Umum

5 Jenis Makanan Disarankan Tidak Dipanaskan Kembali, Mempengaruhi Kesehatan!

Tahukau.com – Jenis makanan yang disarankan untuk tidak dipanaskan kembali, hal ini dikarenakan jenis makanan tersebut akan berkurang nilai gizi dan mempengaruhi kandungan di dalamnya. Membuang makanan yang di masak memang sangat disayangkan, terlebih makanan tersebut adalah makanan favorit dan bahan yang dibuat lumayan mahal.

Bagi sebagian orang menganggap menghangatkan makanan kembali sudah biasa dan merupakan hal yang tidak mengapa. Namun, jika berulang kali dihangatkan atau dipanaskan tentu saja bisa berdampak. Secara fakta, tidak semua jenis makanan bisa kembali dipanaskan. Bahkan beberapa diantaranya bisa menghilangkan nilai nutrisi dan justrui berbahaya jika “dipanaskan” berulang.

Ingin tahu jenis makanan disarankan tidak dipanaskan kembali, mempengaruhi kesehatan!. Berikut ini uraian yang bisa diketahui.

Jenis Makanan Tidak Boleh Dipanaskan

Beberapa diantara makanan berikut, siapa sangka tidak disarankan untuk dipanaskan berulang, apa sajakah itu?. Simak penjelasannya:

1. Nasi

Jenis makanan pertama yaitu nasi, banyak yang menganggap nasi jika tidak dihangatkan maka mau tidak mau dibuang. Namun, sebagian orang pasti berpikir jika membuang nasi adalah mubajir. Apalagi kondisi harga berasa saat ini memiliki nilai beli yang cukup mahal. Namun, tahukah kamu dengan seringnya menghangatkan nasi tersebut, maka nasi tersebut mengandung bakteri yang bernama Bacillus cereus yang menyebabkan keracunan pada makanan. 

Walau sudah dipanaskan, namun beberapa bakteri bisa begitu kuat sehingga tidak akan hilang. Bakteri ini akan hilang jika dipanaskan dalam suhu tinggi dan dalam waktu yang cukup lama.

Baca juga: √ Berikut ini 15 Peluang Usaha Makanan Paling Menjanjikan

2. Sayuran Hijau

 Jenis makanan disarankan tidak dipanaskan kembali yaitu sayuran hijau. Seperti bayam, kacang panjang, sawi hijau, kangkung dan sebagainya. Jenis sayuran hijau yang mengandung zat nitrat yang bisa berubah menjadi nitrosamin. Di mana pada akhirnya bisa menjadi zat karsigenik yang bisa menyebabkan timbulnya kanker.

Apabila terpaksa ingin memanaskan sayuran hijau, maka usahakan untuk memanaskannya melalui oven, bukan melalui microwave. Hal ini agar kandungan zat berbahaya tidak keluar setelah dipanaskan melalui oven. Sehingga aman untuk dikonsumsi kembali.

3. Olahan Ayam

Ayam merupakan menu utama yang bisa menjadi lauk di setiap waktu. Tidak heran jika banyak orang yang selalu stok ayam untuk kebutuhan masak sehari – hari. Ayam bisa disimpan dalam kondisi yang masih mentah, ada juga yang sudah matang. Namun hal yang harus diperhatikan yaitu bagaimana cara penyimpanannya. Apabila ayam tidak disimpan dalam suhu di bawah 5 derajat Celcius, maka ayam bisa dijangkiti bakteri dan menimbulkan sakit perut. 

Dan begitu juga saat memanaskan, apabila kurang dari suhu 85 derajat Celcius, maka bakteri yang ada pada ayam belum hilang maksimal. Sehingga, jika ingin memanaskannya kembali, usahakan suhu digunakan dalam suhu yang tinggi.

Baca juga: Bisnis Makanan Yang Populer serta Laris untuk dijual

4. Olahan Kentang

Berikutnya jenis makanan disarankan tidak dipanaskan kembali yaitu kentang. Da banyak menu makanan yang dimasak dengan menggunakan bahan kentang, namun tahukah kamu memanaskan kentang ternyata mengandung bakteri ketika dipanaskan dalam waktu sebentar. 

Apabila kamu ingin mengkonsumsi kentang yang sudah disimpan di kulkas, maka lebih baik memanaskannya dengan menggunakan wajan di kompor. Hal ini dikarenakan umumnya bakteri tersebut belum hilang jika hanya dipanaskan hanya menggunakan microwave. Dengan begitu kentang akan aman dikonsumsi walau dihangatkan dengan menggunakan wajan.

5. Telur

Telur menjadi salah satu bahan makanan yang memiliki nilai protein yang dan mudah didapat. Kandungannya yang baik untuk kesehatan tubuh dan perkembangan otak anak. Namun, makanan satu ini tidak baik untuk dipanaskan berulang. Menurut para ahli, dengan memanaskan telur maka nilai gizi yang terkandung akan hilang. Setelah dipanaskan kembali, telur menjadi makanan yang tidak ada sisa gizinya.

Selain itu, sejumlah senyawa kimia yang mungkin dimasukkan dalam telur bisa memicu adanya racun jika dipanaskan.  Apabila ingin menyimpan telur di dalam kulkas, maka lebih baik rebus dan simpan bersama kulitnya. Sehingga aman dikonsumsi dan telut terbebas dari bakteri dan tidak cepat busuk.

Baca juga: Resep Makanan di 5 Aplikasi Masak Terbaik Ini

Dengan demikian dapat diketahui 5 Jenis Makanan Disarankan Tidak Dipanaskan Kembali, Mempengaruhi Kesehatan!. Semoga bermanfaat. 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close