai yuridiksi hukum secara sendiri.

3. Kedaulatan Negara

Kedaulatan negara adalah sebuah kekuasaan pemerintahan yang berasal dari suatu kedaulatan negara. Dimana negara tersebut memiliki kekuasaan yang tidak terbatas. Kekuasaan diserahkan kepada raja atau penguasa atas nama sebuah negara. Negara tersebut mempunyai hak dalam membuat aturan hukum, sehingga negara tidak diwajibkan untuk tunduk kepada hukum.

Tokoh yang menganut paham ini diantaranya yaitu Paul Laband dan George Jellinek. Jenis kedaulatan negara pernah juga diterapkan di Rusia pada masa kekuasaan Tsar. Jenis kedaulatan ini juga pernah diterapkan di negara jerman pada masa kekuasaan Hitler, dan juga di Italia pada masa kekuasaan Mussolini.

4. Kedaulatan Hukum

Kedaulatan hukum adalah sebuah negara yang diharapkan menjadi negara hukum, yang mana semua tindakan yang dilakukan pemerintah dan juga rakyat harus dengan berdasarkan aturan hukum yang berlaku. Dibawah ini adalah tokoh yang menganut paham ini diantaranya seperti Immanuel Kant, Kranenburg, serta H. Krabbe. Kedaulatan hukum yang biasanya diterapkan di sebagian besar negara di Eropa serta juga Amerika.

5. Kedaulatan Rakyat

Kedaulatan rakyat adalah kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Rakyat tersebut memberikan kekuasaannya kepada pemimpin untuk menjalankan roda pemerintahan dengan melalui perjanjian yang dikenal dengan istilah kontrak sosial.

Pemimpin negara dipilih dengan berdasarkan keinginan rakyat melalui perwakilan yang duduk didalam pemerintahan. Sebaliknya, pemimpin negara juga harus melindungi hak rakyat serta juga menjalankan pemerintahan dengan baik dengan berdasarkan aspirasi rakyat.

Dibawah ini merupakan tokoh-tokoh yang menganut paham seperti ini diantaranya yaitu Solon, John Locke, Montesquieu, dan J.J. Rousseau. Banyak negara yang menerapkan jenis kedaulatan tersebut. Tetapi, pelaksanaannya tergantung pada rezim yang berkuasa, ideologi, dan juga kebudayaan yang dipunyai masing-masing negara.

Baca juga : Apa Itu Norma ?

Sifat- Sifat Kedaulatan

Sifat- Sifat Kedaulatan

Berikut ini merupakan sifat-sifat kedaulatan diantaranya sebagai berikut :

1. Asli

Artinya kedaulatan tersebut tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi. Kedaulatan yang terbentuk dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan kedaulatan tersebut.

2. Permanen atau Tetap

Artinya walau sebuah negara reorganisasi struktur, kedaulatan tersebut tetap tidak akan mengalami perubahan apapun. Hanya pihak pelaksana saja yang mengalami adanya suatu  perubahan.

3. Absolut

Artinya tidak ada kekuasaan lain yang lebih tinggi selain kedaulatan. Didalam sebuah negara, kedaulatan merupakan kekuasaan tertinggi di dalam menentukan segala hal.

4. Tidak Dapat Terbagi-Bagi

Artinya kedaulatan tidak boleh dibagi kepada badan tertentu karena dapat menimbulkan pluralisme. Pluralisme merupakan suatu kondisi masyarakat yang majemuk di dalam suatu kedaulatan.

5. Tidak Terbatas

Artinya kedaulatan yang melingkupi semua orang serta juga seluruh golongan yang berada didalam sebuah negara tanpa terkecuali.

Baca juga : Apa Itu Nasionalisme ?

Bentuk-Bentuk Kedaulatan

Bentuk-Bentuk Kedaulatan

Kedaulatan mempunyai bentuk serta juga sistem yang berbeda, Berikut ini merupakan bentuk dan penjelasannya diantaranya sebagai berikut:

1. Kedaulatan ke Dalam

Bentuk kedaulatan ke dalam, negara dan juga pemerintah berhak mengatur segala bentuk kepentingan masyarakat dengan melalui beberapa negara yang dibentuk oleh negara tersebut.

2. Kedaulatan ke Luar

Bentuk kedaulatan ke luar, pemerintah memiliki kekuasaan yang bebas dan juga tidak terikat. Pemerintah tidak tunduk pada kekuatan lain selain ketentuan yang sudah ditetapkan. Sama seperti dengan negara lain yang harus menghormati kekuasaan negara yang bersangkutan. Mereka tidak boleh ikut campur atas urusan negara tersebut.

Baca juga : Apa Itu Politik ?

Cara Pandang Tentang Kedaulatan

Cara Pandang Tentang Kedaulatan

Berikut ini ajaran atau paham yang memberikan pengertian tentang kedaulatan ini, yaitu :

Monisme

Menyatakan jika kedaulatan adalah tunggal, tidak dapat dibagi-bagi, dan pemegang kedaulatan adalah pemegang wewenang tertinggi dalam negara baik yang berwujud perorangan dan lembaga. Jadi wewenang tertinggi yang menentukan wewenang-wewenang yang ada dalam negara tersebut (Kompetenz-Kompetenz).

Pluralisme

Ajaran yang menjelaskan negara bukanlah satu-satunya organisasi yang memiliki kedaulatan (Harold J Laski). Banyak organisasi-organisasi lain yang ‘berdaulat‘ terhadap orang-orang dalam masyarakat. Sehingga, tugas negara hanyalah mengkoordinir organisasi yang berdaulat di bidangnya masing-masing.

Lembaga – lembaga Pelaksana Kedaulatan Rakyat

Lembaga – lembaga Pelaksana Kedaulatan Rakyat

Dalam dunia demokrasi, segala pendapat berbeda mengenai masalah kewarganegaraan dan lain-lain yang menyangkut kehidupan negara dan masyarakat diselesaikan melalui lembaga negara. Artinya lembaga-Iembaga yang erat hubungannya dengan penyelesaian masalah yang dihadapi oleh masyarakat melalui wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga negara tersebut, seperti DPR dan DPRD.

  1. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
  2. Presiden
  3. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
  4. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  5. Mahkamah Agung (MA)
  6. Mahkamah Agung (MA)
  7. Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
  8. Pemerintah Daerah (Pemda)
  9. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
  10. Komisi Pemilihan Umum (KPU)
  11. Komisi Yudisial

Baca juga : Apa Itu Lembaga Politik ?

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Kedaulatan beserta bentuk dan jenisnya. Semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close
Close