Bisnis

5 Makanan Bioteknologi Di Indonesia, Terkenal Dan Enak!

Tahukau.com – Makanan bioteknologi di Indonesia yang sudah terkenal dan memiliki rasa yang enak untuk dijadikan sebagai olahan masakan tradisional dan juga modern. Siapa yang menyangka jenis makanan ini memiliki teknologi yang alami dan selain itu juga nilai gizi yang terkandung didalamnya sangat baik bagi tubuh.

Makanan dengan bioteknologi ini dikenal dengan fermentasi, dimana makanan fermentasi diciptakan sedari para leluhur Indonesia sebelumnya. Makanan fermentasi dibuat dengan menggunakan prinsip bioteknologi sederhana dengan memanfaatkan bahan mikroorganisme seperti ragi, bakteri, fungi dan kapang sebagai bahan tambahannya.

Hampir semua makanan tradisional yang ada di Indonesia dibuat dengan hasil bioteknologi ini diproduksi secara rumahan. Untuk itu patut diketahui apa saja Makanan Bioteknologi Di Indonesia, Terkenal Dan Enak!. Berikut uraiannya.

Makanan Bioteknologi Atau Fermentansi

Indonesia sudah memiliki banyak makanan khas yang enak dan unik dari dahulu kala. Dimana di setiap daerah memanfaatkan hasil buminya untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi, termasuk makanan fermentasi. Dan memiliki rasa yang enak, lezat juga gizi yang baik, simak nama makanan tersebut yang bisa kamu ketahui:

1. Oncom

Pertama Makanan Bioteknologi Di Indonesia, Terkenal Dan Enak ada oncom. Oncom merupakan makanan tradisional asli nusantara yang dibuat dengan cara fermentasi dan berasal dari Jawa Barat. Dalam proses pembuatannya, oncom dibuat menggunakan bungkil tahu yang difermentasikan bersama jamur Neurospora intermediavar. Oncom memiliki rasa juga aroma yang unik juga warnanya yang mencolok.

Ada dua jenis oncom di Indonesia yaitu oncom merah dan oncom hitam. Oncom merah dibuat menggunakan Neurospora Sitophila dan untuk oncom hitam menggunakan Rhizopus Oligosporus. Oncom hitam tidak dibuat dari ampas tahu tetapi melainkan dari ampas kacang.

Di Jawa Barat contohnya, oncom diolah menjadi beragam makanan enak dan memiliki citarasa gurih pedas. Seperti ulukutek leunca khas sunda menjadi salah satu yang favorit yang dibuat dari bahan oncon, leunca, daun kemangi dan cabai. Selain itu ada juga tutug oncom khas dari Tasikmlaya yang dibuat dari nasi dan dicampur dengan oncom goreng lalu dibakar. Dijamin memiliki rasa yang nikmat dan khas Indonesia.

Baca juga: 5 Makanan Khas Lebaran Cocok untuk Di Hidangkan

2. Brem

Lalu ada brem menjadi salah satu makanan ringan dan sering dijadikan sebagai oleh oleh khas Jawa Timur. Yang terkenal yaitu Brem Madiun yang berwarna putih kekuningan memiliki rasa manis asam. Pusat pembuatan brem berada di Desa Caruban dan dibuat secara turun temurun. Brem mengandung zat alkohol karena adanya hasil fermentasinya.

Brem menjadi makanan khas daerah dan berasal dari sari ketan yang dimasak dan dikeringkan. Fermentasi ketan hitam yang diambil sarinya lalu diendapkan dalam waktu sehari semalam. Menikmati makan brem cukup unik karena saat masuk ke dalam mulut akan langsung mencair dan hilang meninggalkan rasa ‘dingin’ di lidah.

3. Tempe

Selanjutnya Makanan Bioteknologi Di Indonesia, Terkenal Dan Enak yaitu tempe. Makanan tradisional ini sudah dikenal dunia. Tempe dibuat dari hasil fermentasi kedelai menggunakan ragi. Tempe enak diolah dengan cara digoreng atau diolah sebagai campuran makanan lainnya.

Jenis tempe beragam sesuai dengan bahan baku yang digunakan seperti tempe kedelai, tempe bungkil khas Jawa Tengah, tempe bongkrek, tempe enjes khas Malang, tempe benguk khas Yogyakarta, tempe kecipiur khas Sumenep sampai tempe lamtoro kas Yogyakarta.

Tempe sendiri mengandung vitamin B12 lebih dari 4 mcg (microgram) yang biasanya terdapat pada daging. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12, cukup dengan mengkonsumsi 25 gram tempe setiap hari. Tempe juga sudah menjadi makanan favorit di negara di dunia, karena nilai gizi dan rasanya yang enak.

Baca juga: Resep Makanan di 5 Aplikasi Masak Terbaik Ini

4. Tape

Makanan lainnya yaitu tape. Tape menjadi makanan khas dari Jawa yang sudah begitu terkenal. Tape dibedakan dari beberapa jenis sesuai dengan bahan baku pembuatannya seperti tape singkong dan tape ketan. Makanan tradisional tape ini dibuat dengan menggunakan mikroorganisme berupa jamur Saccharomyces cervisiae.

Berbeda dari jenis tape yang berasal dari Kabupaten Bondowoso ini justru memanfaatkan ubi ungu yang diolah menjadi tape. Cara membuat tape ubi ungu ini tidak jauh berbeda dengan membuat tape berbahan singkong umumnya. Pertama ubi atau singkong dikupas, lalu dicuci bersih dan dikukus. Setelah matang, ubi ditiriskan di atas meja atau tampah sampai kondisinya dingin.

Setelah dingin, ubi dibalur dengan ragi sampai merata lalu dimasukan ke dalam besek anyaman bambu yang sudah dilapisi dengan daun pisang dan tutup rapat. Diamkan selama tiga hari agar ubi tersebut menjadi tape.

5. Dadih

Dan terakhir ada yang namanya dadih merupakan produk susu fermentasi yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatra Barat. Dadih berasal dari susu kerbau yang dimasukkan ke dalam tabung bambu lalu ditutup menggunakan daun pisang. Setelah itu didiamkan selama satu hari dengan suhu ruang sampai terbentuk gumpalan.

Gumpalan tersebut terjadi disebabkan karena adanya mikroba yang berasal dari bambu juga pisang sehingga mampu menghasilkan bentuk yang unik dan berwarna putih kekuningan dengan aromanya yang khas.

Baca juga: 5 Kuliner Khas Betawi Yang Terkenal, Wajib Dicoba!

Itulah beberapa Makanan Bioteknologi Di Indonesia, Terkenal Dan Enak, semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Tahu Kau

Tahukau blog ini tercipta dikarenakan seseorang yang memberikan inpirasi penuh dengan sebuah informasi dan ilmu yang baik. Dan mengajarkan dari hal mental terlebih dahulu. Sehingga Blog Ini Tercipta menjadi www.tahukau.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close